Tari Pamonte

Tari Pamonte adalah tarian tradisional Indonesia yang berasal dari Sulawesi Tengah.


zoom-inlihat foto
Tari-Pamonte-3.jpg
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Tari Pamonte, Sulawesi Tengah

Tari Pamonte adalah tarian tradisional Indonesia yang berasal dari Sulawesi Tengah.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Tari Pamonte adalah tarian tradisional Indonesia yang berasal dari Sulawesi Tengah.

Tarian ini mempunyai makna yang menggambarkan kehidupan masyarakat pada saat musim panen padi tiba.

Selain itu, tari Pamonte juga mencerminkan kegembiraan dan rasa syukur atas panen yang didapatkan.

Gambaran tari Pamonte terlihat jelas bagaimana proses pengolahan padi menjadi beras, mulai dari memetik, menumbuk dan menapis.

Para penari menggunakan pakaian layaknya petani.

Tari Pamonte merupakan salah satu tarian tradisional yang cukup terkenal di Sulawesi Tengah dan sering ditampilkan di berbagai acara seperti penyambutan tamu penting, pertunjukan seni dan festival budaya. (1) 

Baca: Tarian Jawa

Tari Pamonte 2
Tari Pamonte

  • Sejarah


Tari Pamonte sudah lama dikenal oleh masyarakat Sulawesi Tengah sejak tahun 1957.

Tarian ini diciptakan oleh salah satu seniman besar dan merupakan putra asli daerah Sulawesi Tengah, bernama Hasan. M. Bahasyua.

Tari Pamonte ini terinspirasi dari aktivitas dan kebiasaan para gadis-gadis Suku Kaili saat menyambut masa panen padi tiba.

Pada zaman dahulu masyarakat Suku Kaili mayoritas berprofesi sebagai petani, maka biasanya mereka menyambut musim panen tersebut dengan gembira dan suka cita.

Dari kebiasaan itulah Hasan. M. Bahasyua mengangkat kehidupan masyarakat Suku Kaili tersebut menjadi sebuah karya seni yang indah dan dinamakan dengan Tari Pamonte. (2) 

Baca: Tari Dana Dana

  • Gerakan


Para penari mengenakan busana khas layaknya para petani, penari menari dengan gerakan yang khas mengikuti alunan musik pengiring.

Para penari mengenakan pakaian layaknya petani dan membawa peralatan, seperti Toru atau tudung (topi), Alu (nalu) alat menumbuk padi, bakul (bingga) tempat padi dan padi (pae).

Namun, setelah mengalami perubahan maka alat-alat yang dipakai hanyalah Tudung (taro) dan Selendang.

Berikut gerakan tari Pamonte:

- Gerak I, netabe artinya menghormat

- Gerak II, momonte artinya memetik padi (menuai)

- Gerak III, manggeni pae ri sapo artinya membawa padi ke rumah

- Gerak IV, manggaeni pae ri nonju artinya membawa padi ke lesung

- Gerak V, mombayu pae artinya menumbuk padi

- Gerak VI, mosidi artinya menapis

- Gerak VII, maggeni ose artinya membawa beras

- Gerak VIII, meaju, Rano, Raego Mpae artinya ucapan syukur sambil bernyanyi bersama tanda kegembiraan mendapatkan hasl yang memuaskan.

Tari Pamonte disajikan dengan jumlah penari selalu ganjil yaitu 9,13,17,21 dan seterusnya.

Pada 1957, tari Pomonte diperagakan oleh penari wanita berjumlah 21 orang. Kemudian menjadi 16 orang dan diubah lagi menjadi 17 orang penari.(1)

Baca: Tari Jepen

  • Kostum


Dalam pertunjukan Tari Pamonte, penari menggunakan kostum layaknya para petani dan dipadukan dengan gaya tradisional Sulawesi Tengah.

Para penari pamonte memakai baju kebaya pada bagian atas.

Pada bagian bawah biasanya menggunakan kain sarung donggala.

Baju kebaya dan sarung tersebut memiliki motif dan warna khas Sulawesi Tengah.

Sedangkan pada bagian kepala biasanya menggunakan kerudung dan memakai caping (toru). (2)

Baca: Tari Mahambak

  • Ciri khas


Tari Pamonte memiliki ciri khas yang dimana para penari menggunakan todung dan selendang serta busana pasau atau blus los tangan panjang.

Selain itu, buya sambe (sarung tangan) atau rok batas lutut model lipat memakai renda.

Pertunjukan tari Pamonte diiringi oleh musik tradisional seperti Ngongi, Ganda dan alat musik tradisional Sulawesi Tengah lainnya, seperti suling (suli), gendang (gimba), gong (tawa-tawa).

Tarian ini diiringi dengan nyanyian syair adat yang dinyanyikan oleh pengiring vokal.

Gerakan para penari, biasanya juga mengikuti syair yang dibawakan agar terlihat lebih padu. (1)

Baca: Tari Salai Jin

(Tribunnewswiki.com/ Husna)



Asal Sulawesi Tengah
Jenis Tarian Tradisional
Makna tarian Tarian ini mempunyai makna yang menggambarkan kehidupan masyarakat pada saat musim panen padi tiba.
   


Sumber :


1. www.kompas.com
2. www.budayanusantara.web.id








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved