TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sebuah video yang memperlihatkan pegawai Indomaret dibentak oleh seorang bapak-bapak, viral di media sosial.
Dalam video tersebut, pegawai laki-laki tampak menunduk saat dimarahi.
Ia pun terus diam mendengarkan keluhan sang pembeli.
Diketahui, pria yang memarahi pegawai Indomaret itu tak terima saat anaknya datang ke minimarket tersebut.
Ia lantas memarahi pegawai Indomaret yang membiarkan anaknya membeli token untuk game online.
Pasalnya, sang anak membawa uang Rp 800 ribu yang ia serahkan kepada kasir untuk top up permainan online.
Usut punya usut, uang tersebut diambil sang anak dari kedua orang tuanya.
Bapak-bapak itu kemudian datang melayangkan protes kepada kasir Indomaret.
Ia menilai sang kasir bersalah karena membiarkan anak SD melakukan top up game online sebanyak Rp 800 ribu.
Dirinya kemudian mempertanyakan adanya aturan perlindungan konsumen di Indomaret.
Bapak-bapak itu juga menyebut jika tak seharusnya anak di bawah umur tak dilayani.
"Ada perlindungan konsumen, ada peraturan Indomaret yang menyebut bahwasanya anak di bawah umur beli (top up) game online Rp 800 ribu diperbolehkan?,"
"Ada peraturan tertulisnya, bisa saya lihat?"
Pegawai Indomaret lantas mengatakan jika itu sudah SOPnya melayani pembeli.
Mereka akan melayani pembeli sesuai dengan aturan toko, meski tak ada aturan tertulisnya.
"Ya itu tugas kami pak, melayani," jawab sang pegawai laki-laki.
Baca: Video Tindakan Kasar Pemotor kepada Petugas SPBU Viral, Gibran Turun Tangan: Tunggu Sebentar
Baca: Viral Istri Gerebek Suami Selingkuh di Kos, Sang Pria Mengaku Menumpang Shalat di Tempat Teman
Bapak tersebut kemudian tetap menyalahkan sang kasir yang melayani anaknya membeli game online seharga RP 800 ribu.
Dalam video yang beredar pun terdengar suara ibu-ibu yang terkesan memojokkan pegawai Indomaret.
"Beli game online Rp 800 ribu dilayani. Mencuri pulak anaknya. Hadeu dek dek," ucap suara ibu-ibu.
Ibu-ibu itu kemudian menyalahkan sang kasir yang tak menanyakan dari mana asal uang sang anak.