Informasi Awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Badan Siber dan Sandi Negara melestarikan nilai-nilai sejarah perjuangan insan persandian sebagai bagian integral perjuangan kemerdekaan Indonesia dalam bentuk museum.
Museum yang kemudian diberi nama Museum Sandi tersebut digunakan sebagai media penanaman nilai patriotisme dan nilai kejuangan kepada generasi muda.
Museum Sandi dibangun atas prakarsa bersama antara Kepala Lembaga Sandi Negara RI, Mayjen TNI Nachrowi Ramli dengan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, pada tahun 2006.
Oleh Kepala Lembaga Sandi Negara, Mayjen TNI Nachrowi Ramli, gagasan tersebut disambut baik dan segera ditindaklanjuti dengan membentuk sebuah tim Pengisian Koleksi Persandian di Museum Perjuangan Yogyakarta, yang kemudian berkembang dan dikenal dengan nama Tim Museum Sandi.
Tim Museum Sandi kemudian segera melaksanakan tugasnya yang dimulai dari pertengahan tahun 2006, beriringan dengan rencana pembangunan Monumen Sandi di Dukuh, Kulonprogo, Yogyakarta.
Akan tetapi, kegiatan pembangunan Museum Sandi sempat mengalami kendala yang disebabkan oleh musibah gempa bumi yang melanda Propinsi DIY pada tanggal 27 Mei 2006.
Gempa bumi tersebut telah mengakibatkan kerusakan fisik yang cukup berat pada Museum Perjuangan Yogyakarta.
Akhirnya, berkat komitmen dan dukungan dari berbagai pihak, Museum Perjuangan dapat direnovasi kembali. Puncaknya pada tanggal 29 Juli 2008.
Namun dengan berkembangnya koleksi dan fasilitas, Museum Sandi dipindahkan ke daerah Kotabaru Yogyakarta dan dibuka secara resmi oleh Kepala Lembaga Sandi Negara RI Mayor Jenderal TNI. Dr. Djoko Setiadi, M.Si. bersama dengan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY yaitu Sri Sultan Hamengku Buwono X dan KGPAA Paku Alam IX pada hari 29 Januari 2014. (1)
Tugas dan Fungsi #
Museum Sandi mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan museum dan edukasi budaya keamanan informasi.
Dalam melaksanakan tugas tersebut Museum Sandi menyelenggarakan fungsi di antaranya
- pengkajian koleksi museum;
- pelaksanaan pendaftaran, inventarisasi, dan dokumentasi koleksi museum;
- pemberian rekomendasi penetapan koleksi museum;
- pelaksanaan pelindungan dan perawatan koleksi museum;
- pelaksanaan penyajian dan publikasi koleksi museum;
- pengelolaan perpustakaan museum sandi
- pelaksanaan layanan edukasi koleksi museum dan budaya keamanan informasi;
- pelaksanaan urusan kepegawaian, keuangan, hubungan masyarakat, kerja sama, perlengkapan, kearsipan, dan kerumahtanggaan; dan pelaksanaan tugas lain yang ditetapkan oleh Kepala Badan Siber dan Sandi Negara sesuai dengan bidang tugasnya.
Baca: Museum Geologi Bandung
Baca: Museum Sri Baduga
Koleksi dan Fasilitas #
Realia mesin sandi buatan dalam dan luar negeri
Replika alat persandian masa Yunani kuno, Mesir kuno, dan Persia
Diorama pembentukan dinas kode
Maket Rumah Sandi Dukuh
Realia meja dan kursi Kamar Sandi Dukuh, Samigaluh, Kulonprogo
Replika sepeda kurir sandi
Replika buku kode, Surat Keputusan Presiden, dan dokumen lainnya
Peta komunikasi sandi dan denah kotabaru pada masa Hindia-Belanda
Foto para Kepala BSSN dan foto para perintis Dinas Kode
Miniatur Monumen Sanapati
Perpustakaan
Aula
Ruang Komunitas
Laboratorium
Taman dan Gazebo
Guest House
Musala
Toilet
Free WiFi (2)
Lokasi #
Museum Sandi terletak di Jl. Faridan M Noto No.21, Kotabaru, Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Tempat ini buka setiap hari Senin sampai Jumat buka mulai pukul 08.30 sampai dengan16.00 WIB, sementara di hari Sabtu dan Minggu buka pukul 09.00-12.00 WIB.
Museum ini tutp pada hari besar keagamaan dan hari libur nasional.
Tidak dipungut biaya untuk masuk ke museum ini. (3)
(TribunnewsWiki.com/Niken Aninsi)
| Alamat | Jl. Faridan M Noto No.21, Kotabaru, Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta |
|---|
| Lokasi | Kotabaru, Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta |
|---|
| Google Map | https://g.page/museumsandiina?share |
|---|
Sumber :
1. bssn.go.id
2. id.wikipedia.org
3. raskita.com