Mengenal 4 Mentor Nasional Diplomat Success Challenge 12, Kompetisi Wirausaha yang Siap Digelar

Kompetisi wirausaha terebsar dan terdepan Indonesia, Diplomat Success Challenge (DSC) 12 sudah siap digelar tahun ini.


zoom-inlihat foto
Mengenal-4-Mentor-Nasional-Diplomat-Success-Challenge-12-Kompetisi-Wirausaha-yang-Siap-Digelar.jpg
Instagram/diplomatsukses
Mengenal 4 Mentor Nasional Diplomat Success Challenge 12, Kompetisi Wirausaha yang Siap Digelar


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kompetisi wirausaha terebsar dan terdepan Indonesia, Diplomat Success Challenge (DSC) 12 sudah siap digelar tahun ini.

Pada tahun ini, DSC 12 memiliki tema besar 'Raih Peluang Sekarang dan Bikin Gebrakan', untuk mendorong kalangan wirausahawan di Indonesia tetap melahirkan gebrakan baru dalam bisnis.

Nantinya, Dewan Komisioner DSC 12 yang akan menjadi juri kompetisi ini adalah Surjanto Yasaputera, Antarina S F Amir, dan Helmy Yahya.

Untuk memperkuat proses seleksi, DSC 12 menghadirkan empat mentor nasional yang terdiri dari empat figur wirausaha muda yang menginspirasi.

Mereka adalah Handoko Hendroyono, Co-Founder M Bloc Space & Kebun Ide, Helga Angelina, Co-founder Burgreens, Lukman Benjamin, Founder & CEO Cretivox dan M Jupaka, Business Strategic Kick Avenue & Brand Director NIION.

Baca: Kompetisi Diplomat Success Challenge 12 Segera Digelar, Simak Manfaat dan Cara Mendaftarnya

Baca: Sosok Adiguna Sutowo, Mertua Dian Sastro yang Meninggal Dunia, Punya Sederet Bisnis yang Sukses

Dari keempat mentor itu, dua di antaranya adalah mentor nasinal di gelaran DSC XI tahun lalu, mereka adalah Handoko Hendroyono dan Helga Angelina.

Menurut Inisiator DSC, Edric Chandra, pemilihan keempat mentor ini ada alasannya tersendiri.

Hal ini ia ungkapkan melalui wawancara virtual dengan Tribunnewswiki.com pada Kamis (5/8/2021).

Untuk Helga Angelina yang juga menjadi mentor nasional di tahun lalu, Edric Chandra mengungkapkan bahwa keinginan Helga berbagi pengalaman berbisnis masih ada untuk acara ini.

"Kenapa tahun ini dia ikut lagi dan kami juga mengajak Helga untuk ikut lagi, karena yang pertama, hatinya (untuk kompetisi) ada. Kedua, inovasinya riil," ujar Edric Chandra.


Edric Chandra bahkan mengungkapkan bahwa Helga Angelina justru merasa bisa berinovasi lebih banyak saat kondisi pandemi ini dibandingkan sebelumnya.

Dari situlah, Helga juga menyampaikan keinginannya untuk membagi pengalaman dan cara menyelesaikan masalah dalam bisnis lebih jelas lagi.

Serupa dengan Helga, Handoko Hendroyono yang sempat menjadi mentor nasional di DSC 11 tahun lalu, dinilai memiliki inovasi yang banyak meski di tengah pandemi saat ini.

Diketahui, Handoko Hendroyono saat pandemi mengerjakan proyek M Blok Market yang 80 persen product look up (PLU)-nya adalah local brand.

Keinginan Handoko Hendroyono untuk membawa local brand ke panggung yang lebih bersinar inilah yang menjadi daya tarik untuk dijadikan mentor lagi di DSC 12.

Kemudian DSC 12 juga menghadirkan dua mentor nasional baru yaitu Lukman Benjamin dan M Jupaka.

Menurut Edric Chandra, pengetahuan bisnis secara digital yang digeluti oleh Lukman Benjamin sangatlah penting untuk diajarkan kepada para peserta DSC 12.

"Karena kita tahu, kalo kita nggak khatam atau go digital as soon as possible atau tidak melek dunia digital, kita akan sangat lamban di dunia yang sekarang," ungkapnya.

"Makanya kita butuh Ben untuk mendorong teman-teman semua, bukan untuk belajar tentang digitalnya saja, tapi juga bikin proyek bareng," tambahnya.

Sementara itu, Edric Chandra juga mengaku M Jupaka adalah sosok mentor yang menurutnya aneh tapi juga menarik perhatiannya.









KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved