TRIBUNNEWSWIKI.COM - A (10) yang masih bocah kelas 5 sekolah dasar ( SD) di Makassar jadi korban penculikan.
A diculik dan ditukar dengan empat gabung gas elpiji tiga kilogram.
Pelaku penculikan anak ini bermodus A sebagai anaknya.
Kemudian mengambil 4 tabung gas dan menjadikan A sebagai jaminan dengan alasan pelaku lupa membawa uang.
Diketahui, warung tempat A diturunkan ini berada di Jl Pelita Raya IV.
"Modusnya menjadikan ini anak (A) sebagai anaknya sendiri, kemudian menyimpang sebagai jaminan dan renacanya mengambil uang dan menjemput anaknya kembali, tapi sampai sekarang tidak kembali-kembali," papar Bhabinkamtibmas Kelurahan Balla Parang, Aipda Syarifuddin.
Kejadian ini bermula saat A tengah asik bermain tidak jauh dari rumahnya di Jl Bumi Karsa, Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang, Makassar.
Lalu bocah 10 tahun ini dihampiri seorang pengendara motor saat sedang main sendiri.
Dengan iming-iming uang Rp 5 ribu, A diminta naik ke motor oleh pria yang belum diketahui identitasnya itu.
Kemudian A lalu dibawa ke warung dan pria yang membawa A mengambil 4 buah tabung gas.
"Setelah itu dibawa ke warung kemudian anak ini disimpan, orang yang mengambil anak ini mengambil empat buah gabung gas," ungkap Aipda Syarifuddin.
Setelah mendapatkan informasi tersebut, Aipda Syarifuddin langsung mendatangi warung tempat bocah 10 tahun ini dijaminkan.
Terlihat A tampak menangis dan seolah tidak menyangka akan dijadikan jaminan oleh pria penculik anak.
Baca: Atta Halilintar Kaget, Matanya Ditutup lalu Diculik dan Dibawa ke Lokasi Pesta Bujang, Ada Apa?
Baca: Sempat Bertemu Buah Hati, Tsania Marwa Tunda Jemput Anak dari Rumah Atalarik Syah: Dikira Mau Culik
"Sementara mainka, napanggil baru nakasih uang Rp 5 ribu. Sudahnya itu nasuruhka naik di motornya," tutur A terisak.
Aipda Syarifuddin juga menghimbau kepada orangtua A untuk selalu mengawasi anaknya saat bermain.
Juga untuk orangtua lainnya supaya tetap waspada dan tidak lengah dalam mengawasi anak saat bermain.
Saat ini A sudah dipulangkan ke orangtuanya, Selasa (18/5/2021) siang.
"Alhamdulillah sudah saya antar ke orang tuanya di Jl Bumi Karsa, Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang Makassar," kata Aipda Syarifuddin.
Kejadian itu berawal ketika pengendara pria mendatangi warung Pangkalan Gas Elpiji 3 Kilogram milik H Ghalib (75).
Warung Ghalib berada di Jl Pelita Raya IV, Kelurahan Balla Parang, Kecamatan Rappicini, Makassar sekitar pukul 11.00 Wita.