Disorot karena Beri Hukuman Tak Wajar, Pria Penyeret Anak yang Curi Kotak Amal di Aceh Minta Maaf

Viral bocah di Aceh dihukum diikat lalu diseret karena curi kotak amal, pelaku penghukum meminta maaf atas tindakannya yang berlebihan.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-kotak-amal.jpg
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Dapat Sorotan karena Beri Hukuman Tak Wajar, Pria yang Seret Anak yang Curi Kotak Amal di Aceh Minta Maaf


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kapolsek Tanah Jambo Aye AKP Ahmad Yani mengonfirmasi peristiwa penyeretan anak di Aceh karena curi kotak amal.

Ahmad mengatakan polisi juga telah mendatangi pelaku yang mengikat leher bocah tersebut.

Ia adalah Bakhtiar M Johan, Kepala Urusan Pembangunan di Desa Ceumpedak, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara.

Menurut Ahmad antara pelaku Bachtiar dan keluarga bocah sepakat untuk tidak memperpanjang kasus tersebut.

Sementara itu Bakhtiar mengaku meminta maaf atas tindakannya menyeret bocah yang diduga mencuri kotak amal.

Permohonan maaf itu disampaikan Bakhtiar lewat rekaman video berdurasi 30 detik.

Dalam video permintaan maaf, pria ini beralasan bahwa aksi kekerasan itu sebagai bentuk terapi kejut bagi bocah itu.

Tangkapan layar video viral seorang bocah di Aceh diikat dengan tali lalu diseret, bermula dari curi kotak amal buat makan ayahnya.
Tangkapan layar video viral seorang bocah di Aceh diikat dengan tali lalu diseret, bermula dari curi kotak amal buat makan ayahnya. (Instagram/memomedsos)


“Saya meminta maaf kepada semua orang yang keberatan atas aksi itu,” kata Bakhtiar, Jumat (28/5/2021).

Lebih lanjut, Ahmad Yani menerangkan bahwa bocah tersebut mengambil uang kotak amal di masjid untuk makan.

Hal tersebut terpaksa ia lakukan karena ayahnya sedang sakit dan tak bisa bekerja.





Halaman
123






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved