Viral Penampakan Beras Bantuan di Pandeglang Mirip Pasir dan Serpihan Batu, Bulog Berikan Penjelasan

Perum Bulog meminta maaf kepada warga Pandeglang atas adanya insiden beras menggumpal dan berbentuk seperti pasir dan batu akibat kehujanan.


zoom-inlihat foto
beredar-foto-beras-menggumpal-di-pandeglang.jpg
TribunBanten.com/Marteen Ronaldo Pakpahan
Warga warga Kampung Ciherang, Kelurahan Pandeglang, Kecamatan Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, geger karena beras bantuan sosial dari pemerintah diterima dalam kondisi busuk dan menggumpal, pada Kamis (5/8/2021).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Foto-foto penampakan beras bantuan tak layak konsumsi menggegerkan warga.

Beras bantuan itu terlihat seperti pasir dan sepihan batu.

Beras juga disebut menggumpal dan berwarna kekuningan.

Diketahui beras tersebut diberikan oleh pemerintah untuk warga Pandeglang.

Warga kemudian langsung melakukan protes karena tak mau menerima beras bantuan itu.

Kemudian foto-foto beras bantuan tak layak konsumsi itu pun langsung viral di jejaring media sosial.

Menanggapi protes warga karena beras bantuan PPKM itu, Perum Bulog akhirnya turun tangan.

Mereka melayangkan permintaan maaf atas beras tak layak konsumsi yang beredar di Pandeglang, Banten.

Pihaknya pun langsung cepat turun tangan menarik beras-beras bantuan PPKM itu.

Ilustrasi beras dari Bulog
Ilustrasi beras dari Bulog (Tribunjualbeli.com)

Kabag Humas Perum Bulog Tomi Wijaya mengatakan pihaknya sudah mengganti seluruh beras tersebut.

“Begitu ada informasi beras yang menggumpal, kami segera melakukan pengecekan dan memutuskan menarik dan menggantinya hari itu juga, sekaligus memastikan bahwa pengiriman beras bantuan PPKM tetap harus berjalan lancar, dan sampai ke tangan warga penerima dengan kondisi baik,” ujarnya dalam siaran persnya, dikutip dari Kompas, Jumat (6/8/2021).

Tomi menegaskan Bulog tidak memiliki niat untuk mengecewakan warga.

Ia mengatakan peristiwa tersebut merupakan insiden yang tidak diinginkan siapa pun termasuk Bulog.

"Kami juga memohon maaf kalau sempat muncul kekhawatiran warga,” ungkapnya.

Menurut Tomy, insiden itu terjadi akibat hujan yang turun saat proses pembongkaran beras berlangsung di lokasi kantor kelurahan Pandeglang, Kecamatan Pandeglang pada, Selasa (3/8/2021).

Hal itu pun berakibat pada beberapa karung beras kemasan 10 kilogram.

Akhirnya, beras bantuan PPKM pun menggumpal.

Sesuai dengan hasil penelurusuran dan laporan yang diterima Bulog, beras pengganti langsung didatangkan dari gudang Bulog.

Semenatara itu, beras bantuan PPKM lainnnya sudah diterima dengan baik oleh warga.

Baca: Beras Shirataki

Baca: Cek Penerima Bansos Tunai Rp 600 Ribu dan Beras 10 Kg di cekbansos.kemensos.go.id

"Manajemen Bulog sendiri sudah mengaktifkan peran tim monitoring dan evaluasi yang memang sengaja dibentuk untuk menyelesaikan hal-hal seperti ini,” kata Tomi.

Kronologi

Di sisi lain, PT Pos Indonesia (Persero) juga memberikan penjelasan tenag beras bansos menggumpal tersebut.

Beras tersebut merupakan bantuan sosial beras (BSB) PPKM darurat yang disalurkan oleh PT Pos Indonesia (Persero).

Menurut mereka, ada tiga karung beras (masing-masing 10 kilogram) yang rusak karena kena hujan).

Ilustrasi - Beras Shirataki
Ilustrasi - Beras Shirataki (Halodoc)

Direktur Bisnis Kurir dan Logistik Pos Indonesia Siti Choiriana menjelaskan, awalnya petugas juru bayar Pos Indonesia bertugas seperti biasa menyalurkan bantuan sosial Beras PPKM darurat kepada 840 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kelurahan Pandeglang.

Lalu, kata dia, ada sisa tiga beras yang belum tersalurkan karena KPM sedang tidak ada di rumah.

Berdasarkan kesepakatan dengan aparat desa dan kelurahan, beras tersebut disimpan di tempat penyimpanan bansos, yaitu di kantor kelurahan.

Menurut informasi yang didapatkannya, ketiga kantong beras tersebut terkena hujan saat pengambilam sehingga menjadi rusak.

"Yang namanya beras kena air jadi menggumpal. Ketika sampai di rumah didapati beras mengeras," kata wanita yang akrab disapa Ana.

Baca: Bantuan Kuota Data Internet 2021

Baca: Bantuan Kuota Data Internet untuk PAUD Hingga Dosen Bulan September-November 2021, Ini Syaratnya

(TribunnewsWiki.com/Rest)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved