Informasi Awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Punthuk Setumbu adalah sebuah tempat wisata bukit yang berada di Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah.
Punthuk Setumbu berasal dari kata dalam bahasa Jawa, yaitu punthuk yang artinya adalah gundukan atau perbukitan.
Lalu setumbu sendiri artinya tumbu atau lebih tepatnya adalah tempat nasi yang terbuat dari anyaman.
Jadi nama Punthuk Setumbu memiliki arti sebuah bukit yang berbentuk seperti tempat nasi yang terbuat dari anyaman.
Kawasan ini berada di Perbukitan Menoreh.
Baca: Semarang Contemporary Art Gallery
Objek wisata ini langsung terkenal setelah digunakan untuk syuting film Ada Apa dengan Cinta (AADC) 2 tahun 2016.
Bukit ini berada pada ketinggian 400 meter di atas permukaan laut sehingga membuat tempat ini mempunyai udara sejuk dan teduh. (1)
Sejarah #
Sebelum menjadi kawasan yang indah dan dikunjungi banyak pengunjung, tempat ini adalah ladang penduduk yang kondisinya kurang baik.
Namun, pada saat itu datanglah seorang fotografer yang sedang mencari titik spot yang menarik.
Akhirnya, ia pun memotret pemandangan yang mempesona dan diunggah di media sosial.
Baca: Gedung Mohammad Hoesni Thamrin
Banyak orang yang melihat dan terpesona dengan tempat ini.
Bisa dikatakan, Punthuk Setumbu adalah salah satu tempat wisata yang naik daun dengan bantuan media sosial.
Kemudian objek wisata ini semakin populer setelah digunakan syuting film Ada Apa dengan Cinta (AADC) 2 tahun 2016. (2)
Daya Tarik #
1. Punthuk Setumbu Sunrise
Tujuan utama wisatawan datang ke Punthuk Setumbu adalah untuk mengambil foto matahari terbit.
Tak heran, mereka rela datang pada pagi buta supaya tidak melewatkan momen itu.
Banyak wisatawan yang datang sebelum pukul 05.00 WIB.
Biasanya, mendekati waktu matahari terbit, bukit akan ramai oleh wisatawan.
Saat matahari terbit (sunrise), warna langit menjadi oranye dan menyebar ke segala penjuru menerangi alam dan pepohonan di hadapannya, serta menyapu kabut yang telah menyelimuti sejak malam.
Baca: Bukit Malimbu
2. Objek Fotografi Candi Borobudur
Di timur bukit, pengunjung dapat melihat pucuk Candi Borobudur yang mulai terlihat.
Pucuknya seolah membelah kabut dan menyambut datangnya sinar mentari.
Perpaduan antara kabut, Candi Borobudur, dan rona oranye dari matahari menjadi daya tarik.
3. Menikmati Kesejukan Udara
Berada pada ketinggian 400 meter di atas permukaan laut menjadikan Punthuk Setumbu berudara sejuk.
Bagi yang tidak tahan dingin, bisa mempersiapkan diri dengan mengenakan jaket tebal.
Hal ini karena pada pagi hari suhu bisa menjadi sangat dingin.
4. Petualangan Mendaki Bukit
Tidak hanya mempersiapkan pakaian tebal, pengunjung juga harus mempersiapkan fisik yang kuat.
Hal ini karena untuk mencapai puncak, pengunjung harus berjalan melewati jalur trekking.
Jarak yang dapat ditempuh selama kurang lebih 15 menit ini berupa tanjakan.
Tanjakannya pun berupa tanah yang menanjak.
Oleh karena itu, pengunjung sebaiknya menggunakan alas kaki antiselip supaya tidak tergelincir.
Pengunjung disarankan untuk datang pada musim kemarau.
Jalur trekking bisa sangat licin dan berbahaya pada musim hujan.
5. Berkemah di Punthuk Setumbu
Di sini, tersedia arena berkemah yang sudah tertata rapi.
Bahkan, arenanya tidak berada jauh dari spot melihat matahari terbit.
Dengan demikian, pengunjung tidak akan tertinggal fenomena terbitnya matahari dari balik perbukitan.
Lama waktu matahari mulai keluar dari peraduan hingga terang cukup singkat, hanya sekitar 30 menit saja.
Pengunjung yang ingin mengabadikan momen di sini harus siap kamera sebelum waktu matahari terbit. (3)
Jam Operasional dan Harga Tiket #
Jam Operasional
Punthuk Setumbu buka setiap hari, Senin - Minggu pada pukul 04.00 - 17.00 WIB.
Harga Tiket
Tiket masuk ke wisata ini Rp20.000 setiap orangnya. (4)
Baca: Bukit Sekipan
Lokasi dan Rute #
Punthuk setumbu terletak di Dusun Kerahan, Desa Karangrejo, Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
Jarak yang harus ditempuh dari Kota Yogyakarta adalah 44 km, dan bisa ditempuh dengan waktu kurang lebih 2 jam.
Menuju ke lokasi ini wajib menggunakan kendaraan pribadi karena belum ada transportasi umum yang bisa mengantar pengunjung menuju ke objek wisata ini.
Titik poin menuju ke kawasan ini adalah Candi Borobudur.
Baca: Bukit Mongkrang
Di sana sudah banyak sekali papan petunjuk yang bisa dijadikan sebagai pemandu.
Kemudian, pengunjung mengikuti jalan lurus yang menuju ke arah perbukitan Menoreh.
Di tengah perjalanan akan terlihat hotel Manohara yang menjadi tempat penginapan ternama di kalangan wisatawan baik nusantara maupun mancanegara.
Seperti diketahui hotel Manohara adalah tempat yang menyediakan jasa paket melihat sunrise di Candi Borobudur.
Tidak jauh dari kawasan ini ada papan petunjuk dengan tulisan Borobudur Nirwana Sunrise.
Ikutilah papan petunjuk yang sudah disediakan.
Kurang lebih 10 menit kemudian akan tiba di tempat tujuan jika berangkat dari arah Kota Magelang.
Sebelum sampai di Candi Borobudur belokkan kendaraan ke arah kanan setelah melihat Hotel Plataran.
Tidak lama kemudian, pengunjung akan tiba di tujuan.
Setelah sampai di area parkir, pengunjung berjalan dan trekking sejauh 300 meter.
Jalanan menuju ke puncak bukit sudah cukup baik dengan tanjakan.
Barisan anak tangga di sini mempunyai sudut kemiringan kurang lebih 45 derajat.
Saat mencoba naik ke atas, pengunjung akan dipandu dengan berbagai macam penerangan lampu.
Waktu yang harus di tempuh kurang lebih 15 sampai dengan 30 menit, tergantung dari cepat dan lambatnya berjalan.
Untuk berjalan menuju ke atas, pengunjung harus berjalan pada pukul 03.00 - 04.00 WIB agar tidak melewatkan momen matahari terbit. (5)
(TribunnewsWiki.com/Bangkit N)
| Nama Tempat | Punthuk Setumbu |
|---|
| Lokasi | Dusun Kerahan, Desa Karangrejo, Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. |
|---|
| Jam Operasional | Senin - Minggu mulai pukul 04.00 - 17.00 WIB. |
|---|
| @punthuksetumbu |
Sumber :
1. www.nativeindonesia.com
2. travelspromo.com