Bacaan Takbir Malam Idul Fitri Lengkap dengan Tulisan Latin & Artinya, Ada Versi Pendek & Panjang

Berikut adalah bacaan takbir di malam Idul Fitri, dilengkapi dengan tulisan latin dan terjemahannya


zoom-inlihat foto
jamaah-memukul-bedug-untuk-menyemarakkan-malam-takbiran-di-masjid-istiqlal.jpg
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Jamaah memukul bedug untuk menyemarakkan malam takbiran di Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa (4/6/2019). Rencananya Presiden Jokowi akan melakukan sholat Id hari Idul Fitri 1440 H di Masjid Istiqlal yang jatuh pada Rabu (5/6/2019).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Simak bacaan takbir jelang Idul Fitri 1442 H/2021 versi pendek dan panjang, dilengkapi dengan tulisan latin dan terjemahannya.

Idul Fitri merupakan hari raya umat Islam yang jatuh pada 1 Syawal kalender Hijriyah.

Menurut Ensiklopedia Islam, Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran untuk pertama kalinya dirayakan umat Islam selepas Perang Badar pada 17 Ramadhan Tahun ke-2 Hijiriyah.

Saat Perang Badar umat Islam meraih kemenangan mutlak.

Pasukan yang hanya berjumlah 319 berhasil memporak-porandakan pasukan kafir Quraisy yang jumlahnya sebanyak 1.000.

Pada saat itu, Nabi Muhammad SAW dan umat Islam merayakan dua kemenangan sekaligus.

Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri (Freepik.com)

Pertama, bisa mumukul mundur pasukan kafir Quraisy, dan yang kedua yakni bisa menaklukan hawa nafsu setelah satu bulan lamanya berpuasa.

Dari sinilah lahirnya ungkapan “Minal ‘Aidin wal Faizin” yang lengkapnya ungkapan doa kaum Muslim saat itu: Allahummaj ‘alna minal ‘aidin walfaizin — Ya Allah, jadikanlah kami termasuk orang-orang yang kembali (dari Perang Badar) dan mendapatkan kemenangan.

Sebagai informasi, Kementerian Agama (Kemenag) telah menetapkan, Idul Fitri tahun 2021 bertepatan dengan 1 Syawal 1442 H jatuh pada Kamis, 13 Mei 2021.

Artinya, mulai Rabu (12/5/2021) sore hari ini, umat Islam mulai mengumandangkan takbir alias takbiran.

Dalam menyambut Idul Fitri, umat Islam disunnahkan menghidupkan malam Idul Fitri dengan takbir, tahmid, dan tahlil menyeru keagungan Allah SWT.

Adapun waktu pelaksanaan takbir mulai dari tenggelamnya matahari di akhir Ramadhan hingga jelang dilaksanakannya shalat Idul Fitri.

Warga melakukan takbiran guna menyambut Hari Raya Idul Fitri 1439 H di Tanah Abang, Jakarta, Kamis (14/06/2018). Pemerintah menetapkan hari raya Idul Fitri 1439 H jatuh pada hari Jumat 15 Juni 2018.(KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI)
Warga melakukan takbiran guna menyambut Hari Raya Idul Fitri 1439 H di Tanah Abang, Jakarta, Kamis (14/06/2018). Pemerintah menetapkan hari raya Idul Fitri 1439 H jatuh pada hari Jumat 15 Juni 2018.(KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI) (KOMPAS.com /ANDREAS LUKAS ALTOBELI)

Artinya, setelah shalat Maghrib nanti malam, umat Islam disunnahkan membaca takbir, tahmid, dan tahlil hingga esok hari.

Lantas, bagaimana lafal takbir di malam takbiran/Idul Fitri 2021?

Mengutip fatwatarjih.or.id, Pusat Tarjih Muhammadiyah dalam Muktamar Tarjih XX memutuskan lafadz takbir sebagai berikut:

اَللهُ أًكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

Allahuakbar, allahuakbar, lailahaillallahuallahuakbar

Artinya: “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Tiada Tuhan melainkan Allah dan Allah Maha Besar."

Lafadz tersebut berdasarkan riwayat Salman.

Sementara lafadz takbir Idul Fitri seperti disandarkan kepada Ibn Mas'ud, Umar bin Khattab dan Ali bin Abi Thalib di antaranya sebagai berikut, mengutip dari muhammadiyah.or.id.

اَللهُ أًكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ اْلحَمْدُ

Allahuakbar, allahuakbar, laailahaillallahuallahuakbar, allahuakbar walillahilkhamdu.

Artinya: "Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Tiada Tuhan melainkan Allah dan Allah Maha Besar, Allah Maha Besar dan bagi Allah-lah segala puji."

Baca: Resep Rendang Lezat untuk Santapan Ketika Berkumpul dengan Keluarga saat Lebaran Idul Fitri

Baca: Bacaan Doa Malam Idul Fitri dan Akhir Ramadhan Lengkap dengan Tulisan Latin & Terjemahannya

Sementara itu, dikutip dari Tribun Jateng, ada dua jenis takbiran, yaitu secara singkat atau secara umum yaitu takbiran yang sering kita ucapkan serta bacaan takbiran yang terlengkap.

Pada hakikatnya semua sama saja, tergantung dari kita ingin menggunakan yang mana.

Bacaan takbir pendek maupun bacaan takbir panjang dan lengkap memiliki arti sama, yaitu sama-sama mengagungkan kebesaran Allah SWT.

Inilah bacaan takbir yang biasa dilantunkan setiap malam jelang hari raya Idul Fitri 2021:

Lafal Takbiran Pendek

اللهُ أكْبَرُ اللهُ أكْبَرُ اللهُ أكْبَرُ، لا إِلهَ إِلاَّ اللهُ واللهُ أكْبَرُ اللهُ أكْبَرُ وَِللهِ الحَمْدُ

Allaahu akbar Allaahu akbar Allaahu akbar, laa illaa haillallahuwaallaahuakbar Allaahu akbar walillaahil hamd

Artinya: Allah maha besar Allah maha besar Allah maha besar, Tiada Tuhan selain Allah, Allah maha besar Allah maha besar dan segala puji bagi Allah

Untuk lafal takbiran versi terlengkap, dapat melihat tulisan Arab, bahasa latin, dan arti selengkapnya dalam bahasa Indonesia di bawah ini.

Lafal Takbiran Terlengkap

Takbir Virtual - Sejumlah imam sedang mengumandangkan takbir di Masjid Agung, Sunda Kalapa, Sabtu (23/5/2020). Inilah bacaan takbir jelang Idul Fitri versi pendek dan panjang, lengkap dengan lafal latin dan artinya.
Takbir Virtual - Sejumlah imam sedang mengumandangkan takbir di Masjid Agung, Sunda Kalapa, Sabtu (23/5/2020). Inilah bacaan takbir jelang Idul Fitri versi pendek dan panjang, lengkap dengan lafal latin dan artinya. (WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN)

اَللَّهُ اَكْبَرْ اَللَّهُ اَكْبَر اَللَّهُ اَكْبَرْ ـ لآاِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ ـ اَللَّهُ اَكْبَرْ اَللَّهُ اَكْبَرْ وَلِلَهِ الْحَمْدُ
اَللَّهُ اَكْبَرْ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللَّهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلاً ـ لآ اِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ وَلاَنَعْبُدُ اَلاَّ اِيَّاهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْكَرِهَ الْكَافِرُوْنَ لآاِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْـدَهُ وَنَصَرَعَبِدَهُ وَاَعَزَّ جُنْدَهُ وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ لآ اِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ . اَللَّهُ اَكْبَرْ اَللَّهُ اَكْبَرْ وَلِلَهِ الْحَمْدُ

Allahu akbar.. Allahu akbar.. Allahu akbar..

Laa - ilaaha - illallaahu wallaahu akbar.

Allaahu akbar walillaahil - hamd.

Allahu akbar.. Allahu akbar.. Allahu akbar.....

Allaahu akbar kabiiraa walhamdulillaahi katsiiraa,...

wasubhaanallaahi bukrataw - wa ashillaa.

Laa - ilaaha illallallahu walaa na'budu illaa iyyaahu

Mukhlishiina lahuddiin

Walau karihal - kaafiruun

Walau karihal munafiqun

Walau karihal musyriku

Laa - ilaaha - illallaahu wahdah, shadaqa wa'dah, wanashara 'abdah, - wa - a'azza - jundah, wahazamal - ahzaaba wahdah.

Laa - ilaaha illallaahu wallaahu akbar.

Allaahu akbar walillaahil - hamd.

Arti: "Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar.

Tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Allah dan Allah Mahabesar.

Allah Mahabesar dan segala puji hanya bagi Allah

Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar

Allah maha besar dengan segala kebesaran,

Segala puji bagi Allah sebanyak-banyaknya,

Dan maha suci Allah sepanjang pagi dan sore.

Tiada Tuhan selain Allah dan kami tidak menyembah selain kepada-Nya dengan memurnikan agama Islam meskipun orang kafir, munafiq dan musyrik membencinya.

Tiada Tuhan selain Allah dengan ke Esaan-Nya. Dia menepati janji, menolong hamba dan memuliakan bala tentara-Nya serta melarikan musuh dengan ke Esaan-Nya.

Tiada Tuhan selain Allah, Allah maha besar. Allah maha besar dan segala puji bagi Allah."

Panduan Takbiran dari Kemenag dan PP Muhammadiyah

Sementara itu, Kemenag melarang kegiatan takbir keliling pada malam Idul Fitri 1442 H.

Diketahui, takbir keliling jamak dilakukan umat Islam pada malam Lebaran.

Sebagai gantinya, masyarakat tetap dapat melakukan takbiran di masjid atau musala tanpa harus berkeliling.

"Takbir keliling kita tidak perkenankan, silahkan takbir dilakukan di dalam masjid atau mushala."

"Supaya sekali lagi menjaga kita semua dari penularan Covid-19," kata Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, setelah rapat terbatas dengan Presiden, Senin (19/4/2021).

Kegiatan takbiran di masjid, kata Gus Yaqut, juga harus mematuhi protokol kesehatan yakni 50 persen dari kapasitas masjid atau musala.

Menurut Menag, pelarangan takbir keliling untuk mencegah penularan Covid-19.

Kegiatan takbir keliling dapat memicu timbulnya kerumunan yang dapat meningkatkan resiko penularan virus corona.

"Kita tahu malam takbir ini ketika dilakukan secara yang ada di beberapa daerah seperti berkeliling akan berpotensi menimbulkan kerumunan dan ini membuka peluang menularkan Covid-19."

"Oleh sebab itu, kami juga memberikan pembatasan pada kegiatan takbir," katanya.

Taqabbalallahu minna wa minkum: Inilah ucapan Hari Raya Idul Fitri sesuai sunah, Arti dan cara membalasnya.
Taqabbalallahu minna wa minkum: Inilah ucapan Hari Raya Idul Fitri sesuai sunah, Arti dan cara membalasnya. (Freepik)

Imbauan senada juga disampaikan PP Muhammadiyah yang meminta warganya tidak menggelar takbir keliling.

Berikut panduan malam takbiran Idul Fitri 1442 H H/2021 dari Kemenag dan PP Muhammadiyah:

1. Kemenag

Malam takbiran menyambut Hari Raya Idul Fitri dalam rangka mengagungkan asma Allah sesuai yang diperintahkan agama, pada prinsipnya dapat dilaksanakan di semua masjid dan musala, dengan ketentuan sebagai berikut:

a. Dilaksanakan secara terbatas, maksimal 10 persen dari kapasitas masjid dan musala, dengan memperhatikan standar protokol kesehatan Covid-19 secara ketat, seperti menggunakan masker, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

b. Kegiatan takbir keliling ditiadakan untuk mengantisipasi keramaian.

c. Kegiatan Takbiran dapat disiarkan secara virtual dari masjid dan musala sesuai ketersediaan perangkat telekomunikasi di masjid dan musala.

2. PP Muhammadiyah

Takbir Idul Fitri 2021 dianjurkan agar dilaksanakan di rumah masing-masing dengan khusyuk dan melibatkan anggota keluarga.

Sehingga, tercipta suasana keruhanian yang semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Tidak dianjurkan takbir keliling.

Takbir boleh dilakukan di masjid atau musala selama tidak ada jamaah yang terindikasi positif Covid-19 dengan pembatasan jumlah orang dan menerapkan protokol kesehatan yang berdisiplin tinggi.

-

Artikel ini telah tayang di Tribunnews dengan judul Bacaan Takbiran pada Malam Idul Fitri Versi Pendek dan Panjang, Disertai Lafal Latin dan Arti

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/TRIBUNNEWS)











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved