Diberitakan Tribunnews dari Mirror, peristiwa ini terjadi di Nonthaburi, di Thailand tengah, sekitar 20km utara Bangkok, pada Selasa (8/9/2020) malam.
Kala itu Siraphop Masukarat yang tengah menggunakan toilet tiba-tiba merasakan nyeri membakar pada alat kelaminnya.
Mahasiswa itu kemudian menunduk.
Tanpa disangka, ia mendapati seekor ular sanca dengan rahangnya yang menempel di ujung kelaminnya.
Dengan cepat, ia melepaskan ular tersebut.
Akibatnya darah berceceran di mana-mana di dalam toilet.
Sambil keluar dari toilet, remaja 18 tahun itu berteriak ketakutan.
Sang ibu yang ikut panik mencoba menenangkannya.
Paramedis kemudian datang dan membawa remaja itu ke Rumah Sakit Bang Yai terdekat untuk perawatan.
Dokter memberi Siraphop tiga jahitan di kelenjar di ujung kelaminnya dan merawat luka gigitan dengan pencuci antibiotik, untuk membunuh bakteri dari taring ular sanca.
Siraphop menjelaskan kronologi kejadian yang dialaminya kepada Viral Press.
"Saya sedang menggunakan toilet tetapi beberapa saat setelah saya duduk, saya tiba-tiba merasakan sakit di kelamin saya."
"Saya melihat ke bawah dan melihat ada ular yang tergantung di toilet."
"Lalu ada darah di mana-mana."
Baca: Viral Kisah Perempuan di Lampung, Rumahnya Jauh dari Tetangga hingga Banyak Ular Kobra
Baca: Herpes Zoster (Cacar Ular)
"Itu hanya ular kecil tapi gigitannya sangat kuat."
"Saya berharap saya bisa pulih."
Petugas hewan lalu tiba di rumah dua lantai itu dan mulai mengevakuasi ular yang masih melingkar di toilet.
Mereka menggunakan peralatan penangkap ular untuk menjerat piton yang berukuran panjang sekitar 4 kaki.
Mereka membawanya ke dalam karung sebelum melepaskannya kembali ke hutan.
Ibu Siraphop, Sutapath, yang ketakutan, mengaku masih kaget dengan kejadian itu.