Taman Nasional Lorentz

Taman Nasional Lorentz yang terletak di Provinsi Papua adalah taman nasional terluas di Asia Tenggara


zoom-inlihat foto
Taman-Nasional-Lorentz-4.jpg
Xplorea
Taman Nasional Lorentz di Papua

Taman Nasional Lorentz yang terletak di Provinsi Papua adalah taman nasional terluas di Asia Tenggara




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kawasan Taman Nasional (TN) Lorentz adalah sebuah taman nasional yang terletak di Papua dan membentang sekitar 2,4 juta hektare.

Dengan luas tersebut, TN Lorentz menjadi taman nasional terluas di Asia Tenggara.

WIlayah  TN Lorentz masuk ke dalam 10 kabupaten di Provinsi Papua, yaitu Kabupaten Mimika, Kabupaten Paniai, Kabupaten Intan Jaya, Kabupaten Puncak, Kabupaten Puncak Jaya, Kabupaten Lanny Jaya, Kabupaten Jaya Wijaya, Kabupaten Yahukimo, Kabupaten Ndua, dan Kabupaten Asmat.

Kawasan ini membentang di sepanjang gletser khatulistiwa di jajaran pegunungan tinggi Asia Tenggara.

Ekosistem di TN Lorentz ini berada pada ketinggian sekitar 0–4.884 meter dari permukaan laut.

Spektrum ekosistemnya terbilang sangat lengkap, mulai dari ekosistem pesisir pantai hingga Pegunungan Alpin.

Taman Nasional Lorentz Papua
Taman Nasional Lorentz Papua (Kompas.com)

Baca: Taman Dewari

Hal ini menyebabkan TN Lorentz memiliki banyak sekali ekosistem dan tipe vegetasi, mulai dari hutan rawa, hutan tepi sungai, hutan sagu, hutan gambut, pantai pasir karang, hutan hujan lahan datar/lereng, hutan hujan pada bukit, hutan kerangas, hutan pegunungan, padang rumput, dan lumut kerak.

TN Lorentz membentang dari puncak gunung bersalju hingga ke pesisir pantai yang jadi batas Laut Arafura.

Kawasan taman nasional ini juga memiliki keanekaragaman hayati yang sangat tinggi.

Kawasan ini mencakup beberapa tempat yang terkenal di dunia, seperti gletser di Puncak Jaya Wijaya dan sungai di Lembah Baliem. (1)

Baca: Taman Kardus Bandung

  • Sejarah


Cikal bakal penamaan kawasan TN Lorentz adalah dari ekspedisi yang dipimpin oleh Dr. H.A. Lorentz, seorang Belanda, pada 1909.

Satu dasawarsa kemudian, TN Lorentz mulai diakui secara resmi dengan ditetapkannya Monumen Alam Lorentz pada masa Hindia Belanda.

Kemudian pada tahun 1978, pemerintah Indonesia menetapkan TN Lorentz sebagai cagar alam (strict nature reserve).

Hal itu berlanjut pada 1999 dengan didaftarkannya TN Lorentz sebagai Situs Warisan Dunia (World Heritage Site) dan pada 2003 menjadi Taman Warisan ASEAN (ASEAN Heritage Parks) melalui ASEAN Declaration on Heritage Parks. (2)

Taman Nasional Lorentz di Papua
Taman Nasional Lorentz di Papua (Dok. Shutterstock)

Baca: Taman Kelinci Malang

  • Daya Tarik


1. Situs Warisan Dunia UNESCO

Taman Nasional Lorenz pada tahun 1999 sudah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.

Situs Warisan Dunia Unesco adalah sebuah lokasi khusus yang dinominasikan, atau diperuntukan demi kelestarian alam, bahkan budaya, bagi kepentingan umat manusia.

2. Danau Habema

Di Taman Nasional Lorentz terdapat sebuah danau bernama Danau Habema.

Danau tersebut merupakan salah satu danau tertinggi yang ada di Indonesia.

Danau Habema memiliki luas sekitar 224,35 ha, dan memiliki keliling sekitar 9,79 kilometer.

Danau tersebut menjadi danau yang dikeramatkan oleh suku asli setempat, yakni Suku Dani.

3. Gunung Trikora

Di dekat Danau Habema terdapat sebuah gunung yang syarat dengan nilai-nilai sejarah.

Gunung tersebut bernama Gunung Trikora atau disebut juga Puncak Wilhelmina.

Gunung Trikora adalah salah satu gunung tertinggi di Indonesia.

4. Puncak Carstensz dan Puncak Jaya

Daya tarik dari Taman Nasional Lorentz adalah adanya salah satu puncak tertinggi yang ada di Indonesia.

Nama puncak tersebut adalah Puncak Carstensz yang disebut juga sebagai Puncak Carstensz Pyramid dan Puncak Jaya.

Puncak Carstensz memiliki ketinggian sekitar 4.884 meter.

Ketinggian tersebut menjadikan Puncak Carstensz sebagai salah satu puncak yang paling diminati oleh para pendaki dunia.

5. Rumah bagi 7 Suku

Taman Nasional Lorentz merupakan rumah bagi 7 suku lokal.

Budaya, ataupun tradisi yang ada di suku-suku tersebut, diperkirakan sudah ada sejak 30.000 tahun yang lalu.

Oleh karena itu, penetapan sebagai Situs Warisan Dunia bertujuan untuk melestarikan alam, serta budaya lokal tersebut.

Dengan demikian, kunjungan wisata ke Taman Nasional Lorentz, bukan sekadar kunjungan wisata biasa. (3)

Taman Nasional Lorentz, Papua
Taman Nasional Lorentz, Papua (bogopapua.net)

Baca: Taman Potret Tangerang

 

  • Jam Operasional


Karena lokasi ini adalah hutan yang sangat luas dan terbuka, tidak ada ketentuan soal jam operasional.

Lokasi ini buka sepanjang tahun. (4)

Taman Nasional Lorentz, Papua
Taman Nasional Lorentz, Papua (Instagram/penjelajahan.nusantara)

Baca: Taman Nasional Taka Bonerate

  • Lokasi dan Rute


Lokasi

Kawasan Taman Nasional (TN) Lorentz merupakan taman nasional terluas di Asia Tenggara.

Dengan luas sekitar 2,4 juta hektar, kawasan ini masuk ke dalam 10 kabupaten di Provinsi Papua, yaitu

1. Kabupaten Mimika

2. Kabupaten Paniai

3. Kabupaten Intan Jaya

4. Kabupaten Puncak

5. Kabupaten Puncak Jaya

6. Kabupaten Lanny Jaya

7. Kabupaten Jaya Wijaya

8. Kabupaten Yahukimo

9. Kabupaten Ndua

10. Kabupaten Asmat.

Rute

Taman Nasional Lorentz bisa dicapai dari Wamena, Biak, Jayapura, dan Timika.

Sejauh ini hanya ada tiga maskapai yang membuka penerbangan ke Papua yakni, Lion Air, Wings Air, dan Batik Air.

Kisaran harga tiket sekali jalannya antara Rp3 dan Rp4 juta.

Waktu terbaik untuk berkunjung adalah antara bulan Agustus dan Desember.

Perjalanan selanjutnya harus menggunakan penerbangan perintis dari Kota Timika ke bagian utara.

Perjalanan dilanjutkan menggunakan kapal laut ke bagian selatan melalui Pelabuhan Sawa Erma dan dilanjutkan melewati jalan setapak.

Setelah sampai di Kota Wamena bagian selatan kawasan dilanjutkan dengan kendaraan mobil menuju Danau Habema.

Lalu perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju Puncak Trikora. (5)

(TribunnewsWiki.com/Bangkit N)



Nama Tempat Taman Nasional Lorentz
Lokasi Provinsi Papua
Jam Operasional Buka setiap hari selama 24 jam
   








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved