Dituntut 6 Tahun Penjara, Rizieq Shihab Bandingkan Perkaranya dengan Kasus Ahok

Rizieq Shihab menyebut dalam pledoi bahwa perkara yang menjeratnya bukan murni kasus hukum. Namun hanya sebagai balas dendam politik


zoom-inlihat foto
Rizieq-shihab-dan-hanf-alatas-dalam-sidang-lanjutan-perkara-hasil-swab-tes-palsu-RS-UMMI.jpg
Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra
Muhammad Rizieq Shihab (kanan) dan Hanif Alatas (kiri), dalam sidang lanjutan perkara hasil swab tes palsu RS UMMI, beragendakan tuntutan dari jaksa penuntut umum (JPU), Kamis (3/6/2021).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Eks Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab keberatan terhadap tuntutan terhadap dirinya atas perkara hasil swab tes palsu di Rumah Sakit UMMI dengan membandingkan kasus penyiraman air keras ke mata penyidik senior KPK Novel Baswedan.

Ia juga membandingkan tuntutan yang diberikan kepada Eks Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam kasus penistaan agama.

Rizieq Shihab membacakan pledoi atau nota pembelaan atas tuntutan jaksa terkait perkara tersebut di ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur.

Ia bahkan menyebut jaksa telah menyalahgunakan wewenang lantaran menuntut dirinya dengan hukuman penjara 6 tahun.

Menurutnya, tuntutan itu jauh lebih berat dibandingkan perkara penyiraman air keras yang membuat salah satu mata Novel Baswedan buta permanen.

"Bagi JPU bahwa kasus pelanggaran protokol kesehatan bukan hanya kejahatan biasa tapi kejahatan luar biasa sehingga jauh lebih jahat dan lebih berat dari kasus penyiraman air keras tehadap petugas negara dan Penyidik KPK Novel Baswedan," kata Rizieq dalam persidangan, Kamis (10/6/2021).

Rizieq Shihab menyebut terdakwa kasus Novel Baswedan hanya dituntut 1 tahun penjara.

Selanjutnya, Rizieq Shihab juga membandingkan perkaranya dengan kasus penistaan agama atas Ahok.

Rizieq menilai ucapan Ahok telah membuat gaduh seluruh Indonesia.

Hanya saja, tuntutan yang diberikan kepada Ahok kala itu hanya pidana percobaan 2 tahun penjara.





Halaman
1234
Penulis: Putradi Pamungkas






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved