Resmi, Pemerintah Bakal Salurkan BLT Subsidi Gaji Karyawan Swasta, Ditargetkan Cair Bulan Depan

Besaran nominal BLT karyawan swasta ini diberikan sebesar Rp 500 ribu per bulan mulai Juli dan Agustus, dengan demikian totalnya Rp 1 juta.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-uang-blt-untuk-karyawan-swasta.jpg
Tribunnews/Jeprima
Ilustrasi Uang BLT untuk karyawan swasta. Pemerintah menargetkan pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) karyawan swasta tahun 2021 dicairkan pada Agustus bulan depan.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pemerintah mengupayakan pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) karyawan swasta tahun 2021 dapat dilaksanakan pada Agustus bulan depan.

Besaran nominal BLT karyawan swasta ini diberikan sebesar Rp 500 ribu per bulan mulai Juli dan Agustus, dengan demikian totalnya Rp 1 juta.

Pada tahun ini, BLT Karyawan Swasta menyasar 8 juta pekerja di zona PPKM Level 4 dan bergaji di bawah Rp 3,5 juta.

Saat ini pembahasan terkait program BLT Karyawan Swasta masih dilakukan oleh Kementerian Ketenagakerjaan dan kementerian terkait lainnya.

Rencananya, pencairan akan dilaksanakan seperti pada program sebelumnya.

"Mudah-mudahan (subsidi gaji cair di Agustus 2021). Kita sedang percepat seluruh pembahasan," ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan Anwar Sanusi, dikutip dari Tribunjogja.com, Jumat (23/7/2021).

Ilustrasi pencairan dana BLT Subsidi Karyawan Swasta
Ilustrasi pencairan dana BLT Subsidi Karyawan Swasta (Tribunnews)

Terkait mekanisme pencarian bantuan, kemungkinan akan dilaksanakan seperti tahun lalu, yakni langsung ditransfer ke rekening masing-masing penerima.

"Kurang lebih (sama), tentunya kita akan perbaiki yang masih kurang," kata Anwar.

Baca: Pedagang, Sopir, dan Tukang Ojek di Jateng Bakal Dapat Bantuan Rp200 Ribu

Baca: Lowongan Kerja Tenaga Ahli pada Kementerian PPN/Bappenas untuk Lulusan S-1

Wilayah yang Masuk Zona PPKM Level 4

Sebagai informasi, penetapan PPKM level 4 merujuk Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 22 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4 di Wilayah Jawa-Bali diterbitkan pada 20 Juli 2021.

Wilayah PPKM level 4 adalah daerah yang mencatatkan kasus Covid-19 lebih dari 150/100.000 penduduk per minggu.

Selanjutnya, perawatan pasien di rumah sakit lebih dari 30/100.000 penduduk per minggu, dan kasus kematian lebih dari 5/100.000 penduduk per minggu.

Berikut daftar wilayah selain Jatim yang masuk zona PPKM Level 4:

  1. Provinsi DKI Jakarta untuk seluruh Kabupaten/Kota dengan kriteria level 4
  2. Provinsi Banten yang masuk kriteria level 4 meliputi, Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang dan Kota Serang
  3. Provinsi Jawa Barat yang masuk kriteria level 4 meliputi, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Karawang, Kabupaten Bekasi, Kota Sukabumi, Kota Depok, Kota Cirebon, Kota Cimahi, Kota Bogor, Kota Bekasi, Kota Banjar, Kota Bandung dan Kota Tasikmalaya
  4. Provinsi Jawa tengah yang masuk kriteria level 4 meliputi, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Rembang, Kabupaten Pati, Kabupaten Kudus,
  5. Kabupaten Klaten, Kabupaten Kebumen, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Banyumas, Kota Tegal, Kota Surakarta, Kota Semarang, Kota Salatiga dan Kota Magelang
  6. Daerah Istimewa Yogyakarta yang masuk kriteria level 4 meliputi, Kabupaten Sleman, Kabupaten Bantul dan Kota Yogyakarta
  7. Provinsi Jawa Timur yang masuk kriteria level 4 meliputi Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Madiun, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Gresik, Kota Surabaya, Kota Mojokerto, Kota Malang, Kota Madiun, Kota Kediri, Kota Blitar dan Kota Batu.

Syarat Penerima Bantuan

  1. Warga Negara Indonesia yang dibuktikan dengan Nomor Induk Kependudukan
  2. Terdaftar sebagai peserta jaminan sosial tenaga kerja yang masih aktif di BPJS Ketenagakerjaan yang dibuktikan dengan nomor kartu kepesertaan
  3. Peserta yang membayar iuran dengan besaran iuran yang dihitung berdasarkan upah dibawah Rp 3,5 juta sesuai upah yang di laporkan kepada BPJS Ketenagakerjaan
  4. Pekerja dengan gaji maksimal Rp 3,5 juta per bulan atau maksimal sesuai UMK apabila daerah yang masuk PPKM level 4 memiliki UMK di atas Rp 3,5 juta
  5. Pekerja yang akan mendapat BLT subsidi gaji adalah mereka yang bekerja pada industri barang konsumsi, perdagangan dan jasa kecuali jasa pendidikan dan kesehatan, transportasi, aneka industri properti, dan real estate.

Nantinya, subsidi gaji itu akan diberikan sebesar Rp 500.000 selama dua bulan dalam sekali pencairan.

Artinya, pekerja akan menerima bantuan tersebut sebesar Rp 1 juta.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)

SIMAK ARTIKEL SEPUTAR BANTUAN LANGSUNG TUNAI DI SINI











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved