TRIBUNNEWSWIKI.COM – PDIP menentang usulan jabatan presiden tiga periode yang dicetuskan oleh JokPro 2024.
Partai yang dipimpin oleh Megawati Soekarnoputri itu menentang diubahnya lagi amanat reformasi dan UUD 1945 tentang masa jabatan presiden.
PDIP juga menentang wacana Jokowi dan Prabowo sebagai capres dan cawapres pada pemilu 2024.
Menurut ketua MPR dari fraksi PDIP, Ahmad Basarah, wacana jabatan presiden tiga periode jauh dari sikap politik PDI Perjuangan.
Bahkan ia mengungkapkan, di MR pun tidak ada pembahasan soal perumahan masa jabatan Presien.
Ia menegaskan, jika melihat dari subjeknya yakni Jokowi, sudah dikatakan berkali-kali bahwa Jokowi sendiri tidak berpikir untuk menjadi presiden 3 periode.
Baca: Presiden Jokowi Ulang Tahun ke-60, Jubir Sebut Tak Ada Agenda Khusus untuk Merayakannya
Baca: Arief Puyuono Kekeuh Minta Jokowi Jadi Presiden 3 Periode, Ternyata Ini Alasannya
“Kalau kita lihat subjeknya dalam hal ini adalah pak Jokowi sendiri, bolak-balik beliau sudah pernah mengatakan bahwa tidak pernah berpikir untuk bisa menjadi presiden untuk tiga periode,” kata Ahmad Basarah seperti dikutip dari tayangan KompasTV, Minggu (20/6/2021).
Ahmad Basarah juga menyinggung soal pernyataan Jokowi ketika merespon isu jabatan preiden tiga periode.
“Bahkan beliau mengungkapkan ungkapan yang sangat satir begitu, orang yang memunculkan gagasan pak Jokowi tiga periode itu.
Pertama, kata beliau mau cari muka, yang kedua mau menampar muka saya, dan yang ketiga ingin menjerumuskan saya,” kata dia.
Baca: Ahmad Basarah
Baca: Rendy Siregar
Sementara Partai Keadilan Sejahtera (PKS), juga menyatakan tidak setuju adanya perubahan masa jabatan presiden menjadi 3 periode.
Wakil Ketua MPR yang yang juga Anggota Fraksi PKS, Hidayat Nur Wahid mengatakan soal aturan jabatan presiden harus konsisten mengikuti aturan konstitusi.
Partai Demokrat melalui Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra.
Menilai wacana jabatan Presiden yang diubah menjadi 3 periode jika diwujudkan akan berpotensi pada pelemahan demokrasi dan penyalah gunaan kekuasaan.
Sebelumnya, wacana jabatan Presiden 3 periode kembali dimunculkan relawan JokPro 2024 pada syukuran pembentukan relawan JokPro Sabtu (19/6/2021).
Baca: Profil Suhendra Hadikuntono, Penggagas Gerakan Jokowi 3 Periode, Dianggap Cocok Gantikan Moeldoko
Baca: Megawati Sentil Pihak yang Sebut Jokowi Jadi Presiden 3 Periode: yang Ngomong Sebenarnya yang Mau
Kelompok JokPro 2024 mendorong agar Jokowi bisa kembali maju sebagai Capres bersama Prabowo Subianto yang menjadi Cawapres pada Pemilu 2024.
Sejumlah alasan disampaikan soal mendorong Jokowi menjadi presiden 3 periode salah satunya menekan ongkos politik.
Menuerut lembaga Survei Saiful Mujani Research and Consulting merilis survei opini publik nasional soal Amendemen Presidensialisme dan DPD.
Survei juga menampilkan sikap publik terhadap wacana jabatan Presiden 3 periode.
Dalam survei yang melibatkan 1072 responden pada 21 hingga 28 Mei lalu.
Mayopritas responden menghendaki agar jabatan presiden tetap dua periode seperti yang diatur dalam UUD 1945 saat ini.
Simak berita lainnya mengenai presiden 3 periode di sini
(Tribunnewswiki.com/Saradita)