De Mata Trick Eye Museum

De Mata Trick Eye Museum adalah museum kekinian yang berlokasi di XT Square, Kota Yogyakarta.


zoom-inlihat foto
De-Mata-Trick-Eye-Museum-Yogyakarta.jpg
tempatwisata.pro
De Mata Trick Eye Museum Yogyakarta

De Mata Trick Eye Museum adalah museum kekinian yang berlokasi di XT Square, Kota Yogyakarta.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - De Mata Trick Eye Museum adalah museum kekinian yang berlokasi di XT Square, Kota Yogyakarta.

Museum ini memang dikonsep sangat menarik, menyajikan kurang lebih 120 koleksi foto tiga dimensi yang bisa memanjakan pengunjung.

Pengunjung bisa memanfaatkan latar belakang tiga dimensi yang tampak seperti nyata untuk berfoto dan berpose bersama maupun sendiri.

Saat menjelajah pun, museum ini dikonsep menggunakan model labirin yang membuat semakin menarik bagi pengunjung.

Bahkan museum ini diklaim sebagai museum dengan koleksi tiga dimensi terbanyak di dunia.

Unik karena menghadirkan beraneka gambar mulai dari tema alam, olahraga, tokoh, binatang, super hero, roman, sirkus, ornamen, termasuk obyek wisata Tamansari dan Pagelaran Kraton Yogyakarta.

 

  • Tujuan


Berawal dari keinginan bahwa Indonesia tidak boleh kalah dengan negara lain dalam bidang pariwisata, Direktur Utama PT. Demata Maris Indonesia, yaitu Petrus FX Kusuma mendapatkan inspirasi untuk mengadaptasi konsep tempat wisata dari luar negeri agar dapat dibawa ke Indonesia.

Bertujuan agar masyarakat di Indonesia dapat mengunjungi tempat serupa namun tidak sama yang tetap lekat dengan unsur edukatif, inovatif, dan entertaining.

Ditawarkan dengan harga tiket masuk yang low cost-highly entertaining, sehingga memberikan kesempatan terhadap semua kalangan untuk dapat berwisata.

Dengan adanya beberapa tempat wisata yang sudah ada dan yang akan dibangun oleh PT. Demata Maris Indonesia tidak hanya merupakan sebuah cita-cita dan mimpi yang terwujud.

Namun juga sebuah bisnis yang potensial yang memberikan kesempatan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk berwisata dengan harga tiket yang murah.

Baca: Malioboro, Yogyakarta

Baca: Candi Prambanan

  • Wahana


Beberapa aktivitas yang bisa dilakukan oleh para wisatawan bila bermaksud berwisata di Museum De Mata Trick Eye adalah :

Horror Room

Wahana Horror Room merupakan salah satu ruangan yang ada di D’Walik Museum De Mata Trick Eye.

Mengusung tema rumah sakit jiwa kosong yang mengerikan penuh ornamen darah akan membuat pengalaman berfoto menjadi tidak terlupakan.

Selain itu, kehadiran beberapa properti mengerikan seperti tengkorak darah dan rayap juga membawa kesan yang tidak biasa.

Bila ingin merasakan sensasi horror di foto, maka pengunjung wajib mencoba wahana ini saat berkunjung ke Museum De Mata Trik Eye.

Berfoto Bersama Karakter Film

Bagi yang punya hobi nonton film fantasi action dan fiksi ilmiah, pasti sudah tahu tentang Avatar dan Wolverine, bukan?

Berfoto bersama mereka tentu saja menjadi hal-hal paling diinginkan bagi para pencinta film.

Di wahana De Arca, pengunjung dapat berfoto dengan Avatar Jack dan Neytiri yang tingginya hampir 3 meter.

Ada juga Darth Vader yang siap untuk diajak berswafoto bersama pengunjung museum.

Jangan lupakan Wolverine dengan tangan pisaunya yang khas juga menanti masuk ke dalam koleksi foto para pengunjung.

Ruangan Terbalik D’Walik

D’Walik merupakan salah satu wahana baru yang memiliki 30 ruangan beda konsep di dalamnya.

Ke-30 ruangan memiliki tema yang bermacam-macam, seperti baby room, bengkel, studio musik, angkringan, dan lain-lain.

Pengunjung dapat berfoto dengan berbagai pose entah itu interaktif, gokil bahkan ekspresif.

Semua properti dalam ruangan ditata secara terbalik, sehingga pengunjung seolah-olah sedang berada di atap ruangan atau malah di dinding.

Hasilnya di foto, pengunjung seakan sedang berada di sebuah ruangan terbalik.

Anti-Gravity

Tidak kalah dengan ruangan-ruangan lainnya di D’Walik, beberapa ruangan dibentuk menjadi ruangan anti gravitasi.

Ada ruang barber dengan sudut 90 derajatnya, ada juga ruang disko serta ruang angkringan.

Ruangan-ruangan itu dibentuk sedemikian rupa sehingga dapat memberikan pengalaman berbeda bagi para pengunjung.

Contohnya saja di ruangan barber, para pengunjung harus berlaku sekreatif mungkin untuk membuat foto yang ekspresif.

Ruangan-ruangan itu dilengkapi dengan properti yang lengkap, sehingga pengunjung dapat berekspresi dan bergaya sesukanya.

D’Walik Green Screen Technology

Teknologi green screen merupakan salah satu teknologi terkini yang disediakan oleh De Mata Studio dalam D’Walik.

Teknologi ini berbeda dengan teknologi green screen yang disediakan di wahana De Mata 2.

De Mata Studio mengangkat tema yang benar-benar anti-mainstream dengan tawaran foto yang menakjubkan.

Pengunjung dapat merasakan hasil editing foto yang lebih menarik serta merasakan sensasi difoto oleh fotografer professional.

AR De Arca

Di wahana De Arca, pengunjung dapat melihat berbagai patung dari tokoh-tokoh terkenal lintas profesi dan zaman.

Pengunjung dapat berfoto dengan Sultan Kosen, manusia tertinggi di dunia saat ini.

Atau juga berfoto dengan manusia terpendek di dunia, Chandra Dangi.

Mungkin juga ingin berfoto dengan Manuel Uribe sebagai manusia tergemuk di dunia.

Pengunjung dapat melihat patung-patung tersebut beserta yang lainnya di De Arca sebelum berkunjung.

Caranya adalah dengan mengunduh secara gratis aplikasi AR De Arca di Play Store.

Magic Corner

Suka dengan sulap dan segala sesuatu yang berbau magic dan ilusi? Nah, di De Mata pengunjung tiba-tiba mendadak bisa sulap.

Misalnya saja sensasi badan terbelah dengan puluhan pisau yang tertancap di badan.

Terlihat mengerikan namun jangan khawatir karena itu hanyalah sebuah ilusi yang sangat bagus untuk dijadikan foto.

Magic Corner ini diletakkan di lobi tiket untuk menarik banyak pengunjung yang ingin menikmati sensasinya.

Jadi, tidak ada salahnya ke sini untuk mencoba-coba berbagai pengalaman foto yang berbeda seperti ini.

  • Alamat & Transportasi


Museum ini terletak di Basement Gedung Umar Kayam, Pasar Seni, XT Square.

Lebih tepatnya museum ini terletak di Jalan Veteran Rt. 16/ Rw. 05, Pandeyan, Umbulharjo, Yogyakarta.

Bangunan XT Square sendiri merupakan bangunan bekas terminal Yogyakarta yang kini disulap menjadi kawasan kuliner dan kerajinan tangan.

Salah satu transportasi umum yang bisa digunakan ke Museum De Mata Trick Eye adalah Trans Jogja.

Pengunjung dapat berhenti di Halte Rumah Sakit Islam Hidayatullah yang hanya berjarak 0,1 kilometer dari Museum.

Halte ini melayani Rute 2A yang melewati Malioboro, Terminal Jombor, Kotagede, UGM, Kridosono dan Terminal Condongcatur.

Jadi bagi pengunjung yang selesai dari Malioboro, boleh sekali melanjutkan wisata ke XT Square.

Ada juga rute 4B Trans Jogja yang melewati Terminal Giwangan, XT Square, Balai Kota, SGM, Balai Yasa dan Kridosono.

Baca: Bukit Nane

Baca: London Bridge

(TribunnewsWiki.com/Septiarani)



Nama Museum De Mata Trick Eye
Lokasi Basement Gedung Umar Kayam, Pasar Seni, XT Square
Alamat Jalan Veteran Rt. 16/ Rw. 05, Pandeyan, Umbulharjo, Yogyakarta
   


Sumber :


1. dematamuseum.com
2. travelspromo.com
3. tribunjogjawiki.tribunnews.com








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Raih Medali di Olimpiade Tokyo

    Presiden Jokowi turut mengunggah foto Windy saat berada
  • Link Live Streaming Bulu Tangkis

    Babak penyisihan grup bulu tangkis Olimpiade Tokyo 2020
  • Mutiara Rahma Putri

    Mutiara Rahma Putri adalah atlet Dayung berkebangsaan Indonesia
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved