Museum PETA (Pembela Tanah Air)

Museum PETA didirikan untuk memberikan penghargaan kepada mantan tentara PETA atas kontribusinya dalam pendirian bangsa dan negara Indonesia.


zoom-inlihat foto
Museum-PETA-di-Jalan-Sudirman-Kota-Bogor.jpg
TribunnewBogor.com
Museum PETA di Jalan Sudirman, Kota Bogor.

Museum PETA didirikan untuk memberikan penghargaan kepada mantan tentara PETA atas kontribusinya dalam pendirian bangsa dan negara Indonesia.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Museum Pembela Tanah Air atau Museum PETA adalah museum yang didirikan untuk memberikan penghargaan kepada mantan tentara PETA atas kontribusinya dalam pendirian bangsa dan negara Indonesia.

Selain itu, museum yang berlokasi di Bogor ini juga didirikan untuk memberi gambaran perjuangan kemerdekaan Indonesia dan persiapan dalam mengisi kemerdekaan.

Gedung yang difungsikan sebagai museum ini dibangun pada tahun 1745 oleh tentara Knil dengan gaya bangunan Eropa (Inggris).

Pembangunan tersebut menghabiskan waktu selama kurang lebih 2 tahun dan diresmikan oleh Presiden RI Soeharto pada tanggal 18 Desember 1995.

Saat memasuki museum ini, pengunjung akan disambut dengan patung Jendral Sudirman di sisi kanan, sedangkan pada sisi kiri akan terlihat sebuah Tank.

Patung Jendral Sudirman tersebut diresmikan pada tanggal 9 Agustus 2010.

Sekaligus bertepatan dengan diserahkannya Monumen dan Museum PETA oleh yayasan PETA Bogor kepada pemerintah dan selanjutnya pengelolaan diserahkan kepada TNI Angkatan Darat.

Koleksi di Museum PETA, Jalan Jenderal Sudirman, Bogor Tengah, Kota Bogor
Koleksi di Museum PETA, Jalan Jenderal Sudirman, Bogor Tengah, Kota Bogor (TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika)

Baca: Pembela Tanah Air (PETA)

Baca: 17 AGUSTUS - Seri Sejarah Nasional: Tentara Keselamatan Rakyat (TKR)

 

  • Sejarah


Museum Pembela Tanah Air dibentuk atas prakarsa YAPETA atau Yayasan Pembela Tanah Air.

Tujuan pembangunan museum ini yaitu untuk memberikan penghargaan kepada mantan Tentara PETA serta kontribusinya terhadap pendirian bangsa dan negara Indonesia.

Selain itu, juga museum ini dapat memberikan gambara perjuangan Kemerdekaan Indonesia serta persiapan dalam mengisi Kemerdekaan tersebut.

Rancangan pendirian museum PETA ini dimulai pada tanggal 14 November 1993 dengan peletakan batu pertamanya oleh Umar Wirahadikusumah yang merupakan Wakil Presiden Republik Indonesia pada masa itu, sekaligus sesepuh YAPETA.

Dibutuhkan waktu sekitar 2 tahun untuk menyelesaikan pembangunan museum ini.

Kemudian gedung ini diresmikan sebagai Museum PETA pada tanggal 18 Desember 1995 oleh Presiden RI ke II yaitu H. M. Soeharto, sekaligus sebagai Perwira PETA Angkatan I.

Senjata di Museum PETA, Senin (22/10/2018).
Senjata di Museum PETA, Senin (22/10/2018). (TribunnewsBogor.com/Sachril Agustin Berutu)

  • Koleksi


Koleksi yang tersedia di Museum PETA terdiri dari relief atau monumen (menceritakan awal terbentuknya tentara PETA dan terjadinya pertempuran tentara PETA melawan penjajah), patung, perlengkapan perang, meriam dan senjata lainnya.

Monumen yang ada di museum ini berupa patung Soedirman dan Supriyadi.

Museum PETA juga memiliki 14 diorama yang menceritakan tentang peristiwa pembentukan tentara PETA dan beberapa kontribusinya dalam proses pergerakan kebangsaan untuk mencapai kemerdekaan. Berikut 14 diorama tersebut:

• Diorama 1: Kesepakatan tokoh-tokoh Bangsa Indonesia untuk mengupayakan berdirinya tentara PETA (1943)

• Diorama 2: Kegiatan latihan di Pusat Pendidikan Perwira Pembela Tanah Air Bogor (1943)

• Diorama 3: Pembentukan batalyon-batalyon PETA di daerah Jawa, Madura dan Bali (1944)

• Diorama 4: Pemberontakan PETA di Blitar (14 Februari 1945)

• Diorama 5: Tipu muslihat Katagiri Butaicho (Jepang) terhadap Syodancho Muradi (15 Februari 1945)

• Diorama 6: Peristiwa 16 Agustus 1945 di kompi Pembela Tanah Air (PETA) Rengasdengklok

• Diorama 7: Proklamasi kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945 di Jalan Pegangsaan Timur 56, Jakarta

• Diorama 8: Badan Keamanan Rakyat (BKR) cikal bakal TNI (22 Agustus 1945)

• Diorama 9: Peristiwa rapat raksasa 19 September 1945 di lapangan IKADA, Jakarta

• Diorama 10: Peristiwa serbuan Osha Butai Kota Baru oleh Pasukan BKR Yogyakarta (Oktober 1945)

• Diorama 11: BKR Malang merintis matra kedirgantaraan dalam pembentukan kekuatan bersenjata Indonesia (Oktober 1945)

• Diorama 12: Pemindahan markas angkatan darat Jepang di Jawa Timur ke tangan Bangsa Indonesia (Oktober 1945)

• Diorama 13: Ambarawa dan lahirnya hari infantri TNI-AD (Angkatan Darat) (15 Desember 1945)

• Diorama 14: Pemilihan panglima besar Tentara Keamanan Rakyat (12 November 1945)

Baca: Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD)

Baca: 17 AGUSTUS - Seri Sejarah Nasional: Badan Keamanan Rakyat (BKR)

(TribunnewsWiki.com/Septiarani)



Alamat Jl. Jend. Sudirman No.35, RT.01/RW.05, Pabaton, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat 16121
Didirikan 1993
Peresmian 1995
Diresmikan Presiden Soeharto
Tujuan Pendirian Penghargaan untuk Tentara PETA


Sumber :


1. www.tempatwisata.pro
2. id.wikipedia.org








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Lowongan Kerja Pertamina Group untuk

    Ada tiga posisi dibuka pada lowongan kerja Pertamina
Tribun JualBeli
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved