Unggahan Ernest Prakasa lantas dibanjiri komentar dari rekan sesama pegiat industri hiburan dan netizen lainnya.
“TV tuh mustinya berkontribusi meningkatkan kualitas masyarakat, bukan sebaliknya! Oh my...,” tulis Becky Tumewa.
“Goks ya, keinginan ramai dan rating tinggi terlalu besar sampe ga lupa sama moral,” tulis Kristo Immanuel.
“Karakter Zahra yg menangis dan karakter suami yg bersikap sangat predatory ga cuma menormalisasikan pedofilia tapi banyak bgt aspek yg... aduh, gimana yaa ko serem,” tulis Nadin Amizah.
KPI Panggil Indosiar
Ramainya pembicaraan mengenai sinetron tersebut membuat KPI akhirnya turun tangan.
Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) akan memanggil pihak lembaga penyiar Indosiar terkait viral sinetron Suara Hati Istri karena menjadikan aktris berusia 15 tahun sebagai pemeran istri ketiga.
Wakil Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Mulyo Hadi Purnomo mengatakan, pihaknya akan meminta penjelasan langsung terhadap stasiun penyiaran Indosiar pada siang hari ini.
“Kami akan meminta penjelasan dari Indosiar siang nanti. Yang akan hadir siapa, kami belum tahu,” kata Mulyo, Rabu (2/6/2021).
Mulyo menegaskan, pihaknya telah mendapatkan banyak aduan masyarakat terkait sinetron Suara Hati Istri.
Ia juga mengatakan, KPI sudah mempelajari materi tayangan dari sinetron tersebut.
“Sejak kemarin kami sudah mempelajari materi tayangan sebagaimana yang dibicarakan di medsos maupun aduan,” ungkapnya.
Secara terpisah, Ketua KPI Agung Suprio menyampaikan, KPI sedang mendalami dan melakukan verifikasi atas kasus dalam sinetron Suara Hati Istri tersebut.
Agung juga menegaskan, pihaknya akan membuat keputusan akhir setelah proses pendalaman selesai dilakukan.
“Jadi keputusannya itu harus berdasarkan bukti tayang yang kami miliki,” tuturnya.
Baca: Sindir Jalan Cerita Ikatan Cinta, Amanda Manopo Mengaku Bosan hingga Senggol Petinggi RCTI
Baca: Terlampau Sibuk Syuting Sinetron, Arya Saloka Disentil Putri Anne agar Bisa Lakukan Hal Ini
(TribunnewsWiki.com/Restu)