11 Anggota DPR dan 35 Staf Positif Covid-19, Gus Muhaimin: meski Sudah Divaksin, Wajib Patuhi Prokes

Gus Muhaimin meminta kepada Kesetjenan DPR agar mengetatkan protokol kesehatan (prokes) di lingkungan Gedung DPR/MPR/DPD.


zoom-inlihat foto
dewan-perwakilan-rakyat-dpr.jpg
Tribun Jakarta
Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). ebanyak 46 orang yang sehari-hari bekerja di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, terpapar Virus Corona (Covid-19). Mereka terdiri dari 11 anggota DPR, 11 tenaga ahli, 7 orang pengamanan dalam dan TV parlemen serta 17 orang PNS.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sebanyak 11 anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dinyatakan positif Covid-19.

Selain itu, ada 11 tenaga ahli, 7 orang pengamanan dalam, dan TV parlemen juga positif Covid-19.

17 PNS yang bekerja di lingkungan DPR RI juga terpapar Covid-19.

Total kasus Covid-19 yang terjadi di lingkungan DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, adalah 49 orang.

Dikutip dari Tribunnews.com, kejadian ini telah dikonfirmasi oleh Wakil Ketua DPR RI Bidang Korkesra Abdul Muhaimin Iskandar.

Sosok yang akrab disapa dengan nama Gus Muhaimin kemudian memberikan keterangannya.

Baca: Kasus Covid-19 di Jakarta Naik 50 Persen, Anies Baswedan: Ibu Kota Perlu Perhatian Ekstra

Baca: Kasus Covid-19 di Ibu Kota Melonjak Lagi, Kapolda Metro Jaya: Jakarta Sedang Tidak Baik-Baik Saja

Seorang pekerja medis Mesir memberikan dosis vaksin Oxford-AstraZeneca Covid-19 (Covishield) pada 4 Maret 2021 di Kairo pada hari pertama vaksinasi di Mesir.
Seorang pekerja medis Mesir memberikan dosis vaksin Oxford-AstraZeneca Covid-19 (Covishield) pada 4 Maret 2021 di Kairo pada hari pertama vaksinasi di Mesir. (Khaled DESOUKI / AFP)

Gus Muhaimin meminta kepada Kesetjenan DPR agar mengetatkan protokol kesehatan (prokes) di lingkungan Gedung DPR/MPR/DPD.

“Pihak Kesetjenan DPR harus memperketat protokol kesehatan di lingkungan Parlemen,” kata Gus Muhaimin kepada wartawan, Jumat (18/6/2021).

Ketua Tim Pengawas Pelaksanaan Penanganan Bencana Pandemi Covid-19 DPR RI itu menyampaikan agar rapat kerja DPR dengan Pemerintah agar dilakukan secara virtual.

“Yang di ruangan cukup 25 persen saja. Sisanya rapat dilakukan secara virtual. Rapat virtual tidak mengurangi esensi dari rapat itu sendiri,” tambahnya.

Selain itu, Gus Muhaimin menginstruksikan kepada Kesetjenan agar melakukan tes swab dan melakukan tracking dan tracing, terutama pada pihak-pihak yang berhubungan dengan anggota yang terkonfirmasi positif Covid-19.

"Semua yang berhubungan dengan anggota yang terkonfirmasi positif harus di-swab, termasuk ASN dan OB,” katanya.

Gus Muhaimin kemudian berpesan kepada seluruh anggota DPR dan Kesetjenan, termasuk tenaga ahli agar selalu mentaati protokol kesehatan.

“Meski sudah divaksin, kita tetap mematuhi prokes, sehingga tak tertular virus covid,” katanya.

Covid-19 di DKI Jakarta melonjak 4.144 kasus dalam sehari

Penampakan virus corona penyebab SARS.
Penampakan virus corona penyebab SARS. (Wikimedia Commons)

Kamis, (17/6/2021), DKI Jakarta mencatat lebih dari 4.000 kasus positif Covid-19 dalam sehari.

Beberapa hari belakangan, DKI Jakarta sudah mencatat angka kasus positif pada kisaran 1.000—2.000 kasus per harinya.

Namun, per Kamis kemarin, angka tersebut melonjak hingga mencapai 4.144 kasus.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia memaparkan,berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, setelah dilakukan tes PCR pada 16.499, hasilnya 4.144 positif dan 12.355 negatif.

“Jika kita kilas balik, kasus hari ini mendekati angka tertinggi yang pernah terjadi pada 7 Februari 2021, yang mana mencapai 4.213 kasus dalam sehari," kata Dwi seperti yang diwartakan Kompas TV.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved