Informasi Awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Tremor adalah gerakan seperti gemetar pada satu atau beberapa bagian tubuh. Meski terlihat ringan, tremor tidak bisa dianggap sepele sebab bisa menjadi tanda adanya penyakit yang serius.
Ketahui apa saja penyebab tremor, agar kondisi ini dapat diantisipasi dan ditangani dengan tepat.
Tremor biasanya terjadi karena adanya gangguan di bagian otak yang mengendalikan pergerakan otot.
Kondisi ini dapat dialami siapa saja dan bisa terjadi secara berulang.
Namun, tremor yang berulang dengan intensitas yang cukup sering, perlu Anda waspadai.
Hal ini karena tremor bisa menjadi gejala dari masalah kesehatan tertentu. (1)
Baca: Jerawat
Baca: Kista Ganglion
Gejala #
Tremor dapat terjadi di bagian tubuh mana saja.
Namun, pada sebagian besar kasus tremor esensial, gejala tremor dimulai dari lengan dan tangan.
Bisa hanya satu sisi, bisa juga pada kedua sisi lengan dan tangan. Tak jarang, lama-kelamaan tremor juga dialami oleh tungkai dan kaki.
Pada sekitar 30 persen kasus, tremor bisa terjadi pada otot di daerah kepala dan leher, seperti di otot wajah, rahang, ataupun pita suara.
Getaran yang terjadi pada tremor esensial umumnya pada awalnya terjadi sewaktu-waktu, terutama saat pengidapnya mengalami emosi, stres, ataupun kelelahan.
Namun seiring berjalannya waktu, tremor dapat terjadi setiap saat, kecuali saat tidur. (2)
Baca: China (Tiongkok)
Baca: Flavio Cameron
Penyebab #
Telah disebutkan sebelumnya bahwa tremor dapat terjadi akibat masalah pada area otak yang mengatur gerakan otot tubuh.
Selain itu, tremor juga dapat disebabkan oleh kondisi tertentu, seperti:
- Stroke
- Multiple sclerosis
- Cedera otak
- Gagal hati atau ginjal
- Penyakit yang berkaitan dengan fungsi saraf, seperti penyakit Parkinson
- Hipertiroid
- Hipoglikemia
Beberapa jenis obat yang digunakan dalam jangka panjang juga bisa menyebabkan kondisi ini. Obat-obatan tersebut, meliputi amfetamin, kortikosteroid, dan obat-obatan untuk gangguan kejiwaan.
Penyalahgunaan alkohol, konsumsi kafein berlebih, dan keracunan merkuri juga bisa menyebabkan tremor.
Baca: Pulau Sumba
Jenis #
Berikut ini adalah beberapa jenis tremor yang digolongkan berdasarkan gejala dan penyebabnya:
1. Tremor Parkinson
Sesuai namanya, tremor jenis ini terjadi pada penderita penyakit Parkinson dan umumnya menyerang mereka yang berusia 60 tahun ke atas.
Tremor Parkinson biasanya berawal salah satu tungkai atau bagian tubuh tertentu dan akan menjalar ke bagian tubuh lainnya.
2. Tremor esensial
Tremor esensial merupakan jenis tremor yang paling umum terjadi.
Jenis tremor ini memiliki perkembangan yang relatif lambat dan membutuhkan waktu hingga bertahun-tahun hingga akhirnya menjalar ke bagian tubuh lain.
3. Tremor serebelum
Jenis tremor ini terjadi akibat adanya kerusakan otak kecil atau serebelum. Kerusakan tersebut dapat disebabkan oleh stroke, tumor, dan penyakit, misalnya multiple sclerosis.
Selain itu, tremor serebelum juga dapat disebabkan oleh ketergantungan kronis pada alkohol dan pemakaian obat-obatan tertentu dalam jangka panjang.
4. Tremor distonik
Tremor distonik atau distonia adalah gangguan pergerakan ketika kontraksi otot terjadi terus-menerus sehingga menyebabkan gerakan berputar dan berulang.
Pada penderita distonia, tremor bisa membaik bila melakukan istirahat total.
5. Tremor ortotastik
Tremor ortostatik terjadi dalam waktu cepat dan ditandai oleh adanya kontraksi otot setelah berdiri dan akan mereda saat penderitanya duduk atau mulai berjalan.
Banyak yang menganggap kondisi ini sebagai gangguan keseimbangan.
6. Tremor fisiologis
Tremor fisiologis dipicu oleh reaksi tubuh akibat pengaruh konsumsi obat-obatan tertentu.
Jenis tremor ini juga merupakan salah satu gejala putus alkohol.
Terkadang, kondisi gula darah rendah dan kelenjar tiroid yang terlalu aktif juga bisa menyebabkan gangguan ini.
7. Tremor psikogenik
Jenis tremor ini dipengaruhi oleh kondisi psikologis.
Tremor psikogenik dapat muncul atau menghilang secara tiba-tiba dan berubah-ubah lokasinya.
Orang yang mengalami jenis tremor ini umumnya mempunyai gangguan mental, misalnya gangguan konversi, yaitu kondisi saat seseorang mengalami gangguan fisik, tetapi tidak ditemukan kelainan medis yang mendasari. (3)
Pencegahan #
Tremor bisa dicegah dengan menerapkan kebiasaan berikut:
- Melakukan olahraga ringan, misalnya mengangkat barbel untuk memperkuat otot-otot di pergelangan tangan.
- Menghindari diri dari pikiran yang membebani agar tidak stres.
- Mengurangi stres bisa membantu mengurangi risiko tremor.
- Mengurangi konsumsi minuman yang mengandung kafein dan memperbanyak konsumsi air mineral.
- Tidur dan beristirahat yang cukup, sebab kelelahan bisa memicu timbulnya tremor.
Pengobatan #
Tidak ada pengobatan khusus untuk mengatasi tremor.
Pengobatan yang selama ini dilakukan bertujuan untuk mengurangi tremor dengan cara mengobati kondisi yang menjadi penyebab tremor, sesuai hasil diagnosis dokter.
Beberapa jenis pengobatan untuk mengatasi tremor, meliputi:
- Fisioterapi. Terapi ini bertujuan untuk memperkuat otot dan mengurangi tremor.
- Operasi otak, prosedur ini hanya dilakukan pada tremor yang parah dan tidak dapat dikendalikan dengan obat.
- Obat-obatan tertentu, dokter dapat memberikan obat-obatan tertentu, seperti beta blockers (obat yang berfungsi melebarkan pembuluh darah), obat penenang, atau obat antikejang.
- Penyuntikan botox, pada tahap ini, dokter akan menyuntikkan.
Suntikan ini akan mengurangi intensitas tremor yang sering terjadi, khususnya di bagian wajah dan kepala. (4)
(TribunnewsWiki.com/Puan)
Baca lengkap soal Tipes di sini
| Penyakit | Tremor |
|---|
| Gejala | Merasakan getara pada tangan atau lengan |
|---|
Sumber :
1. www.alodokter.com
2. www.halodoc.com
3. www.alodokter.com
4. www.halodoc.com