Pegawainya Diludahi Pelanggan, PLN UIW Sumatera Utara Bakal Tempuh Jalur Hukum

PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Utara melaporkan pria berinisial MRSD ke pihak berwajib karena telah meludahi pegawai saat dilakukan penagihan utang.


zoom-inlihat foto
listrik-ilustrasi-23.jpg
Pixabay
Ilustrasi menara listrik PLN


TRIBUNNEWSWIKI.COM - PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumatera Utara merespons insiden serta perbuatan tidak menyenangkan yang dialami pegawai mereka saat menagih tunggakan rekening listrik kepada salah satu pelanggan di kawasan Jalan Halat, Kota Medan.

PLN bersikukuh menyelesaikan perkara itu melalui jalur hukum.

Kini, pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak yang berwajib.

"Karena pelanggan yang berperilaku seperti itu, berlaku kasar kepada petugas kami, tentu kami tidak akan tinggal diam. Dan kami akan melakukan langkah-langkah hukum agar ada efek jera yang diterima oleh pelanggan yang melakukan perilaku kasar. Apalagi, sampai meludah kepada petugas kami," kata Pelaksana tugas Manager Komunikasi PLN UIW Sumut, Yasmir Lukman saat dijumpai di kantornya, Sabtu (31/7/2021).

Dia menegaskan, langkah hukum akan tetap dilanjutkan agar ada efek jera kepada pelanggan yang berperilaku seperti itu. Dia sangat menyayangkan kejadian tersebut terjadi.

"Kejadian itu seharusnya tidak perlu terjadi. Karena petugas kami yang datang ke persil para pelanggan yang ada di Kota Medan ini sudah sesuai dengan prosedur dan SOP yang ada di PLN," ungkap dia.

Dia mengungkapkan, PT PLN (Persero) dalam menjalankan tugas pelayanan terhadap pelanggan, senantiasa mengedepankan sikap profesional dan kepatuhan terhadap prosedur serta aturan. Hal ini menjadi bagian dari prinsip yang mesti dijalankan, termasuk oleh petugas di lapangan.

Jaringan trasmisi PT PLN
Jaringan trasmisi PT PLN (PT PLN)

"PLN juga menyesalkan adanya kejadian ini dan mendukung sikap petugas yang taat aturan dan menempuh mekanisme hukum yang berlaku," kata Yasmir, dikutip dari Kompas.com.

Kronologi

Ayu Miranda, pegawai PLN yang diludahi pelanggan itu mengatakan kejadian tak menyenangkan yang menimpa dirinya terjadi pada Kamis (29/7/2021).

Dia menyebut, sejak awal, mereka sudah mendapat perlakuan tak menyenangkan dari pelanggan berinisial MRSD itu.

Padahal, petugas PLN yang ke sana sudah dilengkapi dengan surat tugas.

Baca: Video Ganjar Pranowo Dicuekin Mendagri Viral, Tito Karnavian: Mohon Maaf Betul

Baca: Tito Karnavian

Mereka juga dengan cara sopan memberi tahu kepada pelanggan soal penyelesaian tunggakan itu.

"Lalu memang pada saat itu, dari awal kami menerima perlakuan yang tidak menyenangkan dengan memaki dan mengusir kami. Padahal, kami sudah mengedukasi dan menjelaskan dengan baik kepada pelanggan dan memberikan pilihan, sebenarnya untuk dilunasi atau dilakukan pemutusan sementara," kata Ayu, saat dijumpai di tempat kerjanya, Sabtu (31/7/2021).

Namun, penjelasan dari petugas saat itu seolah-olah tak diterima pelanggan itu.

Sejak awal, kata Ayu, pelanggan itu sudah marah-marah dan mengusir petugas dari rumahnya. Pelaku bahkan melontarkan makian dan kata-kata kasar kepada petugas, memukul mobil dan terakhir meludahi Ayu.

Tangkapan layar seorang perempuan petugas PLN di Medan diludahi pelanggan saat menagih tunggakan rekening listrik.
Tangkapan layar seorang perempuan petugas PLN di Medan diludahi pelanggan saat menagih tunggakan rekening listrik. (KOMPAS.COM/istimewa)

"Tetapi memang pada saat itu pelanggan memang sepertinya marah dan tidak terima, mengusir kami dan melakukan tindakan-tindakan yang saya rasa tindakan kekerasan dengan melempar batu, memaki dan terakhir saya diludahi. Karena saya akan mempertahankan handphone saya saat itu. Dia hendak merebut. Saya mempertahankan handphone saya dan saya akhirnya diludahi," ungkap Ayu.

Atas kejadian itu, Ayu dan rekan-rekannya langsung menuju Polsek Medan Kota untuk melaporkan tindakan yang mereka terima dari pelaku.

Informasi yang mereka terima, saat ini pelaku telah ditangkap untuk dimintai keterangan oleh polisi.

Ayu berharap, kejadian seperti ini tidak terulang lagi.

"Kami juga datang dengan sopan, mempermudah pelanggan untuk memenuhi kewajibanya. Setidaknya janganlah melakukan kekerasan karena kita sama-sama manusia," pungkas dia.

Baca: Camat Mambi Terancam Dicopot dari Jabatan setelah Halangi Polisi Bubarkan Pesta Pernikahan

Baca: Warung Soto Girin Sragen

(TribunnewsWiki.com/Rest)











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved