"Bilangnya mereka itu adiknya salah satu pejabat. Tapi karena tabung itu penting untuk puskesmas kalau ada pasien, tetap tidak saya kasih," kata Rendy.
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengutuk keras aksi arogansi, pemukulan, dan pengeroyokan tersebut.
Eva mengatakan di tengah pandemi Covid-19 saat ini, perawat dan tenaga kesehatan lainnya adalah barisan terdepan dalam menghadapi virus tersebut.
"Tapi kok ini malah dipukuli. Alasannya karena tabung oksigen langka nggak masuk akal. Kita, sekarang kalau ada pasien yang isolasi mandiri bisa lapor ke kelurahan, kita urus juga," kata Eva.
Terkait pengakuan korban yang mengatakan para pelaku mencatut nama salah seorang pejabat, Eva mengungkapkan bahwa jika pun benar, hendaknya tidak menggunakan kekuasaan untuk berbuat semena-mena.
"Jangan hanya karena punya kekuasaan jadi berbuat semaunya. Kita mau ini diusut tuntas," kata Eva.
Dia meminta kepada aparat penegak hukum untuk memproses kasus ini.
Baca: Banyak RS di Jakarta Tumbang, Anies Sebut Banyak Pasien Covid-19 Tak Mendapat Perawatan
Baca: Vaksin Moderna
(TribunnewsWiki.com/Restu)