Kapal terus miring ke kiri, dan Taufik memberanikan diri untuk keluar dari kapal.
Setelah kapal terbalik banyak penumpang yang terapung di laut dalam keadaan yang gelap.
Pemerintah lakukan evaluasi
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali, Gede Wayan Samsigunarta mengatakan, pemerintah melakukan evaluasi atas insiden yang menimpa KMP Yunicee.
"Kita pada posisi sekarang kita tidak mau juga ini berulang sehingga kita evaluasi seperti apa sebetulnya kondisi pemuatan dan kemudian administrasi dan sebagainya.
Ini situasi yang tidak mengenakan buat kita semua dan terjadi artinya cukup dan bukan sesuatu yang biasa. Nah karena itu harus dianggap sebagai sesuatu yang harus diivestigasi kemudian kita akan lihat seperti apa masalahnya," kata dia.
Lebih lanjutnya, Ia mengatakan utamanya pihaknya akan berpikir bagaimana caranya mencegah agar hal ini tidak terjadi lagi.
Ia juga mengatakan apakah nanti pada muatan yang lebih ditata, dan kalau bisa kapal-kapal yang mengangkut barang itu yang memang benar kapal barang.
Dan kejadian ini juga akan diinvestigasi oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
"Kalau Balai Transportasi Darat mereka yang ini kan kebetulan di dua wilayah, jadi di barat itu oleh BPTD Jatim di Timur oleh BPTD Bali. Masing-masing melakukan tugasnyalah untuk melihat seperti apa proses yang terjadi secara internal. Seperti apa kapal ini bergerak sebelumnya bagaimana. Karena kan sebelumnya pasti dari Gilimanuk dia," tambahnya.
Baca: Update Tenggelamnya KMP Yunice di Peraian Gilimanuk: 7 Meninggal Dunia, 11 Belum Ditemukan
Baca: Mobil Avanza Jatuh ke Danau Toba Saat Turun dari KMP Ihan Batam, Berikut Fakta-faktanya
(TribunnewsWiki.com/Restu, TribunJakarta.com)
Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Penumpang KMP Yunicee Lolos Maut: Terapung 30 Menit di Selat Bali, Bersyukur Terlihat Kapal Lewat