TRIBUNNEWSWIKI.COM - Tagar #SlankPenipu memenuhi timeline Twitter pada Kamis (13/5/2021).
Warganet ramai-ramai menyindir band Slank yang dinilai menjadi penipu.
Pasalnya Slank dinilai bungkam saat kini KPK sedang dilemahkan.
Padahal saat di era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Slank aktif menentang pemerintahan.
Warganet pun mengatakan Slank terus membela Jokowi yang kini diduga melemahkan KPK.
Diketahui, KPK disebut tengah dilemahkan oleh pemerintahan dengan membuang puluhan penyidik senior.
Menurut warganet, dulu Slank selalu menyarakan gerakan anti-korupsi.
Namun, semenjak menjadi pendukung pemerintahan Jokowi, Slank bungkam dan dianggap tidak peka dengan realitas sosial-politik yang tengah terjadi.
Aktivis buruh, Iyut, menjelaskan mengapa warganet kini ramai-ramai menanyakan keberadaan Slank.
Sebab, kata dia, di era SBY, Slank paling terdepan membela KPK jika pemerintah ikut campur.
Akun Twitter @kafirradikalis menuliskan mengapa Slank bertindak demikian.
"“Bagi yang bingung #SlankPenipu jadi trending yakni karena dulu mereka lantang bela KPK saat disenggol penguasa (era SBY). Tapi kini ketika rezim @jokowi berkuasa (yang didukung Slank) bikin KPK sekarat eh Slank malah membela penguasa. Sungguh kelakuan yang Qntl banget,” tulisnya.
Ada juga akun lain bernama Demokrazi Bodong yang mengatakan jika Slank bermuka dua.
Slank pun diibaratkan sebagai 'Tong Kosong Nyaring Bunyinya'.
Baca: Chord Kunci Gitar Slank - Ketinggalan Jaman, Oh Pacarku Kamu Kok Kampungan
Baca: FILM - Slank Nggak Ada Matinya (2013)
"Idealisme Slank yg katanya membela KPK dlm memberantas Korupsi cuma kayak Tong Kosong Nyaring Bunyinya Terbukti #SlankPenipu, krn disaat KPK skrg dilemahkan bahkan profesionalitas para penyidik yg mumpuni diamputasi sana sini mereka malah menghilang ditelan bumi," tulis akun Demokrazi Bodong
Bukan kali ini saja Slank dibully warganet.
Beberapa saat lalu, saat wacara revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, Slank juga menjadi bulan-bulanan.
Di saat mahasiswa dan sejumlah warga bersuara lantang menolak revisi itu, Slank bagai hilang ditelan bumi.
Padahal revisi tersebut juga disebut bisa sangat melemahkan KPK.
Jadi buron masyarakat