Menko Polhukam Mahfud MD: PPKM Memberi Kesempatan Saya Nonton Sinetron Ikatan Cinta

Mahfud mengaku, ia jadi mempunyai waktu senggang untuk menonton serial sinetron fenomenal tersebut sejak diterapkannya kebijakan PPKM Darurat.


zoom-inlihat foto
menkopolhukam-mahfud-md-2.jpg
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD berpose usai wawancara khusus dengan Tribunnews.com di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Selasa (19/11/2019).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Penerapan PPKM Darurat yang telah berlangsung sejak 3 Juli 2021 rupanya menjadi kesempatan bagi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD untuk menonton sinetron Ikatan Cinta.

Hal tersebut Mahfud ungkapkan sendiri melalui cuitannya di Twitter pribadinya, pada Kamis (15/6/2021).

Mahfud MD mengaku, ia jadi mempunyai waktu senggang untuk menonton serial sinetron fenomenal tersebut sejak diterapkannya kebijakan PPKM Darurat.

Bahkan, ia menuturkan sinetron tersebut lumayan asik untuk ditonton.

Namun, kata Mahfud, alur cerita sinetron yang dibintangi Arya Saloka dan Amanda Manopo itu justru berputar-putar.

"PPKM memberi kesempatan kepada saya nonton serial sinetron Ikatan Cinta. Asyik juga sih, meski (alurnya) agak muter-muter," tulis Mahfud MD, dikutip TribunnewsWiki.com, Jumat (16/7/2021).

Mahfud mengkritik penulis alur cerita sinetron Ikatan Cinta yang ia nilai kurang memiliki pemahaman hukum yang tepat.

Sinetron Ikatan Cinta malam nanti Senin 12 Januari 2021
Sinetron Ikatan Cinta (Instagram@ikatancinta)

Baca: Mahfud MD

Baca: PPKM Darurat

Mahfud menyoroti alur cerita yang menunjukkan salah seorang pemain sinetron tersebut langsung ditahan setelah mengaku telah membunuh seseorang dan minta untuk dihukum.

Padahal pelaku pembunuhan sebenarnya adalah anak dari yang mengaku tersebut.

Ia hanya ingin melindungi anaknya agar terhindar dari jeruji besi.





Halaman
12






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved