Fatal Familial Insomnia

Fatal familial insomnia adalah penyakit prion desease, dengan kategori penyakit otak yang langka dan menyerang sistem saraf dan fungsi otak.


zoom-inlihat foto
insom.jpg
manado.tribunnews.com
Ilustrasi ganguan Fatal Familial Insomnia

Fatal familial insomnia adalah penyakit prion desease, dengan kategori penyakit otak yang langka dan menyerang sistem saraf dan fungsi otak.




  • Informasi Awal #


TRIBUNNEWSWIKI.COM- Fatal familial insomnia atau FFI adalah penyakit prion desease, dengan kategori penyakit otak yang langka dan menyerang sistem saraf serta mengganggu fungsi otak.

Penderita prion desease akan mengalami gangguan dalam hal mengingat sesuatu, mengalami penurunan kecerdasan, perubahan pribadi dan perilaku, juga insomnia.

Fatal familial insomnia merupakan penyakit neurodegeneratif yang progresif. Artinya, jumlah sel saraf akan berkurang seiring dengan berjalannya waktu. (1) 

Baca: Paul Walter Hausser

Ilustrasi Fatal Familial Insomnia.
Ilustrasi Fatal Familial Insomnia. (medtechboston.medstro.com)

  • Penyebab #


Penyakit ini terjadi akibat perubahan atau mutasi gen PRNP yang diturunkan dari orangtua dan ditemukan segumpalan darah pada thalamus otak hingga merusak sel-sel di sana.

Thalamus otak berfungsi sebagai pengatur kemampuan sensor dan motorik, serta mengatur waktu terjaga dan tidur seseorang.

Mutasi gen PRNP “memakan” lubang pada thalamus, membuat otak terlihat seperti spons. Akibatnya, seseorang akan mengalami kesulitan untuk tidur.

Gejala penyakit ini tidak akan terasa hingga penderitanya mencapai usia 40 atau 50 tahun. (1) 

Baca: FILM - Insomnia (2002)

 

  • Gejala #


- Gangguan perilaku

Penderita dengan insomnia keturunan ini mengalami gangguan kecemasan atau ketidakstabilan emosional dan kerap mengalami halusinasi

- Masalah tidur

Kekurangan tidur menyebabkan kelelahan pada siang hari, mudah tersinggung, dan kecemasan.

- Masalah pada gerakan tubuh

Otot berkedut dan gerakan menyentak yang tidak menentu sering terjadi pada pasien FFI, disebut dengan mioklonus.

Selain itu, pengidapnya juga mengalami gejala ataksia (masalah keseimbangan dan koordinasi), serta gerakan mata yang tidak terkoordinasi. Pada stadium akhir penyakit, pasien menjadi tidak dapat berjalan dan berbicara.

- Disfungsi otonom

Tubuh mengatur banyak fungsi fisik melalui sistem saraf otonom, yang sistem pengendaliannya ada pada otak.

Gangguan pada pengaturan otonom terjadi pada orang dengan penyakit ini, dan mengakibatkan

- tekanan darah tinggi,

- hiperventilasi (pernapasan cepat dan dangkal),

- irama jantung tidak teratur,

- keringat berlebihan,

- demam,

- nafsu makan menurun sertai penurunan berat badan, dan

- disfungsi ereksi pada pria. (2) 

Baca: Penyakit Ain

  • Cara Mengatasi #


Tidak ada obat untuk FFI, tapi terdapat beberapa cara perawatan secara efektif membantu mengelola gejala tersebut yakni dengan obat tidur yang dapat memberikan bantuan sementara bagi sebagian orang, tetapi tidak bekerja dalam jangka panjang.(3)

Baca: Penyakit Kuning

(Tribunnewswiki.com/ Husna)



Nama lain Prion desease
Penyebab Mutasi gen PRNP yang diturunkan dari orangtua
Gejala Gangguan perilaku, masalah tidur, masalah gerakan tubuh, disfungsi otonom
   


Sumber :


1. nationalgeographic.grid.id
2. hellosehat.com
3. topcareer.id


Baca Juga
Ikuti kami di


KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2023 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved