"Akibatnya dua anggota mengalami luka serius, yakni Koptu Didik Prayudi dan Kopda Atok Tri Utomo, hingga harus dilarikan ke RSUD Madi," kata Iwan Setiawan.
Menurut Iwan, usai menganiaya aparat keamanan, sekelompok orang itu diduga memprovokasi warga, hingga melakukan pembakaran terhadap rumah dan kios.
Akibatnya sekitar 30 bangunan ludes terbakar.
Warga yang jadi korban kemudian mengungsi ke kantor Koramil serta Polsek.
"Jumat pagi, Dandim dan Kapolres Nabire yang membawahi Dogiyai sedang menuju TKP melalui jalan darat," ujar Iwan Setiawan.
(tribunnewswiki.com/RAK, Tribun-medan.com/ Tribun-Papua.com, Tribunnews.com)
Baca lebih lengkap seputar berita terkait lainnya di sini
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Api Berkobar, Hendrik Terbakar Hidup-hidup di Dalam Rukonya Saat Rusuh Massa di Dogiyai Papua"