Informasi Awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Halimah As-Sa'diyah merupakan ibu susu Nabi Muhammad SAW.
Perempuan dengan nama lengkap Halimah binti Abu Dzuaib As-Sa’diyah ini berasal dari Bani Sa'ad bin Bakr.
Dirinya lah yang menyusui Nabi Muhammad SAW dari bayi hingga usia 4 tahun.
Hingga kemudian Nabi Muhammad SAW dikembalikan kepada ibunya, Aminah. (1)
Baca: Zubair bin Awwam
Tradisi Mencari Anak Susuan #
Pada zaman dahulu di Jazirah Arab terutama Makkah, memiliki tradisi jika memiliki bayi, maka diikutkan ibu susu untuk memberikan ASI kepada anaknya.
Kemudian sebagai imbalan maka ibu susu tersebut akan menerima upah.
Pada saat itu suku Badui Arab lah yang sering menawarkan jasa itu kepada para keluarga Makkah yang memiliki bayi.
Jasa seperti ini sudah menjadi profesi bagi masyarakat Badui Arab.
Baca: Khalid bin Walid
ASI yang dimiliki masyarakarat Badui Arab ini lebih bagus karena mereka mengonsumsi makanan-makanan yang sehat yang diambil langsung dari pekarangan atau di wilayah mereka sendiri.
Selain itu, bahasa yang digunakan oleh Suku Badui Arab ini adalah bahasa Arab asli sebagaimana bahasa Arab yang digunakan di dalam Alquran.
Sehingga salah satu tujuan masyakarat Makkah memberikan hak asuh bayi kepada mereka yakni agar bahasa Arab yang digunakan anak-anak mereka tetap terjaga.
Berbeda dengan bahasa Arab yang digunakan oleh masyarakat Makkah yang sudah tercampur dengan bahasa-bahasa dari negara lain yang datang ke Makkah untuk umrah dan haji. (2)
Baca: Soerjadi Soedirdja
Halimah Sa'diyah Memilih Nabi Muhammad #
Halimah bersama rombongan dari suku Badui datang ke Makkah untuk mencari bayi untuk disusui.
Ia ditemani oleh suaminya, Al Harits dengan mengendarai keledai dan unta tua.
Setibanya di Makkah ia bersama dengan rombongannya pun mencari bayi untuk disusui.
Ketika teman-temannya yang dalam satu rombongan sudah mendapatkan bayi, namun Halimah belum juga mendapatkannya, sedangkan bayi yang tersisa yakni Nabi Muhammad SAW yang merupakan anak yatim.
Hal ini juga lah yang menjadi penyebab ibu-ibu yang lain tidak mengambilnya.
Pasalnya mereka menawarkan jasa itu untuk mendapatkan imbalan berupa uang, namun karena Nabi Muhammad SAW sudah tidak memiliki ayah membuat orang-orang tidak mau mengambilnya sebagai bayi susunya karena takut tidak dibayar jasanya.
Baca: Zaid bin Tsabit
Hingga kemudian setelah bermusyawarah dengan sang suami, akhirnya Halimah pun mengambil Nabi Muhammad SAW.
Berdasarkan sejarah yang ada, terdapat keajaiban yang terjadi setelah mereka membawa Nabi Muhammad kembali pulang ke rumahnya.
Halimah dan suaminya heran karena untanya yang awalnya kurus menjadi gemuk dan mengeluarkan susu yang banyak.
Tak hanya itu ternak-ternak Halimah Sa'diyah pun beranak pinak dengan cepat dan semakin banyak jumlahnya.
Hingga akhirnya, Halimah yang awalnya miskin kemudian menjelma menjadi orang yang kaya di daerahnya.
Bahkan setelah itu ia tidak lagi menawarkan jasa menyusui lagi kepada masyarakat Makkah. (3)
Baca: Zainut Tauhid Saadi
Peristiwa Terbelahnya Dada Rasulullah #
Ketika masih belia dan masih dalam asuhan Halimah Sa'diyah, Nabi Muhammad SAW bersama saudara sepersusuannya menggembala kambing milik Halimah di belakang rumahnya.
Menurut cerita yang berkembang di masyarakat, pada saat itu Nabi Muhammad didatangi oleh dua orang berpakaian putih-putih yang kemudian membaringkan dan membelah dadanya.
Melihat hal itu, saudara Nabi Muhammad SAW pun melaporkan peristiwa itu kepada Halimah.
Karena takut terjadi apa-apa terhadap Nabi Muhammad SAW, akhirnya Halimah bersama dengan suaminya pergi ke Makkah dan mengembalikan Nabi Muhammad SAW kepada ibunya, Aminah. (4)
(TribunnewsWiki.com/Bangkit N)
| Nama | Halimah As-Sa'diyah |
|---|
| Asal | Suku Badui Arab |
|---|
| Sejarah | Ibu susu Nabi Muhammad SAW |
|---|
Sumber :
1. pwmu.co
2. www.haibunda.com