TRIBUNNEWSWIKI.COM - Film Nussa yang diproduseri oleh Anggia Kharisma akan ditampilkan di Bucheon International Fantastic Film Festival atau BIFAN 2021.
Hal itu berarti juga jika Nussa akan ditayangkan perdana di sana.
Dengan tampil di BIFAN, Anggia Kharisma juga melihat potensi Nussa untuk dipasarkan secara global.
Kualitas cerita dan animasi yang sudah dikerjakan membuat istri sutradara Angga Dwimas Sasongko ini semakin yakin Nussa bisa mendunia.
"Aku sih excited banget karena di sini yang kita enhanced adalah satu, we make story that matters. Kedua adalah teknologi animasinya sendiri," ucap Anggia.
Tayang bersama Paranoia dan Death Knot
Nussa akan mewakili Indonesia bersama dua film lainnya yakni Paranoia dari Miles Films dan Death Knot karya aktor peran Cornelio Sunny.
"Bersama 2 film Indonesia lain; Paranoia karya Riri Riza dan Death Knot karya Conelio Sunny, #FilmNussa akan mewakili cerita dari Indonesia di BIFAN 2021 Korea Selatan," tulis Angga Dwimas Sasongko, CEO Visinema Pictures.
Film arahan Bony Wirasmono ini akan tampil di kategori Family Zone pada acara BIFAN ke-25 nanti.
Segera hadir di bioskop
Anggia Kharisma masih berharap film animasi Nussa tayang di bioskop-bioskop Indonesia.
Komitmen ini akan terus dijaga sambil menantikan situasi dan kondisi pandemi Covid-19 membaik.
Ibu satu anak ini percaya bahwa akan tiba waktu yang tepat untuk memperkenalkan Nussa kepada masyarakat Indonesia.
"Kita sama-sama hoping for the best aja. The right moment at the right time," katanya.
Baca: FILM - Nussa (2021)
Poster dan trailer baru
Di tengah ketidakpastian tanggal perilisannya, sembari menanti situasi dan kondisi pandemi Covid-19 membaik, Visinema berencana mengeluarkan trailer dan poster baru dari Nussa.
Perilisan trailer dan poster baru ini setidaknya diharapkan tetap membuat hype Nussa terjaga di masyarakat Indonesia.
Sempat dituduh Taliban
Namun di sisi lain, seperti tak bangga dengan karya anak bangsa yang bisa go international, film Nussa dituduh Taliban.