Unggahan yang semula viral di Facebook itu kemudian dibanjiri komentar warganet, hingga akhirnya diunggah ulang di akun Instagram @kamerapengawas pada Minggu (2/5/2021).
"Viral, Debt Colektor rampas motor yang ditumpangi seorang perempuan & anaknya sambil menangis (merekam)," tulis keterangan video.
Banyak warganet yang mengatakan tak seharusnya debt collector beraksi seperti tersebut.
Jika akan melakukan penarikan, maka bisa dilakukan dengan cara yang santun dan tak merebut paksa.
"Himbauan untuk seluruh masyarakat di manapun berada jika ada debcolektor yang mau narik sepeda motor/mobil di jalan tanpa bisa menunjukkan surat penarikan yang di putuskan oleh pengadilan secara sah jangan di kasih, jika memaksa berarti dia begal dan anda berhak untuk teriak minta tolong kalau anda sedang di begal," tulis salah satu akun.
Ada juga akun lain yang mengatakan, "Jangan salahkan debt colector lurd,, dia juga dituntut suatu pekerjaan,, trus ibunya juga.. punya hutang kenapa GK dibayar bayar??? Saumpama ada yg hutang ke kita tapi waktunya bayar hutang gak bayar hutang?? Apa yg kita rasakan?? Trus ibunya cara berpakaian sudah banyak gaya (emoticon memohon)," komentar akun Ahmad Fajar Rizki.
Sampai berita ini diturunkan, belum diketahui informasi resmi mengenai penarikan paksa motor ibu-ibu di Sidoarjo tersebut.
Hingga kini, TribunnewsWiki juga masih mencoba menggali informasi lebih lanjut soal video viral ini.
Baca: Viral Dua Sejoli Terciduk Berzina di Kuburan China, Tak Sempat Pakai Celana
Baca: Viral Pria Ini Diusir karena saat Hendak Salat, Ustaz Masjid Larang Pakai Masker di Masjid
Baca artikel lain mengenai berita viral di media sosial di sini.
(TribunnewsWiki.com/Restu)