Ganjar Tanggapi Wacana Perpanjangan PPKM Darurat: Jika Polanya seperti Ini, Masyarakat Berat

PPKM Darurat diperpanjang, Ganjar Pranowo sebut masyarakat bakal keberatan jika pola PPKM tak diterapkan sesuai suara rakyat.


zoom-inlihat foto
gubernur-jawa-tengah-ganjar-pranowo-di-kantornya-1.jpg
KOMPAS.com/RISKA FARASONALIA
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat ditemui di Kantornya, Selasa (14/7/2020).(KOMPAS.com/RISKA FARASONALIA)


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Wacana perpanjangan PPKM Darurat Jawa dan Bali turut mendapat komentar dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Menurut Ganjar, PPKM Darurat kali bisa membuat masyarakat terlalu berat..

Hal itu bakal terjadi jika PPKM diberlakuka dengan pola yang sama.

"Masyarakat terlalu berat. Kalau PPKM Darurat diperpanjang dengan pola yang sama seperti ini, masyarakat berat. Maka, saya minta kita harus mendengarkan suara masyarakat," kata Ganjar, Senin (19/7/2021).

Menurutnya, pemerintah harus melakukan pendataan dan memberikan bantuan sosial agar tidak memberatkan warga ketika mereka harus tetap berdiam di rumah.

Ganjar mengatakan perpanjangan PPKM Darurat bisa saja dilakukan, tetapi dengan pendekatan yang lebih lunak.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (KOMPAS.com/RISKA FARASONALIA)

Dia mengusulkan warung dan restoran tetap diperbolehkan melayani makan di tempat dengan catatan harus taat protokol kesehatan.

"Boleh saja warung melayani makan di tempat, asal taat prokes. Kalau melanggar dikasih peringatan, ngeyel ya ditutup. Tapi makannya bisa diatur, itu menurut saya lebih soft," katanya.

"Kalau mereka jualan di trotoar misalnya, ya sudah makan di situ dikasih jarak dengan gambar silang-silang. Menurut saya, itu kompromi yang bagus," sambungnya.

Namun, pemilik warung juga harus taat aturan.

Jika tidak, tentu petugas akan memberikan sanksi tegas hingga penutupan tempat usaha.

Baca: Hari Ini Terakhir PPKM Darurat Jawa-Bali, Akankan Diperpanjang?

Baca: Ganjar Pranowo

"Jadi itu sebenarnya cara-cara yang bisa dilakukan kalau mau diperpanjang. Karena jeritan masyarakat itu berat," katanya.

Ganjar pun mengaku tidak tega dengan kondisi yang dialami para pedagang kecil.

Dia mencontohkan adanya pedagang pecel di trotoar yang terpaksa harus tutup karena terdampak kebijakan itu.

"Aku ya ora tegel (saya tidak tega), bagaimana ada orang jualan pecel, yang duduk di situ teman-teman ojol, tukang becak. Kan kasihan, mereka ndak bisa kalau beli makanan kemudian dimakan di tempat lain. Kan mereka orang yang kerjanya keliling," katanya, dikutip dari Kompas.com, Senin (19/7/2021).

Oleh karena itu, dia mengusulkan jika PPKM Darurat diperpanjang, harus dilakukan dengan lebih manusiawi dan memikirkan dampak yang ditimbulkan.

Selain itu, Ganjar juga mengusulkan agar mal tetap boleh dibuka asalkan dengan prokes ketat.

Jika ada pengunjung yang tidak pakai masker dan tidak ada pembatasan jumlah pengunjung, maka langsung ditutup.

"Jadi itu sebenarnya cara-cara yang bisa dilakukan kalau mau diperpanjang. Karena jeritan masyarakat itu berat," katanya.

Kendati demikian, jika pemerintah tetap mengambil keputusan perpanjangan PPKM Darurat dengan model yang sudah ada, harus ada upaya pendataan dan penyiapan kekuatan untuk membantu masyarakat tetap di rumah.

"Apa itu, ya bantuan. Ndak ada yang lain. Pilihannya hanya itu. Di luar itu saya kira akan ada respons yang mungkin sangat noise di publik," katanya menegaskan.

Baca: Desy Ratnasari Tak Mengaku Anggota DPR saat Kena Penyekatan PPKM, Pilih Taati Aturan Pemerintah

Baca: PPKM Darurat

(TribunnewsWiki.com/Rest)











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved