Informasi Awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Ikan cakalang (Skipjack tuna) adalah salah satu jenis ikan tuna yang sering diolah dalam masakan khas Manado.
Ikan Cakalang merupakan ikan berukuran sedang dari familia Scombridae.
Ikan ini satu-satunya spesies dari genus Katsuwonus.
Cakalang terbesar, panjang tubuhnya bisa mencapai 1 m dengan berat lebih dari 18 kg.
Cakalang yang banyak ditangkap nelayan berukuran panjang sekitar 50 cm.
Ikan cakalang berwarna lebih terang dibandingkan dengan ikan tongkol.
Ikan ini sering juga disebut sebagai ikan tongkol putih.
Panjang kedua ikan ini sama, 60 sentimeter, tapi badannya sedikit lebih besar dan gemuk.
Punggung ikan cakalang berwarna biru keungu-unguan dan gelap.
Ikan cakalang menjadi makanan favorit Masyarakat Sulawesi dan Maluku. (1)
Ikan laut seperti cakalang merupakan sumber protein dan kaya kandungan asam lemak omega-3 yang memiliki manfaat untuk kesehatan jantung.
Meski rasanya berbeda, ikan cakalang memiliki bentuk yang menyerupai ikan tuna. Tak heran, banyak orang kerap kali kesulitan membedakan keduanya.
Begitu pun dengan khasiat dari ikan cakalang dan ikan tuna, keduanya mengandung komposisi gizi yang tidak jauh berbeda.
Nutrisi utama yang terkandung ikan cakalang adalah protein dan asam omega 3. Di samping itu, kandungan protein dan karbohidrat ikan juga tidak kalah melimpah.
Ikan cakalang juga tersusun atas beragam kandungan mineral, vitamin, dan antioksidan yang menawarkan manfaat besar untuk kelangsungan fungsi organ tubuh. (2)
Baca: Ikan Kembung
Kandungan Gizi #
Berikut ini adalah komposisi gizi dalam 100 gram (g) ikan cakalang (mentah atau asap) berdasarkan informasi dari Data Komposisi Pangan Kementerian Kesehatan Indonesia:
Air: 56,9 g
Energi: 204 kalori (Kal)
Protein: 34,2 g
Karbohidrat: 1,9 g
Lemak: 5,6 g
Natrium: 176 mg
Vitamin A: 1,546 mikrogram (mcg)
Fosfor: 399 miligram (mg)
Vitamin B1: 0,53 mg
Kalium: 588 mg
Vitamin B2: 0,07 mg
Sebagian besar kandungan lemak pada ikan cakalang terdiri atas asam lemak omega-3, tetapi secara keseluruhan kandungan lemaknya terbilang rendah.
Selain itu, ikan cakalang termasuk salah satu jenis ikan tuna yang mengandung lebih sedikit lemak dibandingkan varian ikan tuna lainnya. (2)
Manfaat #
Menyehatkan jantung
Salah satu manfaat utama dari makan ikan cakalang adalah baik untuk kesehatan jantung. Hal ini tentunya bisa mencegah risiko penyakit jantung koroner.
Ikan cakalang kaya kandungan asam lemak omega-3 berupa asam dokosaheksaenoat (DHA) dan asam eikosapentanoat (EPA).
Kandungan omega-3 ini berfungsi mengurangi jumlah kolesterol jahat (LDL) di dalam darah. Omega-3 juga dapat menggantikan peran nutrisi dari makanan dengan kandungan lemak yang tinggi.
Alhasil, kandungan omega-3 bisa membantu mengurangi risiko gangguan pada sistem kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah).
Membantu menjaga tekanan darah
Manfaat ikan cakalang yang satu ini masih berasal dari omega-3, tetapi ditambah dengan kalium yang juga terkandung di dalamnya.
Fungsi asam lemak omega-3 dalam menghilangkan kolesterol jahat juga berpengaruh terhadap kelancaran aliran darah.
Sementara itu, kalium berperan penting dalam mengontrol tekanan darah.
Khasiat kedua kandungan pada ikan cakalang ini menurunkan risiko penyakit hipertensi sekaligus meningkatkan kesehatan tubuh secara menyeluruh karena membantu kerja sistem kardiovaskular.
Memperkuat fungsi sel dan perkembangan otot
Studi yang dirilis dalam jurnal Cambridge University Press menyebutkan bahwa ikan cakalang memiliki rasio asam amino esensial yang seimbang.
Atas dasar inilah ikan cakalang merupakan salah satu sumber protein berkualitas.
Asam amino yang berasal dari protein sangat berguna untuk membangun masa tubuh, membentuk otot, serta memperkuat fungsi dan pemeliharan sel di seluruh organ.
Asam amino juga memiliki peran penting dalam pembentukan hormon dan meningkatkan metabolisme tubuh.
Konsumsi ikan cakalang sendiri dapat memenuhi hampir 80 persen kebutuhan protein harian.
Mencegah anemia
Tak hanya mengandung vitamin A, dalam ikan cakalang terdapat kandungan vitamin B12 yang bermanfaat dalam pembentukan sel-sel darah merah.
Jika tubuh kekurangan vitamin B, maka berisiko mengalami anemia.
Ini karena tanpa vitamin B dan peran zat besi, darah tidak dapat memproduksi sel-sel darah merah yang membawa oksigen untuk diserap oleh jaringan dan organ vital di dalam tubuh.
Saat suplai oksigen berkurang, jaringan dan organ tentunya tidak dapat bekerja secara optimal. Alhasil, tubuh akan terasa lemas yang termasuk salah satu gejala utama anemia.
Meningkatkan kesehatan tulang
Ikan cakalang juga memiliki kandungan fosfor yang tinggi sehingga memiliki manfaat untuk kesehatan tulang.
Fosfor adalah mineral utama yang memiliki fungsi utama dalam pertumbuhan dan perbaikan sel dan jaringan tubuh, salah satunya tulang.
Bersama dengan kalsium, fosfor dapat menjaga kepadatan dan kekuatan tulang.
Mengurangi risiko kanker dan radang
Manfaat lain dari kandungan omega-3 dalam ikan cakalang adalah mengurangi peradangan sel.
Saat peradangan sel teratasi dengan baik, jaringan dan organ tubuh pun bisa kembali berfungsi secara optimal.
Khasiat ikan cakalang ini dapat mencegah munculnya penyakit yang disebabkan peradangan, seperti arthritis.
Sementara saat ikan cakalang dimasak, protein di dalamnya akan dipecah menjadi peptida yang bisa bertugas sebagai antioksidan.
Peptida berperan besar dalam pemeliharaan fungsi sel sehingga terlindungi dari serangan radikal bebas yang bisa menyebabkan kanker. (2)
Baca: Ikan Buntal
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Anindya)
| Nama Ikan | Ikan Cakalang (Skipjack tuna) |
|---|
| Famili | Scombridae |
|---|
| Genus | Katsuwonus |
|---|