TRIBUNNEWSWIKI.COM – Generasi yang terlahir sebelum awal 2000-an tentu masih mengalami mata pelajaran ilmu pengetahuan alam tentang sembilan planet di tata surya.
Sembilan planet itu adalah Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus, dan terakhir Pluto.
Namun planet terakhir, yaitu Pluto pada 2006 dihapuskan dari jajaran planet yang ada di tata surya.
Pasalnya, para ilmuwan memilih untuk mengklasifikasikan ulang Pluto ke dalam ‘planet kerdil’.
Karena beberapa hal, Pluto dinilai tidak memenuhi kriteria untuk disebut sebagai planet.
Saat ini, Kepala NASA, Jim Bridestine justru mengungkapkan bahwa dirinya percaya Pluto harus diklasifikasikan sebagai planet.
Dikutip dari Intisari Online, Rabu (28/8/2019), Bridenstine berbicara di sebuah acara FIRST Robotics
“Asal tahu saja, menurut saya, Pluto adalah sebuah planet. Anda dapat menulis bahwa administrator NASA menyatakan Pluto sebagai planet sekali lagi. Saya terpaku pada hal itu, itulah cara saya mempelajarinya dan saya berkomitmen untuk itu,” ujarnya.
Baca: Usulan Nama Ibu Kota Baru di Kalimantan Timur menurut Warga Twitter, Jokograd hingga Mandalanusa
Baca: Gojek Ditolak Masuk Malaysia, Begini Reaksi Menkominfo Rudiantara
Dari penemuannya pada 1930 hingga 2006, Pluto telah digolongkan sebagai planet.
Namun, Pluto selalu dianggap sedikit aneh, karena orbitnya yang jauh dari lingkaran.
Pada 1992, para ilmuwan mulai menemukan benda-benda di Sabuk Kuiper, banyak di antaranya kecil dan dingin, mirip seperti Pluto.
Jika kembali pada 2005, para astronom menemukan Eris, sebuah benda yang bahkan lebih besar dari Pluto, menimbulkan pertanyaan tentang apakah Eris juga sebuah planet atau Pluto yang sebenarnya tidak termasuk planet.
Berbicara kepada space.com pada 2005, Brian Marsden, anggota dari International Astronomical Union (IAU) yang ditugaskan untuk menentukan nasib Pluto, mengatakan bahwa Pluto tidak dapat diklasifikasikan sebagai sebuah planet.
“Setiap kali kita berpikir beberapa dari kita mencapai konsensus, maka seseorang mengatakan sesuatu kepada perlihatkan dengan sangat jelas bahwa kami tidak,” ujarnya.
Akhirnya, setelah lebih dari setahun berdebat, keputusan dibuat untuk mengklasifikasikan ulang Pluto sebagai planet kerdil.
Hal itu karena aturan baru yang mengatakan bahwa planet-planet harus 'memiliki lingkungan 'bersih' di sekitar orbitnya.'
Karena orbit Pluto adalah bujur dan tumpang tindih dengan Neptunus, maka ia didiskualifikasi sebagai planet.
(TribunnewsWIKI/Widi Hermawan)