ART yang Aniaya Majikan Lansia Ngaku Stres Karena Beban Kerja: Saya Minta Berhenti Tidak Boleh Terus

Berikut adalah penjelasan ART yang aniaya majikannya yang lanjut usia, ngaku stres ingin berhenti bekerja tapi tidak diperbolehkan


zoom-inlihat foto
viral-video-ART-aniaya-majikan-tak-terima-dimaki-dnegan-sebutan-setan.jpg
instagram
viral video ART aniaya majikan tak terima dimaki dnegan sebutan 'setan'


TRIBUNNEWSWIKI.COM - NN (32) yang menjadi tersangka kasus ART yang aniaya majikan lanjut usia (lansia) mengaku stres karena beban kerja yang harus ditanggungnya.

Diketahui NN sempat ingin berhenti dari pekerjaanya tersebut.

"Terus giliran saya minta berhenti, saya tidak boleh terus, saya sendiri. Ya saya streslah," ungkap NN, Selasa,  dikutip dari Kompas.com.

Ia mengaku capek dengan pekerjaan yang dilakukannya sendiri.

"Saya memang capek dalam kerjaan karena memang rumahnya besar tiga lantai saya pegang sendiri, nyucinya pakai tangan juga, enggak ada mesin cuci," kata NN.

Berdasarkan penuturan NN, tiga ART lain keluar dari pekerjaan karena tidak sanggup.

viral video ART aniaya majikan tak terima dimaki dnegan sebutan 'setan'
viral video ART aniaya majikan tak terima dimaki dnegan sebutan 'setan' (instagram)

NN pun mengklaim sering dimarahi oleh majikannya yang sudah lanjut usia itu.

"Saya kan udah nggak tahan, udah berapa kali minta berhenti nggak boleh. Akhirnya saya stres dimarahin terus sama mereka, dihina," jelas NN.

Pelaku awalnya akan melaporkan perbuatan majikannya itu kepada polisi.

Akan tetapi, dirinya tak jadi melapor karena ponselnya hilang.

Justru saat ini malah dirinya yang diamankan polisi karena menganiaya majikannya tersebut.

Sebelumnya telah diberitakan tentang, viral video CCTV asisten rumah tangga ( ART) aniaya majikan yang sudah lanjut usia atau lansia beredar di media sosial.

Pelaku adalah NN (32).

Kejadian tersebut terjadi di rumah di Taman Palem Lestari, Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (16/5/2021).

Namun dalam video tersebut, dinyatakan penganiayaan terjadi pada Sabtu dan Minggu, tanggal 15 dan 16 Mei 2021.

Penganiayaan ini bermula dri NN yang tak terima ditegur majikannya.

"Sekira pukul 10.00 WIB, korban (atas nama) Yusni Etty sedang berada di rumah kemudian korban melihat ada rendaman panci rice cooker bekas pakai," kata Kapolsek Cengkareng Kompol Egman.

Yusni Etty ini beranggapan air yang digunakan NN terlalu banyak lantas ia menegurnya.

Namun teguran Yusni ini tidak dihiraukan oleh NN.

Majikan ini lantas memaki NN dengan sebutan setan.





Halaman
12






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved