TRIBUNNEWSWIKI.COM - Beberapa hari lalu warga Depok dihebohkan dengan adanya kemunculan babi ngepet.
Ditemukannya adanya seekor babi hutan yang mencurigakan itu, akhirnya membuat seorang ibu-ibu bersuara.
Emak-emak itu mengatakan kecurigaannya soal tetangganya yang menganggur tapi memiliki banyak uang.
Perkataannya terhadap wartawan pun menjadi sorotan.
Dirinya berkata, "dia nganggur tapi banyak uang,".
Potongan video perkataan emak-emak dari Kelurahan Bedahan, Sawangan, Kota Depok, pun langsung viral di media sosial.
Menurut urban legend yang beredar di tengah masyarakat, babi ngepet diketahui dipercaya merupakan jelmaan manusia yang ingin kaya secara cepat, dengan cara pesugihan.
Kepada warga, ibu tersebut mengaku sudah memantau tetangganya yang dipercayainya pakai babi ngepet.
"Dari kemarin saya pantau pak orang ini, dia nganggur tapi duitnya banyak," ucap ibu-ibu dalam video yang beredar.
Bahkan, agar segera ketahuan siapa pemilik babi ngepetnya, sang ibu mengaku sampai melempar suatu jimat ke rumahnya.
"Saya udah lewat rumahnya, udah saya lempar jimat biar ketahuan. Dia ini rumahnya dekat sama teman saya. Jadi teman saya yang ngelaporin ke saya, sebelum kejadian ini," ucapnya lagi.
Ibu yang diduga bernama Wati ini sempat mengunggah video klarifikasi setelah video pertamanya viral.
Ia mengaku tak terima karena disebut fitnah.
"Buat semuanya yang ada di grup manapun. Saya cuma mau bilang, tuduhan dan ucapan kalian di bulan suci Ramadhan ini, buat saya terima kasih banyak," tegas sang ibu, dilansir dari video yang ada di Instagram @mintulgemintul.
Baca: Viral Video Nenek Pukul dan Jambak Anak 8 Tahun di Palembang, Setoran Mengemis Kurang
Baca: Viral Warga Depok Ramai-Ramai Mengaku Temukan Babi Ngepet, Kini Babi Akan Disembelih dan Dikubur
Tak hanya itu, ibu-ibu itu juga menegaskan bahwa dirinya tidak ada sangkut pautnya dengan babi ngepet yang ada di Depok.
"Saya mau tegasin, kalau saya tidak ada sangkut pautnya sama sekali dengan yang namanya bagong atau babi ngepet yang ada di kampung Bedahan.
Jadi bukan saya, keluarga saya apalagi suami saya, yang bersangkut paut dengan bagong itu," tegasnya.
Bahkan ibu ini tak segan akan melaporkan netizen yang menyebutnya telah memfitnah, itu ke kantor polisi.
"Ucapan dan kata-kata itu bisa mencemarkan nama baik saya. Dan saya bisa melaporkannya," tegasnya.