Tari Tarek Pukat

Tari Tarek Pukat adalah salah satu tarian daerah Aceh.


zoom-inlihat foto
Tari-Tarek-Pukat.jpg
seringjalan.com
Tari Tarek Pukat

Tari Tarek Pukat adalah salah satu tarian daerah Aceh.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM- Tari Tarek Pukat adalah salah satu tarian daerah Aceh.

Tarian ini menggambarkan aktivitas para nelayan yang menangkap ikan di laut.

Tarek yang berarti "Tarik", dan Pukat adalah alat sejenis jaring yang digunakan untuk menangkap ikan.

Tarian ini biasanya dibawakan oleh sekelompok penari wanita yang menari dengan menggunakan tali sebagai atribut menarinya.

Tari Tarek Pukat ditampilkan saat upacara penyambutan, acara adat, dan acara budaya.

Tari Tarek Pukat terinspirasi dari tradisi menarek pukat atau menarik jala yang dilakukan masyarakat Aceh, khususnya di daerah pesisir. (1) 

Baca: Tarian Jawa

Tari Tarek Pukat 1
Tari Tarek Pukat

  • Asal usul


Dalam sejarahnya, kegiatan menarek pukay sudah dilakukan masyarakat pesisir Aceh sejak lama.

Saat menangkap ikan, mereka melepas dan menarik jala secara gotong-royong.

Ketika ikan ditangkap, hasilnya akan dibagi-bagi kepada warga yang ikut serta saat menarek pukat tadi.

Tarian tersebut sebagai bentuk apresiasi terhadap budaya dan tradisi masyarakat Aceh pesisir, khususnya saat menangkap ikan di laut.

Makna tarian Tarek Pukat sebagai sikap gotong royong dan semangat kebersamaan masyarakat yang direfleksikan dalam sebuah tarian. (2) 

Baca: Tari Lalayon

  • Pola gerakan


Tari Tarek Pukat ditampilkan oleh penari wanita berjumlah tujuh orang penari atau lebih.

Jumlah ini disesuaikan dengan kelompok atau sanggarnya.

Biasanya tarian ini diawali dengan gerakan seperti tarian Aceh pada umumnya, yaitu menari dengan posisi duduk sambil menepuk dada dan paha.

Salah satu hal yang menarik dalam tarian ini adalah di akhir tarian penari mengaitkan tali satu sama lain sehingga menjadi sebuah rangkaian jaring atau jala.

Nama gerakan dan makna dari tari Tarek Pukat adalah:

- Surak (berteriak)

Gerakan ini memiliki simbol tentang semangat para nelayan untuk mencari ikan dilaut dan memberi tanda bahwa para nelayan ingin berlayar kelautan yang luas untuk mencari ikan.

- Meulinggang (lenggang Aceh)

Meulinggang artinya berlenggang, menggambarkan suasana kemeriahan dankeceriaan masyarakat pesisir Aceh dalam aktivitas membuat pukat atau jaring.

- Meukayoh (mendayung)

Gerakan ini menggambaekan bahwa masyarakat Aceh selalu berusaha untuk tetap mencari dan pantang menyerah untuk melewati ombak lautan. Gerakan ini memberi pesan bahwa sifat dan karakter masyarakat Aceh tidak mudah menyerah.

- Peugot pukat (buat jaring)

Gerakan ini artinya membuat jaring ikan yang menggambarkan kerja sama serta menjadikan alat untuk mata pencarian masyarakat pesisir Aceh.

- Tarek Pukat (tarik jaring)

Gerakan ini diartikan bahwa masyarakat Aceh selalu bekerja sama dalam kegiatan melaut. Makna menarik jala ikan menimbulkan kebersamaan dalam mendapatkan hasil dari ikan yang nyangkut di jaring. (2)

Baca: Tari Pontanu

  • Properti


Tari Tarek Pukat menggunakan busana tradisional seperti baju lengan panjang, celana panjang, dan kerudung.

Selain itu, juga menggunakan soket dan sabuk pada pinggang.

Alat yang digunakan dalam tarian ini, yaitu topi yang terbuat dari rotan atau bambu dan tali dengan panjang satu meter.

Sedangkan musik pengiring tarian Tarek Pukat yaitu riang yang dihasilkan dari alat musik rapai (dipukul) dan serune kalee (alat musik tiup). (2)

Baca: Tari Putri Bekhusek

(Tribunnewswiki.com/ Husna)

 



Asal Aceh
Jenis Tarian Daerah
Makna Makna tarian Tarek Pukat sebagai sikap gotong royong dan semangat kebersamaan masyarakat yang direfleksikan dalam sebuah tarian.
   


Sumber :


1. id.wikipedia.org
2. www.kompas.com








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved