Bantah Ada Sindiran, Aria Bima Sebut Ganjar Digadang-gadang Jadi Kader Terbaik oleh Megawati

Dia menyebut ucapan Megawati tidak ditujukan untuk menyindir Ganjar Pranowo.


zoom-inlihat foto
politikus-pdi-perjuangan-aria-bima.jpg
Tribunnews.com/Dany Permana
Politikus PDI Perjuangan Aria Bima.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Aria Bima mengatakan pernyataan yang dilontarkan oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri tidak ditujukan untuk menyindir Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Dia menyebut ucapan Megawati itu ditujukan kepada seluruh petugas partai.

"Enggak ada (sindiran ke Ganjar). Ganjar itu kader yang Ibu Mega gadang-gadang, untuk menjadi kader terbaik," kata Aria Bima di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (31/5/2021).

Sikap Megawati, menurut Bima, adalah bentuk ketegasan seorang pemimpin partai.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI itu menyebut ketegasan akan memunculkan figur dari partai mumpuni.

Bahkan, dia mengatakan Megawati harus makin tegas terhadap kader yang dinilai hanya mencari keuntungan pribadi.

Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri menyampaikan pidato saat pengumuman pasangan calon kepala daerah di kantor PDIP, Menteng, Jakarta, Rabu (19/2/2020).
Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri menyampaikan pidato saat pengumuman pasangan calon kepala daerah di kantor PDIP, Menteng, Jakarta, Rabu (19/2/2020). (Dokumen PDI-P)

Baca: 2 Teka-teki Pasca-bertemunya Nadiem Makarim dengan Megawati Soekarnoputri

"Secara ideologis Ibu Mega harus semakin tegas dan keras jangan segan-segan mecat orang PDI Perjuangan yang hanya mencari kekuasaan, mencari keuntungan perutnya, dan tidak menjaga Pancasila dan NKRI," katanya.

Bima juga membantah kebenaran rumor adanya perselisihan antara PDIP dengan Ganjar.

Rumor itu muncul karena Ganjar tidak diundang oleh DPD PDIP Jawa Tengah beberapa waktu lalu.

"Memang tidak ada perselisihan, ya soal dinamika, PDI Perjuangan dinamis kok," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Megawati mengingatkan kepada seluruh kader PDIP bahwa mereka semua adalah petugas partai.

Dengan demikian, bila tidak ingin diberhentikan, kader wajib menjalankan tugas kepartaian.

Baca: Sebut Pemimpin Jangan hanya di Medsos, Puan Diduga Sindir Ganjar Pranowo?

Ini diucapkan Megawati saat meresmikan 25 prasasti kantor partai PDIP secara virtual, Minggu (30/5/2021).

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (KOMPAS.com/RISKA FARASONALIA)

"Kalian-kalian ini adalah petugas partai. Jangan lupa, kalian adalah petugas partai, tidak lagi bisa sebagai pribadi-pribadi. Karena ini namanya sebuah organisasi, organisasi partai politik," kata Megawati.

Menjadi petugas partai, kata Megawati, berarti harus taat kepada tugas masing-masing kader.

Ini termasuk  jika sewaktu-waktu PDIP menugaskan terjun ke bawah.

Oleh karena itu, Megawati mengingatkan agar kader tidak hanya dapat menjual nama PDIP, tetapi tidak mengerjakan tugas yang menjadi kewajibannya.

Baca: Ganjar Pranowo Dipermalukan Partainya Sendiri, Berawal Dari Tidak Diundangnya di Acara PDIP

"Jangan hanya jual nama partai. Hanya bisa berpakaian seragam partai, kalau disuruh kerja gak mau," katanya.

Kepada kadernya, Megawati mengatakan jika mereka tidak sanggup untuk mengemban tugas partai, ada dua pilihan bagi mereka.

Pilihan yang terbaik adalah mundur dari PDIP.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Conny Dio

    Conny Dio merupakan penyanyi rock Indonesia
Tribun JualBeli
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved