Informasi Awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Gua Hira merupakan tempat Nabi Muhammad menerima wahyu pertama dari Allah SWT.
Gua Hira terletak di Jabal Nur Arab Saudi.
Luas gua ini hanya 2 meter dan ketika masuk ke dalam gua hanya cukup untuk menampung dua orang.
Perjalanan dari Makkah untuk sampai di Gua Hira harus menempuh jarak sekitar 6 kilometer.
Baca: Jabal Uhud (Gunung Uhud)
Untuk sampai di Gua Hira pengunjung juga harus mendaki dengan ketinggian tingginya 281 meter dan panjang pendakian sekitar 645 meter.
Tak hanya itu, jalan menuju Gua Hira berbentuk tebing dan agak curam.
Akan tetapi sekarang ini sudah dibuat anak tangga sampai ke puncak.
Walau begitu tetap butuh fisik yang kuat untuk bisa sampai ke sini.
Baca: Juliari Peter Batubara
Walau begitu, gua ini selalu dikunjungi banyak orang terutama yang orang-orang sedang melaksanakan Umroh atau Haji.
Hal ini tak lepas dari kisah yang terjadi ribuan tahun silam ketika Nabi Muhammad SAW pertama kali menerima wahyu dari Allah SWT. (1)
Sejarah #
Gua Hira tidak akan lepas dari kisah turunnya ayat pertama dalam Alquran kepada Nabi Muhammad SAW yang terjadi ribuan tahun silam.
Sejarah turunnya Alquran ketika Nabi Muhammad SAW meminta izin istrinya, Khadijah untuk merenung dan mengasingkan diri.
Keinginan Nabi Muhammad ini sudah diatur oleh Allah SWT.
Khadijah lalu memberi bekal air dan roti gandum.
Baca: Ustaz Khalid Basalamah
Tempat yang dituju Nabi Muhammad untuk merenung adalah Gua Hira.
Gua ini terletak di Jabal Nur berjarak kurang lebih 2 mil dari Mekah.
Jabal artinya gunung sementara Nur adalah cahaya.
Gua Hira merupakan gua kecil berukuran 4 hasta dan lebar 1,75 hasta.
Baca: Dewa Eka Prayoga
Nabi Muhammad tinggal di dalam gua selama sebulan penuh di bulan Ramadan.
Ketika berada di gua, Nabi Muhammad melakukan ibadah dan merenungkan fenomena alam dan mahakuasa penciptaan yang menyertainya.
Kemudian tepat di malam 17 Ramadan malaikat Jibril turun membawa wahyu.
Malaikat Jibril datang dan meminta Nabi Muhammad untuk membaca.
Baca: Sungai Nil
Namun Nabi mengatakan bahwa dirinya tidak bisa membaca.
Kemudian malaikat Jibril memegang dan mendekap Nabi Muhammad, lalu melepaskannya dan meminta kembali untuk membaca wahyu tersebut.
Akan tetapi Nabi Muhammad kembali mengatakan bahwa dirinya tidak bisa membaca.
Akhirnya malaikat Jibril pun mendekapnya lagi, hingga tiga kali.
Tepat ketika sampai ketiga kali, Nabi Muhammad baru bisa membaca.
Baca: Aed Tri Oka
Kini ia membaca, "Bacalah dengan (menyebut) nama Rabbmu Yang menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dengan segumpal darah. Bacalah, dan Rabbmulah Yang Paling Pemurah, Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya’.” (QS. Al-Alaq: 1-5).
Wahyu yang pertama kali turun adalah Surat Al-Alaq ayat 1-5.
Setelah turunnya ayat, Nabi Muhammad pulang dalam keadaan menggigil ketakutan.
Muhammad pulang membawa wahyu itu dengan ketakutan.
Ia pun mencari istrinya, Khadijah binti Khuwailid dan memintanya untuk menyelimuti dirinya agar rasa takutnya hilang.
Waktu itu usia Nabi Muhammad genap 40 tahun. (2)
Transportasi dan Tips #
Transportasi
1. Dari Makkah transportasi menuju ke Gua Hira bisa menggunakan kendaraan darat seperti mobil, bus atau kendaraan darat lainnya.
2. Di sana sudah ada tempat untuk parkir sehingga setelah turun dari kendaraan bisa langsung mendaki ke Gua Hira yang berada di Jabal Nur.
Tips ke Gua Hira
1. Bawa air mineral dan roti (makanan lain) yang cukup, karena di sini cukup panas dan untuk mencapai puncak butuh fisik yang kuat.
2. Bawa tisu atau sapu tangan.
3. Bawa masker untuk melindungi hidung dari debu.
(TribunnewsWiki.com/Bangkit N)
| Nama Tempat | Gua Hira |
|---|
| Lokasi | Makkah |
|---|
| Negara | Arab Saudi |
|---|
| Tinggi | 281 Meter dan Panjang Pendakian Sekitar 645 Meter. |
|---|
Sumber :
1. www.tribunnews.com
2. jogja.tribunnews.com