Kanker Testis

Kanker testis adalah tumor ganas yang tumbuh di testis atau buah zakar


zoom-inlihat foto
Kanker-Testis-1.jpg
klikdokter.com
Ilustrasi kanker testis

Kanker testis adalah tumor ganas yang tumbuh di testis atau buah zakar




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kanker testis adalah tumor ganas yang tumbuh di testis atau buah zakar. 

Kanker testis biasanya ditandai dengan benjolan yang disertai nyeri pada salah satu testis.

Testis adalah organ reproduksi pria yang berada di dalam skrotum atau kantong testis. 

Organ ini berfungsi memproduksi sperma dan hormon testosteron yang berperan penting dalam perkembangan dan fungsi seksual pria.

Kanker testis termasuk jenis kanker yang cukup langka. 

Kondisi ini paling sering terjadi pada pria usia 15–49 tahun. (1)

Ilustrasi kanker testis
Ilustrasi kanker testis (sehatq.com)

Baca: Kanker Lidah

Kanker testis terbagi ke dalam beberapa jenis.

Pembagian ini berdasarkan jenis sel di mana kanker testis bermula.

Jenis yang paling sering terjadi adalah kanker testis sel nutfah (germ cell).

Sel nutfah merupakan jenis sel yang digunakan oleh tubuh untuk membentuk sperma.

Kanker testis sel nutfah dibagi lagi menjadi 2, yaitu seminoma dan nonseminoma.

Jenis seminoma berkembang lebih lambat dari pada jenis nonseminoma.

Selain kanker testis sel nutfah, ada jenis kanker testis lain yang jarang terjadi, yaitu tumor sel leydig dan tumor sel sertoli.

Kedua jenis kanker testis ini hanya terjadi pada 1–3 persen dari keseluruhan kasus kanker testis. (2)

Baca: Dismenore


Kanker testis terjadi ketika sel-sel di dalam testis tumbuh tidak normal dan tidak terkendali.

Tidak diketahui penyebab pasti kondisi ini, tetapi ada beberapa faktor yang diduga dapat meningkatkan risiko seseorang terserang kanker testis, yaitu:

1. Menderita kriptorkismus, yaitu kondisi testis yang tidak turun.

2. Menderita kelainan perkembangan testis, misalnya akibat sindrom klinefelter.

3. Pernah menderita kanker testis sebelumnya.

4. Memiliki keluarga dengan riwayat kanker testis.

5. Menderita HIV/AIDS.

6. Berusia 15–49 tahun. (3)

Ilustrasi kanker testis
Ilustrasi kanker testis (SHUTTERSTOCK)

Baca: Disleksia (Dyslexia)

Kanker testis biasanya hanya tumbuh di satu testis.

Gejala yang paling sering terjadi adalah munculnya benjolan atau pembengkakan di testis.

Benjolan tersebut bisa sebesar kacang atau lebih besar.

Selain itu, ada beberapa gejala lain yang muncul akibat kanker testis, di antaranya:

1. Nyeri di testis atau skrotum.

2. Penimbunan cairan di skrotum.

3. Rasa berat atau tidak nyaman di skrotum.

4. Sakit atau pegal di area perut dan selangkangan

5. Perbedaan ukuran dan bentuk dari kedua sisi kantong skrotum.

Jika tidak segera ditangani, kanker testis bisa menyebar (metastasis) ke organ tubuh lain.

Kondisi tersebut dapat memunculkan sejumlah gejala sesuai dengan tempat penyebaran sel-sel kanker, seperti:

- Batuk terus-menerus.

- Batuk berdarah.

- Muncul benjolan atau pembengkakan di leher.

- Sakit punggung bawah.

- Sesak napas.

- Pembengkakan dan pembesaran payudara. (4)

Baca: Hernia Inguinalis


Dokter akan menanyakan gejala yang dialami pasien, lalu melakukan pemeriksaan fisik untuk melihat benjolan pada testis pasien.

Setelah itu, untuk memastikan apakah benjolan tersebut kanker atau bukan, dokter akan melakukan pemeriksaan penunjang di bawah ini:

1. USG skrotum, untuk melihat apakah jenis benjolan yang ada di testis.

2. Tes darah, untuk mengukur kadar tumor marker (penanda tumor) yang ada di dalam darah, seperti hormon AFP (alpha feto-protein), HCG (human chorionic gonadotrophin), dan LDH (lactate dehydrogenate).

Jika benjolan yang muncul diduga bersifat kanker, dokter akan melakukan biopsi testis, yaitu pengambilan sampel jaringan testis untuk melihat jenis sel-sel yang tumbuh.

Melalui pemeriksaan ini, dokter dapat mengetahui jenis kanker testis yang dialami pasien dan menentukan pengobatan yang tepat.

Berbeda dengan biopsi pada kanker lain, biopsi kanker testis biasanya dilakukan bersamaan dengan operasi pengangkatan seluruh bagian testis yang terserang kanker.

Tindakan ini disebut orkiektomi.

Tujuannya adalah untuk mencegah penyebaran sel kanker.

Selanjutnya, dokter akan melakukan pemindaian dengan rontgen, CT scan, atau MRI untuk menentukan stadium atau tingkat penyebaran kanker.

Penentuan stadium ini penting agar pasien mendapat pengobatan yang akurat. (5)

Baca: Sifilis


Pengobatan kanker testis tergantung pada jenis dan stadium kanker yang dialami pasien.

Metode pengobatannya meliputi:

1. Orkiektomi

Orkiektomi adalah operasi pengangkatan testis yang terkena kanker.

Operasi ini adalah pilihan pertama untuk mengatasi semua jenis dan stadium kanker testis.

2. Pengangkatan kelenjar getah bening

Pengangkatan kelenjar getah bening dilakukan pada kanker testis yang sudah menyebar ke kelenjar getah bening di area perut.

3. Radioterapi

Terapi radiasi bertujuan untuk menghancurkan sel-sel kanker dengan menggunakan sinar radiasi tinggi.

Radioterapi biasanya dilakukan setelah orkiektomi pada kanker testis jenis seminoma, terutama yang telah menyebar ke kelenjar getah bening.

4. Kemoterapi

Pada kemoterapi, dokter akan memberikan obat antikanker untuk membunuh sel-sel kanker.

Kemoterapi bisa dilakukan sebagai terapi untuk menghentikan pertumbuhan sel kanker, juga sebagai terapi sebelum dan setelah dilakukan operasi pengangkatan benjolan dan kelenjar getah bening.

5. Terapi pengganti hormon testosteron

Pengangkatan testis dapat memengaruhi produksi hormon testosteron.

Untuk mengatasinya, pasien akan diberikan terapi pengganti hormon berupa hormon testosteron sintetis. (6)

Ilustrasi kanker testis
Ilustrasi kanker testis (halodoc)

Baca: Hernia

 

  • Cara Mencegah


Banyak pria dengan kanker testis tidak memiliki faktor risiko yang diketahui.

Selain itu, banyak dari faktor risiko yang diketahui tidak dapat diubah.

Karena alasan ini, sebagian besar kasus kanker testis tidak mungkin dicegah.

Beberapa dokter merekomendasikan pemeriksaan mandiri testis secara teratur untuk mengidentifikasi kanker testis pada tahap paling awal.

Tapi, tidak semua dokter setuju akan hal tersebut.

Meski demikian, lebih baik segera memeriksakan diri ke dokter jika mencurigai adanya gejala kanker testis. (7)

(TribunnewsWiki.com/Bangkit N)



Nama Penyakit Kanker Testis
Menyerang Buah Zakar
Gejala Nyeri di testis atau skrotum
Penimbunan cairan di skrotum
Rasa berat atau tidak nyaman di skrotum
Sakit atau pegal di area perut dan selangkangan
Perbedaan ukuran dan bentuk dari kedua sisi kantong skrotum


Sumber :


1. www.alodokter.com
2. health.kompas.com


Baca Juga






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved