Hajar Aswad

Batu Hajar Aswad pertama kali ditemukan oleh Nabi Ismail dan diletakkan oleh Nabi Ibrahim.


zoom-inlihat foto
Hajar-Aswad.jpg
Twitter.com/ReasahAlharmain
Batu Hajar Aswad berada di sisi timur bangunan Ka'bah.

Batu Hajar Aswad pertama kali ditemukan oleh Nabi Ismail dan diletakkan oleh Nabi Ibrahim.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Hajar Aswad merupakan sebuah batu berwarna hitam yang diyakini oleh umat Islam berasal dari surga.

Batu Hajar Aswad pertama kali ditemukan oleh Nabi Ismail dan diletakkan oleh Nabi Ibrahim.

Jika dilihat sekilas, Hajar Aswad tampak besar.

Namun, sejatinya Hajar Aswad bukan lagi sebuah batu utuh.

Hajar Aswad merupakan pecahan batu kecil yang berwarna hitam/gelap.

Hajar Aswad yang sekarang dilindungi dengan bingkai perak itu terdiri dari delapan batu kecil yang digabung dengan frankincense Arab berbentuk oval berwarna kemerahan.

Batu Hajar Aswad terkecil ukurannya tak lebih dari 1 cm, yang terbesar tidak melebihi ukuran 2 cm. (1)

Batu Hajar Aswad berada di sisi timur bangunan Ka'bah.
Batu Hajar Aswad berada di sisi timur bangunan Ka'bah. (Twitter.com/ReasahAlharmain)


Sebelum Nabi Muhammad SAW diangkat menjadi rasul, bangunan ini sempat direnovasi kembali akibat banjir yang melanda kota Mekkah.

Ketika sampai peletakan Hajar Aswad, Suku Quraisy berselisih, siapa yang akan menaruhnya.

Perselisihan tersebut sempat hampir menimbulkan pertumpahan darah, akan tetapi dapat diselesaikan dengan kesepakatan menunjuk seorang pengadil hakim yang memutuskan.

Pilihan tersebut, ternyata jatuh pada Nabi Muhammad Saw.


Rasulullah Saw dengan bijak berkata pada mereka, “Berikan padaku sebuah kain”.

Lalu didatangkanlah kain kepadaNya, kemudian beliau mengambil hajar Aswad dan menaruhnya dalam kain itu dengan tangannya.

Lalu beliau berkata, ” Hendaklah setiap qabilah memegang sisi-sisi kain ini, kemudian angkatlah bersama-sama!”.

Mereka lalu melakukannya dan ketika telah sampai di tempatnya, Rasulullah menaruhnya sendiri dengan tangannya kemudian dibangunlah. (2)

Baca: Masjidil Haram

Baca: Masjid Agung Al Azhar

  • Sunah


Hajar Aswad ditempatkan di sudut timur Ka'bah yang menjadi titik mulai dan berakhirnya tawaf.

Biasanya, umat Islam yang berziarah ke Masjidil Haram berusaha untuk melihat dari dekat, menyentuh, mengusap, dan mencium Hajar Aswad.

Mengusap dan mencium hajar aswad adalah sunah dalam Islam.

Namun di masa pandemi, hal itu dilarang.

Ada pagar penghalang yang dipasang mengelilingi Ka'bah sehingga pengunjung hanya dapat melihat ajar aswad dari kejauhan.

Dalam sejarah peradaban manusia, Hajar Aswad menjadi rebutan banyak pihak sehingga beberapa kali dicuri, dihantam dengan kapak hingga pecah, dicungkil, dan diambil pecahannya.

Akibat perusakan tersebut, Hajar Aswad menyisakan kepingan-kepingan kecil.

Kepingan yang tersisa itu lantas direkatkan pada tahun 1932 pada masa Raja Abdul Azis al-Saud dengan bahan tertentu.

Hingga kemudian Hajar Aswad berwujud seperti saat ini. (3)

(TribunnewsWiki.com/Niken Aninsi)



Nama Hajar Aswad
Kategori Atribut kegamaan (Islam)
Tempat Sisi Timur Ka'bah, Mekkah
   


Sumber :


1. www.cnnindonesia.com
2. id.wikipedia.org
3. kumparan.com


Penulis: Niken Nining Aninsi
Editor: Putradi Pamungkas






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved