Israel Dituduh Gunakan Media untuk Perdaya Hamas, Sebut Serangan Darat ke Gaza Telah Dimulai

Militer Israel disebut telah menggunakan media untuk menjebak atau memperdaya Hamas.


zoom-inlihat foto
Asap-terlihat-di-atas-gedung-gedung-di-Kota-Gaza.jpg
MAHMUD HAMS / AFP
Asap terlihat di atas gedung-gedung di Kota Gaza setelah serangan udara Israel pada dini hari, 15 Mei 2021.


"Itu adalah manipulasi. Itu tindakan yang cerdas dan berhasil." kata koresponden militer, Or Heller, kepada Channel 13 TV.

Sebelumnya, pada Kamis malam, media mengatakan bahwa Israel telah mengerahkan pasukan cadangan di sepanjang perbatasan.

Dengan pengerahan ini, dimungkinkan akan adanya serangan darat ke Gaza.

Baca: Sosok Bella Hadid, Super Model Berdarah Palestina yang Lantang Bersuara Soal Kebrutalan Israel

Menurut Heller, pengerahan pasukan tersebut tampak seperti persiapan untuk sebuah serangan.

Media mengumumkan adanya pengerahan ini. Selanjutnya, media-media besar menyebut serangan darat tengah dilakukan.

Heller dan laporan dari media Israel menyebut militer Israel mendesak militan Hamas ke tempat pertahanan, yakni jaringan terowongan yang dikenal sebagai Metro.

Militer mengatakan Israel menggunakan 160 pesawat pengebom untuk membombardir terowongan itu selama 40 menit.

Hamas tidak berkomentar mengenai insiden ini, dan mustahil mengonfirmasi laporan Israel.

Seorang koresponden Israel yang dekat dengan militer, kata Heller, paham bahwa Israel untuk saat ini tidak bisa mengirimkan pasukan melewati garis perbatasan musuh.

Baca: Terus Lakukan Serangan, Israel Tewaskan Empat Ahli Rudal Hamas yang Berhasil Tembus Iron Dome

Melalui Twitter, Heller dan koresponden militer lainnya meyakinkan bahwa tidak ada serangan darat yang terjadi.





Halaman
1234






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved