Informasi Awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Museum Katedral adalah museum yang memiliki koleksi benda umat Katolik yang menjelaskan sejarah dan perkembangan agama Katolik di Nusantara.
Museum ini diresmikan pada tanggal 28 April 1991 oleh Mgr Julius Darmaatmaja.
Pembuatan museum Katedral diprakarsai oleh pastor kepala Katedral pada waktu itu, yaitu Peter Rudolf Kurris.
Hal ini berawal dari rasa cinta Kurris terhadap sejarah dan benda-benda bersejarah.
Museum Katedral ini berada di ruang balkon Katedral.
Yang menarik, di museum ini, pengunjung akan menemukan karya Romo Reksaatmadja pada era 1930-an yaitu berupa ukiran patung Bunda Maria berkonde.
Patung ini memiliki makna Bunda Maria adalah cerminan budaya Indonesia sebagai salah satu pencetus kesenian Katolik.
Ada pula lukisan dari batang pohon karya Kusni Kadut, seorang penjahat kelas kakap yang dihukum mati pada tahun 1980. (1)
Sejarah #
Awalnya, museum tersebut terletak di bangunan utama gereja.
Museum berada di lantai mezanine, yang juga kerap dijadikan lokasi untuk pelaksanaan misa saat malam Natal.
Namun, dari waktu ke waktu, agenda ibadah di Gereja Katedral semakin padat.
Bahkan tak jarang, Katedral juga difungsikan sebagai lokasi pemberkatan pernikahan.
Kemudian, letak museum itu dipindahkan pada 22 Agustus 2017. Saat itu bertepatan dengan perayaan 20 tahun tahbisan episkopal Uskup Monsinyur (Mgr) Ignatius Suharyo.
Lalu pada 14 November 2018 setelah renovasi interior museum, dilakukan penandatangan prasasti oleh Uskup Mgr. Ignatius Suharyo.
Kini Museum Katedral berada di dekat Gua Maria, persis di samping gereja. (2)
Baca: Museum Tuanku Imam Bonjol
Baca: Museum Asmat
Koleksi #
Sebuah ruangan di Museum Katedral memajang dua buku yang terbuka.
Masing-masing buku itu dipajang dalam kotak kaca yang bersebelahan.
Lembar kertas itu tampak usang, tertera tulisan yang hurufnya sudah memudar.
Dua buku itu bisa dikatakan salah satu dokumen pelayanan pertama Gereja Katedral di Batavia, "Buku baptis dan catatan pernikahan pertama ketika misionaris Katolik masuk ke Batavia," kata Ketua Museum Katedral Susyana Suwadie kepada Tempo, Kamis, 12 Desember 2019.
Buku baptis dan buku catatan pernikahan itu dipajang dalam ruangan yang dinamai Zona Koleksi Katedral.
Ruangan itu berada di lantai dasar Museum Katedral.
Sebuah keterangan yang tertera menjelaskan sebagian isi buku baptis itu.
Pada 1808 mula ada pembaptisan di Batavia, yang dilakukan oleh Pastor Jacobus Nelissen.
Pembaptisan tersebut sebelum gereja Katedral berdiri, saat pusat kegiatan ibadah masih berlangsung di rumah bambu.
Kemudian ada pula buku catatan pernikahan pertama pada tahun 1808.
Buku catatan pernikahan itu menerangkan pernikahan pertama umat Katolik masa itu di Batavia.
Nama yang tertera Petrus Joannes Joestersans dan Maria Elizabet Thijsjens sebagai pasangan pengantin pertama tercatat dalam buku tersebut.
Pemberkatan pernikahan itu oleh Pastor Jacobus Nelissen.
Dua orang pemimpin keumatan Katolik Jacobus Nelissen dan Lambertus Prinsen datang dari Belanda ke Batavia pada 1808.
Musabab kedatangan dua pastor itu ketika adanya persetujuan untuk mendirikan Prefektur Apostolik Hindia Belanda. Dan yang diangkat menjadi Prefek Apostolik adalah Jacobus Nelissen. (3)
Lokasi #
Gereja Katedral berada di Jl. Katedral, Ps. Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Museum bisa dikunjungi setiap hari hari Selasa-Sabtu dan Sabtu mulai pukul 10.00-16.00 WIB serta Minggu mulai pukul 12.00-16.00 WIB.
Museum ini tutup pada hari senin.
(TribunnewsWiki.com/Niken Aninsi)
| Alamat | Jl. Katedral, Ps. Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta |
|---|
| Lokasi | Kawasan Gereja Katedral Jakarta, Jakarta Pusat |
|---|
| Google Map | https://goo.gl/maps/fzQhGcRg3zyfJ2DLA |
|---|
| Telpon | +62213457746 |
|---|
| website | katedraljakarta.or.id |
|---|
Sumber :
1. jakarta-tourism.go.id
2. travel.kompas.com
3. travel.tempo.co