Terus Lakukan Serangan, Israel Tewaskan Empat Ahli Rudal Hamas yang Berhasil Tembus Iron Dome

Israel dilaporkan membunuh empat tokoh senior Hamas yang merupakan otak pengembangan roket Hamas yang berhasil menembus pertahanan udara Iron Dome.


zoom-inlihat foto
Pengunjuk-rasa-Palestina-lari-dari-pasukan-keamanan-Israel.jpg
Emmanuel Dunand / AFP
Pengunjuk rasa Palestina lari dari pasukan keamanan Israel di tengah bentrokan di Kota Tua Yerusalem


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Israel terus melakukan serangan ke wilayah Gaza hingga menewaskan puluhan warga Palestina.

Meskipun Israel juga menahan gempuran roket yang dikirim dari Gaza.

Gempuran roket itu sebagian ada yang mengenai bangunan di pusat kota Tel Aviv.

Sebagai tindakan balas dendam, Isreal pun tak mengirim serangan.

Bahkan saat umat Muslim merayakan Idul Fitri 1 Syawal 1442, Israel terlihat masih terus melakukan serangan.

Pertempuran pun terjadi antara Israel dan Hamas.

Kemudian pada Kamis (13/5/2021), Hamas menembakkan roket ke kota-kota Israel termasuk ke Utara Israel, Galilea.

Serangan ini merupakan balasan setelah Israel membunuh empat tokoh senior Hamas yang merupakan otak pengembangan roket Hamas yang berhasil menembus pertahanan udara Iron Dome.

Pasukan Israel terus membombardir wilayah Palestina hingga Selasa pagi, membidik situs-situs di Khan Younis, kamp pengungsi al-Bureij, dan lingkungan al-Zaitoun.
Pasukan Israel terus membombardir wilayah Palestina hingga Selasa pagi, membidik situs-situs di Khan Younis, kamp pengungsi al-Bureij, dan lingkungan al-Zaitoun. (Mahmud Hams / AFP)

Dilaporkan satu roket mengenai rumah Rishon Lezion dan satu lagi di Petah Tikva.

Lima orang dirawat karena luka ringan di Petah Tikva.

Jumlah korban di kedua pihak juga meningkat.

Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan jumlah korban tewas secara keseluruhan setidaknya 65 orang, termasuk 16 anak-anak.

Sedikitnya ada 365 orang terluka akibat serangan yang dilayangkan Israel.

Sedangkan di Israel yang dihujani 1.200 roket (sebagian besar dihancurkan Iron Dome) menjadi tujuh orang yakni Leah Yom Tov (63), Khalil Awad (52) dan putrinya Nadin (16), Soumya Santosh (30), Nella Gurevitz (80-an) tentara Israel Omer Tabib (21) dan bocah 5 tahun, Ido Avigal, terkena pecahan roket yang menembus jendela kamar perlindungan di Sderot.

Baca: Joe Biden Optimistis Konflik Israel-Palestina Segera Berakhir, Sebut Israel Punya Hak Membela Diri

Baca: Via Vallen Ungkap Pengalaman Mencekam di Palestina, Lewati Tentara Israel dan Dengar Suara Senjata

Selain itu sekitar 100 orang Israel juga terluka.

Staf Sersan Omer Tabib (21) tewas dan tiga rekannya terluka setelah Hamas menembakkan peluru kendali anti-tank (ATGM) Kornet ke jip yang dikendarai tentara Israel ini, di Kibbutz Netiv Haasara pada Rabu pagi.

Serangan udara Israel membunuh komandan utama Hamas otak serangan roket ke Israel, dianggap dekat pada kepala sayap militer Hamas, Mohammed Deif.

Serangan roket Hamas mengejutkan Israel karena dari seribuan roket yang ditembakkan, beberapa di antaranya mengenai permukinan yang menimbulkan korban jiwa di pihak Israel.

Komandan Hamas tewas dalam serangan Rabu pagi adalah Bassem Issa, kepala Brigade Kota Gaza sejak 2017 dan kepala jaringan siber kelompok itu dan proyek peningkatan rudal Jamaa Tahla.

Menurut Shin Bet (Badan Keamanan Israel), Tahla adalah tangan kanan Deif dan tokoh utama dalam peningkatan kemampuan militer Hamas.





Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved