Komentari Soal Penangkapan Munarman, Rocky Gerung: Kelihatannya Sudah Ditunggu-tunggu

Rocky Gerung menilai penangkapan Munarman telah ditunggu-tunggu untuk menutupi isu dan berita yang lebih besar.


zoom-inlihat foto
rockygerungf001.jpg
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Foto: Rocky Gerung. Rocky menilai penangkapan Munarman telah ditunggu-tunggu untuk menutupi isu dan berita yang lebih besar.


Dalam rekaman 22 detik itu, Munarman sempat menolak dibawa petugas berseragam lengkap.

“Ini tidak sesuai hukum, ini harusnya,” kata Munarman saat penangkapan tersebut.

Baca: Yusri Yunus Sebut Pensiunan Dinas Pariwisata DKI Jakarta Tersangka Mafia Karantina, Punya Kartu Pas

Baca: Rimar Callista

Mantan petinggi Front Pembela Islam (FPI) Munarman digiring ke Rutan Polda Metro Jaya dengan mata tertutup kain hitam seusai ditangkap Densus 88 Antiteror Polri pada Selasa (27/4/2021) malam.
Mantan petinggi Front Pembela Islam (FPI) Munarman digiring ke Rutan Polda Metro Jaya dengan mata tertutup kain hitam seusai ditangkap Densus 88 Antiteror Polri pada Selasa (27/4/2021) malam. (TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim)

Tim Densus 88 Antiteror meminta Munarman untuk bersikap kooperatif dalam penangkapan tersebut.

“Sudah pak nanti saja,” kata salah satu tim Densus 88.

Kedua tangan Munarman juga tampak diborgol oleh petugas.

"Saya pakai sendal, saya pakai sendal (dulu)," katanya sembari tetap digelandang ke mobil tahanan.

Penangkapan tersebut disaksikan oleh keluarga dan sejumlah warga yang tinggal di sekitar rumah Munarman.

Mantan sekum FPI ini ditangkap lantaran diduga terlibat aliran Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Baca: Dilantik Jadi Mendikbud-Ristek, Nadiem Makarim Sebut Riset dan Teknologi Dekat di Hatinya

Baca: Kerupuk Usek

Eks Sekretaris Umum DPP Front Pembela Islam (FPI), Munarman.
Eks Sekretaris Umum DPP Front Pembela Islam (FPI), Munarman. (Tribunnews.Jeprima)

Munarman diduga kuat terlibat dalam jaringan terorisme di tiga daerah sekaligus, kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (27/4/2021).

"Jadi terkait dengan kasus baiat di UIN Jakarta, kemudian juga kasus baiat di Makassar, dan mengikuti baiat di Medan. Jadi ada tiga tersebut," kata Ahmad.

Untuk kasus baiat teroris di Makassar, kata dia, mereka merupakan jaringan kelompok teroris JAD.

Jaringan ini biasa dikenal terafiliasi dengan ISIS.

"Baiat itu yang di Makassar itu yang ISIS. Kalau UIN Jakarta dan Medan belum diterima," kata dia.

Baca berita lainnya mengenai Munarman dan terorisme di sini

(Tribunnewswiki.com/SO, Tribunnews.com/Igman Ibrahim)







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Oreo BLACKPINK

    Oreo BLACKPINK adalah adalah produk eksklusif terbaru dari
  • Cara Membuat SIM Online 2022,

    Setiap pengendara kendaraan bermotor wajib mempunyai Surat Izin
  • Andries Noppert

    Andries Noppert adalah pemain sepak bola berkebangsaan Belanda
  • Beukenhof Restaurant

    Beukenhof Restaurant adalah restoran yang terletak di Yogyakarta
  • Takut Kembali ke Rumah, Korban

    Puluhan warga terdampak gempa Cianjur, Jawa Barat, memilih
© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved