Buron Kelas Kakap Adelin Lis Tertangkap di Singapura, Kejagung Minta Langsung Dibawa ke Indonesia

Kementerian Luar Negeri Singapura pada 16 Juni tidak memberikan izin untuk penjemputan secara langsung.


zoom-inlihat foto
Buronan-kelas-kakak-Indonesia-Adelin-Lis-ditangkap-di-Singapura.jpg
istimewa
Buronan kelas kakap Indonesia, Adelin Lis ditangkap di Singapura.


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Buron Adelin Lis ditangkap di Singapura.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Leonard Eben Ezer menyatakan Adelin Lis tertangkap saat menggunakan paspor palsu atas nama Herndro Leonardi pada Maret ketika memasuki Singapura.

Kejagung bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura tengah bersiaga di Singapura untuk memulangkan buron kelas kakap itu ke Jakarta.

"Jaksa Agung meminta Adelin Lis segera dibawa ke Jakarta. Tim Kejagung di Singapura sudah stand by di sana untuk pemulangan. Dan harus dibawa ke Jakarta, tidak boleh ke tempat lain," kata Leonard dalam keterangannya di Jakarta, dikutip dari Kompas.com pada Rabu (16/6/2021) malam.

Baca: Mengaku Nabi ke-26, Jozeph Paul Zhang Jadi Buronan Polri

Baca: Wanita asal Sragen yang Terjun ke Sungai Bengawan Solo Sudah Ditemukan dengan Selamat

Adelin Lis masuk dalam daftar 50 buronan yang dicari Kejaksaan
Adelin Lis masuk dalam daftar 50 buronan yang dicari Kejaksaan (kejaksaan tinggi sumut)

Adelin Lis merupakan buron sejak 2008.

Bahkan, ia sudah masuk daftar red notice Interpol.

Sejak mendapatkan berita tersebut, kata Leonard, Kejagung langsung bergerak cepat bersama KBRI melobi Pemerintah Singapura agar mendeportasi Adelin Lis yang pernah dua kali melarikan diri.

"Jaksa Agung Burhanuddin menolak keinginan Adelin Lis karena penegakan hukum merupakan kewenangan mutlak Kejaksaan Agung.

Burhanudin memerintahkan KBRI untuk hanya mengizinkan Adelin Lis dideportasi ke Jakarta," kata Leonard.

Baca: Kronologi Wanita asal Sragen Terjun ke Bengawan Solo, Polisi Lakukan Penyelidikan

Baca: Mengenal Virus Corona Varian Delta yang Disebut Lebih Ganas, Ini Gejala dan Cara Penanganannya

KBRI Singapura kini sudah melakukan koordinasi dengan Jaksa Agung Singapura untuk menyampaikan keinginan Jaksa Agung RI.

Data tentang kejahatan yang dilakukan Adelin Lis juga sudah disampaikan kepada Kejakasaan Agung Singapura.

Jaksa Agung Singapura sangat memahami kasus ini, tetapi wewenang untuk repatriasi ada di ICA (Imigrasi Singapura), Kementerian Dalam Negeri (Ministry of Home Affairs) Singapura.

Buronan kelas kakap Indonesia, Adelin Lis ditangkap di Singapura.
Buronan kelas kakap Indonesia, Adelin Lis ditangkap di Singapura. (istimewa)

Leonard menyebutkan KBRI secara resmi sudah menyampaikan keinginan penegak hukum Indonesia agar diizinkan menjemput secara khusus buronan kelas kakap ini.

Namun, pihak Kementerian Luar Negeri Singapura pada 16 Juni tidak memberikan izin untuk penjemputan secara langsung.

Sesuai dengan aturan hukum Singapura, Adelin Lis hanya akan dideportasi dengan menggunakan pesawat komersial.

Bahkan, putra Adelin Lis menyurati Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara agar ayahnya diizinkan untuk pulang sendiri ke Medan dan akan datang ke Kejaksaan Negeri Medan.

Baca: Viral Pemotor Paksa Minta Surat Hasil Swab Petugas Penyekatan, Ini Penjelasan Polda Jatim

Baca: Rizieq Shihab Nilai Sebutan Imam Besar Berlebihan: Tapi Itu Tanda Cinta dari Umat

Adelin Lis bahkan sudah memesan tiket ke Medan untuk penerbangan 18 Juni.

Padahal, saat dijatuhi denda oleh Pengadilan Singapura, Adelin Lis meminta untuk dibayar dua kali karena mengaku mengalami kesulitan keuangan.

Bahkan, selanjutnya Adelin Lis meminta agar bisa ditahan di Lapas Tanjung Gusta.

Karena itu, Kejagung bersama KBRI bernegosiasi dengan otoritas Singapura agar bisa memulangkan Adelin Lis ke Indonesia dengan menjemput langsung.

(Tribunnewswiki.com/Saradita, Kompas.com/Rakhmat Nur Hakim)











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved