Body Shaming

Body shaming ialah perkataan dari seseorang yang menyinggung bentuk tubuh orang lain.


zoom-inlihat foto
1-Body-Shaming.jpg
Shutterstock
Ilustrasi body shaming

Body shaming ialah perkataan dari seseorang yang menyinggung bentuk tubuh orang lain.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Body shaming merupakan perilaku seseorang yang mengomentari ataupun menjelek-jelekkan penampilan fisik orang lain.

Body shaming dapat dikategorikan ke dalam perilaku bullying.

Terkadang body shaming yang dilontarkan seseorang disertai dengan candaan.

Meski begitu, body shaming yang dilakukan seseorang dapat memberikan dampak buruk bagi orang yang menerimanya.

Body shaming pun dapat terjadi secara langsung ataupun tidak langsung, misalnya di media sosial.

Perilaku ini juga bisa terjadi pada kalangan mana pun, pria maupun wanita, anak-anak maupun orang dewasa.

Bahkan, body shaming juga bisa terjadi dalam hubungan percintaan, keluarga, atau lingkar pertemanan. (1)

Body shaming merupakan tindakan yang masuk dalam kategori bullying
Body shaming merupakan tindakan yang masuk dalam kategori bullying (pixabay.com)

Baca: Dislokasi

Baca: Insecure

  • Ciri-Ciri Pelaku


Berikut ciri-ciri seseorang yang melakukan body shaming:

- Merasa lebih baik daripada orang-orang yang obesitas atau memiliki kelebihan berat badan.

- Sering mencela dan mengomentari bentuk tubuh orang gemuk dan berlindung di balik kata “bercanda” untuk menetralkan perilaku negatifnya.

- Menggunakan bentuk tubuh orang lain sebagai usaha untuk terlihat lucu di depan orang lain.

- Membiarkan orang lain memberikan celaan atau komentar negatif seputar bentuk tubuh seseorang.

- Melihat badan langsing atau ideal sebagai bukti kesuksesan, keberhasilan mengontrol diri, dan ukuran kebahagiaan.

Ilustrasi body shaming
Ilustrasi body shaming (Shutterstock)

Baca: Diare

Baca: Disleksia (Dyslexia)

- Menghakimi keputusan orang lain soal pilihan yang diambil untuk tubuhnya.

- Menilai orang lain berdasarkan ukuran tubuhnya.

- Memandang rendah orang lain yang bentuk atau ukuran tubuhnya tidak sesuai dengan standar diri sendiri. (2)

  • Penyebab


Body shaming dapat disebabkan karena adanya suatu standar tertentu yang berkembang luas di masyarakat, seperti cantik itu harus putih, tinggi, dan langsing.

Namun, ada penyebab lain dari body shaming, misalnya

- kurangnya rasa toleransi terhadap perbedaan;

- kurangnya kemampuan interpersonal dan intrapersonal;

- mencari perhatian dan pembenaran;

- tidak dapat memilih hal yang boleh dikomentari dan yang tidak boleh. (3)

  • Bahaya


Banyak alasan digunakan untuk menetralkan perilaku body shaming. Seringkali, perkataan-perkataan menyakitkan itu disebut "hanya bercanda".

Tentu, hal tersebut tidaklah benar.

Sebab, perilaku yang dibilang bercanda in, bisa membahayakan orang yang menerimanya, baik secara fisik maupun psikologis.

Berikut beberapa bahaya dari body shaming:

1. Menurunkan rasa percaya diri korban

Korban body shaming rentan mengalami rasa rendah diri dan marah kepada dirinya sendiri.

Mereka seolah terdoktrinasi oleh perkataan orang lain sehingga cenderung selalu melihat bentuk fisiknya dari sisi yang negatif.

Hal ini juga meningkatkan gangguan psikologis pada korbannya.

2. Meningkatkan risiko obsesitas

Orang gemuk yang menjadi korban olok-olok, seringkali mengalami peningkatan berat badan yang signifikan.

Studi lain menunjukkan 6.157 peserta nonobesitas yang mengalami diskriminasi karena bentuk tubuhnya, 2,5 kali lebih rentan mengalami obesitas di tahun-tahun mendatang.

Body shaming kepada orang gemuk juga meningkatkan risiko binge eating disorder pada korbannya.

3. Meningkatkan risiko bunuh diri

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, korban mudah mengalami masalah psikologi seperti depresi.

Meski tidak ada hubungan langsung antara body shaming dengan bunuh diri, depresi yang ditimbulkan olehnya tentu berkaitan.

Depresi merupakan salah satu penyebab utama seseorang bunuh diri.

  • Cara Menghentikan


Jika seseorang melakukan body shaming kepada Anda, ada beberapa cara untuk menghentikan hal tersebut.

1. Mengganti topik

Hal paling sederhana yang dapat dilakukan adalah dengan mengganti topik pembicaraan. Bila seseorang mengkritik penampilanmu, segera ganti topik pembicaraan.

Contohnya, Anda dapat mengganti arah pembicaraan dengan bertanya mengenai kabarnya.

2. Menyatakan bahwa Anda memiliki cara sendiri

Orang-orang memang sering merasa bahwa mereka memiliki cara yang paling benar.

Namun, Anda dapat memberitahukannya bahwa Anda juga memiliki cara untuk menjaga bentuk tubuh dan kesehatan.

Misalnya, jika seseorang terlalu menekankan bahwa Anda perlu mencoba diet tertentu, Anda dapat menegaskan bahwa bisa menjaga kesehatan diri dengan pola makan yang sehat tanpa diet khusus tertentu.

3. Menyatakan perasaan secara jujur

Saat seseorang memberikan kritikan kepada tubuh Anda, Anda bisa secara langsung menyatakan bahwa komentar yang diberikan menyakiti hati dan berharap mereka tidak pernah memberikan kritikan seperti itu lagi.

4. Lawan dengan hasil penelitian

Jika seseorang memberikan kritikan terhadap cara Anda menjaga kesehatan atau bentuk tubuh Anda, Anda dapat membalasnya dengan riset atau fakta yang sudah terverifikasi.

Contohnya, Anda dapat menjawab bahwa menurut penelitian seseorang yang menghentikan asupan makanannya secara ekstrim justru berpotensi mengalami keinginan makan yang lebih besar nantinya.

Body shaming adalah perilaku buruk yang dapat menyakiti dan berisiko menyebabkan orang lain bunuh diri.

Oleh karena itu, perilaku ini wajib dihentikan.

Baik secara langsung ataupun tidak, hindari terlibat dalam obrolan yang mencela fisik orang lain. (4)

(TribunnewsWiki.com/Puan)

Baca lengkap soal overthinking di sini

 



Nama Body shaming
Penyebab Kurangnya rasa toleransi
   


Sumber :


1. www.alodokter.com
2. lifestyle.kompas.com
3. www.klikdokter.com
4. lifestyle.kompas.com






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved