Indonesia Terima Banyak Donasi Vaksin Covid-19, AS Sumbang 1,5 Juta Dosis Vaksin Moderna

Indonesia menerima vaksin jadi buatan Moderna tahap kedua sebanyak 1.500.100 dosis.


zoom-inlihat foto
vaksin-Moderna-buatan-Amerika-Serikat-AS-1.jpg
NORBERTO DUARTE / AFP
Seorang petugas kesehatan menyiapkan dosis vaksin Moderna untuk melawan COVID-19 di pusat vaksinasi di Asuncion, pada 6 Juli 2021.


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Indonesia kembali menerima donasi vaksin Covid-19 untuk mempercepat penanganan pandemi di tanah air.

Sebanyak 1,5 juta dosis vaksin jadi dari Moderna tiba melalui Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (15/7/2021).

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan vaksin Moderna ini merupakan sumbangan dari Amerika Serikat.

“Kita kembali menerima kedatangan vaksin jadi Moderna tahap kedua sebesar 1.500.100 dosis. Ini merupakan dukungan kerja sama Amerika Serikat melalui jalur multilateral COVAX Facility,” ujar Menlu Retno Marsudi, dalam keterangan persnya menyambut kedatangan vaksin tersebut, secara virtual.

Baca: Viral Vaksinasi di Karawang Disebut Tak Sesuai dengan Prosedur, Vaksinator Berikan Penjelasan

Baca: Akses pedulilindungi.id Untuk Cek dan Download Sertifikat Vaksin Covid-19

Menlu Retno Marsudi memberikan keterangan pers menyambut kedatangan vaksin Moderna, Kamis (15/07/2021) sore, secara virtual.
Menlu Retno Marsudi memberikan keterangan pers menyambut kedatangan vaksin Moderna, Kamis (15/07/2021) sore, secara virtual. (Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden)

Jepang juga akan memberikan bantuan berupa vaksin ke Indonesia.

Pemerintah Jepang akan memberikan vaksin AstraZeneca sebanyak 1.162.840 dosis, yang merupakan dukungan kerja sama bilateral dengan skema dose-sharing.

“Jumlah vaksin, baik dari Amerika Serikat maupun Jepang ini sejalan dengan komitmen, baik yang disampaikan Pemerintah Amerika Serikat melalui Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Secretary Antony Blinken dan National Security Advisor Jake Sullivan, serta komunikasi saya dengan Menlu Jepang Motegi, baik melalui telepon maupun saat pertemuan di sela-sela KTM G20 di Italia, 29 Juni yang lalu,” ujarnya.

Retno pun menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh kedua negara sahabat tersebut.

“Atas nama Pemerintah Indonesia, saya ingin sekali lagi mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Pemerintah Amerika Serikat dan Jepang yang telah berbagi dosis vaksin, baik melalui jalur bilateral maupun multilateral,” ujarnya.

Baca: Menkes Budi Gunadi: Vaksin Moderna Sumbangan dari AS untuk Booster Para Nakes

Baca: Vaksin Moderna

Vaksin asal perusahaan farmasi Amerika Serikat, Moderna
Vaksin asal perusahaan farmasi Amerika Serikat, Moderna (JOEL SAGET / AFP)

Dengan kedatangan ini, maka jumlah vaksin Moderna dukungan kerja sama Pemerintah AS melalui COVAX Facility yang telah diterima Indonesia adalah sebesar 4.500.160 dosis.

Sementara itu, total vaksin dukungan dose-sharing bilateral dari Jepang yang sudah diterima ialah 2.161.240 dosis.

Secara keseluruhan, per 15 Juli 2021 ini, Indonesia telah menerima  140.274.480 dosis vaksin, dengan 115.500.280 dalam bentuk bahan baku dan 24.774.200 dalam bentuk vaksin jadi.

Sementara itu Kementerian Kesehatan dengan PT Pfizer Indonesia dan BioNTech SE bekerja sama menyediakan 50 dosis vaksin Pfizer yang dinamakan bnt 162b2 sepanjang tahun 2021.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebut vaksin itu nantinya menjadi salah satu vaksin Covid-19 yang digunakan untuk mempercepat program vaksinasi di tanah air.

Baca: Pfizer Indonesia

Baca: Kimia Farma Resmi Tunda Layanan Vaksin COVID-19 Berbayar, Ini Alasannya

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (ist)

”Saya ucapkan terima kasih atas kerja samanya dalam rangka membantu memenuhi kebutuhan vaksin Covid-19 di Indonesia. Dengan bertambahnya stok vaksin 50 juta dosis merek Pfizer ini diharapkan dapat mempercepat pelaksanaan vaksinasi di Indonesia,” katanya.

PT Pfizer Indonesia dan BioNTech SE menyediakan 50 juta dosis setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan persetujuan penggunaan dalam kondisi darurat atau emergency use authorization (EUA).

”Penggunaan vaksin untuk pelaksanaan vaksinasi COVID-19 hanya dapat dilakukan setelah mendapat izin edar atau persetujuan penggunaan pada masa darurat dari Badan POM,” kata Menkes.

Uji klinis BNT 162b2 Tahap 3 dikembangkan berdasarkan teknologi messenger RNA (mRNA) milik BioNTech, dimulai pada akhir bulan Juli 2020.

Pendaftaran atas produk vaksin ini diselesaikan pada bulan Januari 2021 dengan lebih dari 46 ribu peserta.

Peserta terus dimonitor untuk perlindungan dan keamanan jangka panjang selama dua tahun setelah penyuntikan dosis kedua.

(Tribunnewswiki.com/Saradita)











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved