Informasi awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Planet merupakan benda langit yang mengelilingi matahari.
Planet bukanlah satelit, namun benda langit satu ini dapat membersihkan dengan cara menyedot atau menendang benda langiit lain di sekitar orbitnya.
Sebuah planet harus mencakup 3 hal ini, di antaranya:
1. Harus mengorbit sebuah bintang (matahari)
2. Harus cukup besar untuk memiliki gravitasi yang cukup untuk memaksanya menjadi bentuk bola.
3. Harus cukup besar sehingga gravitasinya membersihkan objek lain dengan ukuran serupa di dekat orbitnya di sekitar Matahari. (1)
Baca: Planet Saturnus
Baca: Teliti Kelayakan Huni Mars, Ahli Ungkap Bukti Baru Kehidupan Mikroskopis di Planet Merah
Jenis #
Terdapat 2 jenis planet, yakni planet dalam dan planet luar.
Planet dalam ialah planet yang dekat dengan matahari, lebih kecil, dan berbatu.
Sedangkan, planet luar adalah planet yang jauh dari matahari, lebih besar, dan sebagian besar terdiri dari gas.
Planet Dalam di Tata Surya #
Berikut adalah gambaran singkat mengenai planet-planet yang termasuk dalam kategori planet dalam di tata surya.
1. Merkurius
Merkurius merupakan planet yang paling dekat dengan matahari.
Ia tidak memiliki bulan dan memiliki atmosfer lemah yang mengandung oksigen, natrium, hidrogen, helium, dan kalium.
Planet berukuran paling kecil ini berputar dengan perlahan, yakni 59 hari bumi, relatif terhadap waktu yang dibutuhkan untuk mengelilingi matahari.
Baca: Penerbangan Helikopter Ingenuity di Planet Mars Ditunda
2. Venus
Pernah dianggap sebagai planet kembar dengan Bumi, Venus memiliki atmosfer tebal yang mengandung karbondioksida dan nitrogen.
Venus tidak memiliki cincin, tidak memiliki bulan, dan permukaannya memiliki titik leleh mencapai 480 derajat celcius.
3. Bumi
Sejauh ini, bumi diketahui sebagai satu-satunya planet di tata surya yang ditinggali makhluk hidup.
Bumi memiliki atmosfer yang terdiri dari nitrogen dan oksigen.
Bumi hanya memiliki satu bulan dan tidak memiliki cincin.
4. Mars
Mars merupakan planet dalam yang terus ditelusuri secara intensif karena menunjukkan adanya tanda-tanda air cair yang mengalir di permukaannya pada masa lampau.
Mars memiliki atmosfer campuran tipis yang terdiri dari karbondioksida, nitrogen, dan argon.
Ia memiliki dua bulan kecil, yakni Phobos dan Deimos.
Planet Luar di Tata Surya #
1. Jupiter
Jupiter merupakan planet terbesar di tata surya yang berputar sangat cepat.
Atmosfer Jupiter yang tebal sebagian besarnya terdiri dari hidrogen dan helium.
Jupiter memiliki lusinan bulan, beberapa cincin yang redup, dan bintik merah besar yang merupakan badai dahsyat yang terjadi selama 400 tahun terakhir.
2. Saturnus
Saturnus merupakan planet yang terkenal karena sistem cincinnya yang menonjol.
Selain itu, Saturnus juga memiliki lusinan bulan.
Atmosfer Saturnus sebagian besar adalah hidrogen dan helium.
Hampir sama seperti Jupiter, Saturnus juga berputar sangat cepat.
Baca: Masih Ingat Pluto? Dikeluarkan dari Tata Surya, Kini Dipercaya Lagi sebagai Sebuah Planet
3. Uranus
Uranus pertama kali ditemukan pada tahun 1781 oleh William Herschel.
Ia membutuhkan waktu orbit selama 84 tahun bumi.
Uranus memiliki lusinan bulan dan sistem cincin yang redup.
Massanya mengandung air, metana, amonia, hidrogen, dan helium.
4. Neptunus
Neptunus merupakan planet terjauh yang mengandung air, amonia, metana, hidrogen, dan helium.
Planet ini memiliki lebih dari selusin bulan dan enam cincin. (2)
Perbedaan Planet & Bintang #
Planet memiliki perbedaan dengan bintang, di antaranya:
- Bintang memancarkan cahaya sedangkan planet tidak
Bintang memancarkan energi tersebut dalam bentuk radiasi, panas, dan cahaya.
Turbulensi udara antara Bumi dan Matahari membiaskan dan membelokkan cahaya Matahari sehingga membuatnya terlihat berkelip-kelip jika dilihat dari permukaan Bumi.
Sedangkan planet jika diliat dari langit Bumi hanya akan bercahaya tanpa berkelip-kelip.
Hal tersebut karena planet tidak memancarkan cahaya seperti bintang.
Inti planet hanya akan menghasilkan panas yang cuku untuk dirinya hidup, namun tidak terpancar seperti pada bintang.
- Bintang lebih besar dibanding planet
Bintang dapat memancarkan cahaya karena adanya reaksi fusi pada intinya.
Sedangkan planet tidak dapat melakukan reaksi fusi karena kurang panas untuk bisa membakar hidrogen.
Suatu benda harus memiliki setidaknya 75 kali massa Jupiter, barulah benda tersebut memiliki energi yang cukup untuk melakukan reaksi fusi dan disebut sebagai bintang.
Adapun benda berukuran 13 kali lebih besar dari massa Jupiter tergolong pada bintang katai.
Yaitu bintang kecil yang memancarkan cahayanya dari pembakaran deuterium (isotop hidrogen).
Bisa terbayang sebesar apa bintang katai, jika merajuk pada fakta bahwa bumi kita sendiri 11 kali lebih kecil dari Jupiter.
- Bintang lebih panas dibanding planet
Karena massanya yang besar sehingga memiliki energi cukup besar untuk membakar hidrogen dan isotopnya, bintang juga memiliki suhu yang jauh lebih panas dari planet.
Bintang memiliki rentang suhu sekitar 2 juta derajat celcius hingga 40 juta derajat celcius, adapun Matahari kita memiliki suhu sekitar 15 juta derajat celcius.
Sedangkan planet terpanas dalam Tata Surya kita saja yaitu Merkurisu hanya memiliki suhu sekitar 430 derajat celcius.
Adapun Bumi yang kita tinggali memiliki suhu di antara -25 derajat celcius hingga 45 derajat celcius. (3)
(TribunnewsWiki.com/Puan)
Baca lengkap soal planet Saturnus di sini
| Nama | Planet |
|---|
Sumber :
1. www.tribunnews.com
2. www.kompas.com
3. www.kompas.com