Viral Pengakuan Warga Dimintai Rp48 Juta untuk Jasa Kremasi Jenazah Pasien Covid-19

Warga Jakarta Barat mengatakan dimintai Rp45 juta untuk jasa kremasi jenazah ibunya yang meninggal dunia akibat Covid-19.


zoom-inlihat foto
ilustrasimayat001.jpg
the week in
Ilustrasi jenazah.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Tarif jasa kremasi jenazah pasien Covid-19 jadi sorotan dalam beberapa hari ini.

Tarif kremasi dinilai melonjak tinggi, khususnya di wilayah DKI Jakarta.

Tarif jasa itu diduga meningkat karena adanya praktik kartel kremasi.

Menanggapi tingginya tarif kremasi tersebut, Pemprov DKI pun berencana membangun krematorium untuk mengkremasi jenazah pasien Covid-19.

Informasi mengenai kasus kartel kremasi viral melalui pesan berantai WhatsApp.

Melalui pesan yang diberi judul 'Diperas Kartel Kremasi', korban bernama Martin, warga Jakarta Barat, mengatakan bahwa ibunya meninggal dunia pada 12 Juli 2021.

Dinas Pemakaman membantu mencarikan krematorium untuk ibunda Martin.

Salah satu petugas dinas itu disebut memberi tawaran paket kremasi senilai Rp48,8 juta.

Martin mengaku terkejut dengan biaya yang disebutkan petugas.

Suasana di Taman Pemakaman Umum (TPU) Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, Jumat (15/1/2021). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka area pemakaman untuk jenazah Covid-19 di TPU Srengseng Sawah karena TPU khusus Covid-19 sebelumnya di Pondok Ranggon, Jakarta Timur, dan Tegal Alur, Jakarta Barat, telah penuh.
Suasana di Taman Pemakaman Umum (TPU) Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, Jumat (15/1/2021). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka area pemakaman untuk jenazah Covid-19 di TPU Srengseng Sawah karena TPU khusus Covid-19 sebelumnya di Pondok Ranggon, Jakarta Timur, dan Tegal Alur, Jakarta Barat, telah penuh. (Tribunnews/Irwan Rismawan)

Pasalnya, enam minggu sebelumnya, kakak Martin meninggal dunia dan dikremasi dengan biaya tak sampai Rp10 juta.

Dua minggu setelahnya, besan dari kakak Martin dan anak perempuannya juga meninggal dunia akibat Covid-19.

Saat itu biaya yang dikeluarkan sebesar Rp24 juta per orang.

Martin menyatakan ada kenalannya yang turut diberikan penawaran serupa dengan tarif Rp45 juta.

Dia akhirnya mendapatkan lokasi kremasi di Cirebon.

Tarifnya hanya Rp2,5 juta dan beberapa ratus ribu rupiah untuk biaya tambahan.

Baca: Viral Pria dan Wanita Terekam CCTV Buang Jenazah Bayi di Bekasi, Pelaku Ditangkap Warga

Baca: Thanatsaran Samthonglai (Frank)

"Betapa nyamannya kartel ini 'merampok' keluarga yang berduka, karena biaya peti dan biaya mobil jenazah (satu mobil dua jenazah) harusnya tidak sampai Rp 10 juta," kata Martin dalam pesan tersebut.

Beberapa hari setelahnya, kenalan Martin lainnya dipatok tarif sebesar Rp80 juta untuk kremasi.

Rumah duka bantah hal ini

Rumah Duka Abadi di Jakarta Barat membantah telah menetapkan tarif kremasi jenazah sebesar Rp45 juta.

Rumah duka itu menyatakan tidak memiliki layanan kremasi jenazah.





KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2023 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved