Jokowi Sebut PPKM Level 4 Berdampak Penurunan Kasus Covid-19, Bagaimana Faktanya?

Jokowi menyebutkan ada perbaikan pandemi Covid-19 di skala nasional, ditandai dengan penurunan angka kasus harian Covid-19.


zoom-inlihat foto
persiapan-Ruang-ICU-di-Tower-7-Wisma-Atlet-yang-menjadi-RS-Darurat-Penanganan-Covid-19-1.jpg
Warta Kota/Alex Suban
Para pekerja menyiapkan peralatan di Ruang ICU di Tower 7 Wisma Atlet yang menjadi Rumah Sakit Darurat Penanganan Covid-19, di Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (22/3/2020). Ruangan di tower 7 lantai 1, 2, dan 3 Wisma Atlet dimodifikasi menjadi ruang ICU, radiologi, hingga farmasi.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Presiden Joko Widodo mengklaim pemberlakuan PPKM level 4 sejak 26 Juli hingga 2 Agustus 2021 telah membawa hasil.

Jokowi menyebutkan ada perbaikan pandemi Covid-19 di skala nasional, ditandai dengan penurunan angka kasus harian Covid-19.

Namun, benarkah hal tersebut berdasarkan dengan fakta?

Seperti diketahui, Jokowi tetap melanjutkan kebijakan PPKM level 4 di sejumlah daerah mulai 3 hingga 9 Agustus 2021.

Dirinya memiliki pertimbangan lantaran perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia masih sangat fluktuatif dan dinamis.

"Walaupun sudah mulai ada perbaikan, namun perkembangan kasus covid-19 masih sangat dinamis dan fluktuatif. Sekali lagi, kita harus terus waspada dalam melakukan berbagai upaya untuk mengendalikan kasus covid-19 ini," ujar Jokowi dalam konferensi pers melalui YouTube Sekretariat Presiden, (2/8/2021).

Presiden Joko Widodo melakukan konferensi video
Presiden Joko Widodo melakukan konferensi video (tangkapan layar Instagram/Jokowi)

Dikutip dari Kompas.com, tambahan kasus harian Covid-19 di Indonesia tidak mengalami penurunan yang signifikan pada 21 Juli hingga 2 Agustus 2021 saat PPKM Level 4.

Hal itu jika dibandingkan dengan penerapan PPKM Darurat sebelumnya pada tanggal 8 hingga 20 Juli 2021.

Pada periode 8 hingga 20 Juli 2021, tercatat ada sebanyak 570.661 tambahan kasus positif Covid-19 di Indonesia.

Kemudian pada 21 Juli hingga 2 Agustus 2021 tercatat ada sebanyak 512.148 penambahan kasus positif.

Dengan demikian, kasus Covid-19 di Indonesia mengalami penurunan, namun jumlahnya masih terbilang kecil.

Penurunan kasus Covid-19 itu terjadi bersamaan dengan pemeriksaan spesimen yang juga menurun.

Adapun kasus kematian akibat Covid-19 di Indonesia juga masih sangat tinggi.

Tercatat pada 8 hingga 21 Juli 2021, ada 13.292 orang yang meninggal akibat Covid-19

Lalu, pada periode 22 Juli hingga 2 Agustus 2021 meningkat menjadi 21.091.

Suasana di Taman Pemakaman Umum (TPU) Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, Jumat (15/1/2021). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka area pemakaman untuk jenazah Covid-19 di TPU Srengseng Sawah karena TPU khusus Covid-19 sebelumnya di Pondok Ranggon, Jakarta Timur, dan Tegal Alur, Jakarta Barat, telah penuh.
Suasana di Taman Pemakaman Umum (TPU) Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, Jumat (15/1/2021). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka area pemakaman untuk jenazah Covid-19 di TPU Srengseng Sawah karena TPU khusus Covid-19 sebelumnya di Pondok Ranggon, Jakarta Timur, dan Tegal Alur, Jakarta Barat, telah penuh. (Tribunnews/Irwan Rismawan)

Berikut adalah data penambahan kasus positif harian, pasien Covid-19 yang meninggal dan jumlah spesimen yang diperiksa di Indonesia mulai 21 Juli hingga 2 Agustus 2021:

21 Juli 2021

Bertambah 33.772 kasus positif Covid-19 baru dan 1.383 orang meninggal

Spesimen yang diperiksa: 153.330 

22 Juli 2021





Halaman
123






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved