Amankah Pasien Positif Covid-19 Jalankan Ibadah Puasa? Begini Penjelasan Ahli

Simak penjelasan ahli mengenai bolehkah pasien Covid-19 tetap menjalankan puasa Ramadan saat sedang melakukan karantina.


zoom-inlihat foto
aktivitas-saat-menjalani-puasa-ramadhan.jpg
dingkelik.net
Aktivitas saat menjalani puasa ramadhan, salah satunya adalah membaca Al-quran


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Puasa Ramadan di tahun 2021 ini, artinya sudah kedua kalinya umat muslim menjalaninya di tengah pandemi Covid-19.

Padahal menjalankan ibadah puasa di tengah pandemi Covid-19 bukanlah perkara yang mudah.

Pasalnya kita tetap harus menjaga kesehatan dan kebugaran diri agar tak terkena paparan virus corona.

Namun kita juga harus tetap menjalankan ibadah wajib, yakni berpuasa.

Nah, bagaimana jika kita dinyatakan positif Covid-19 namun ingin tetap menjalankan puasa?

Sebenarnya dalam Islam, untuk orang-orang sakit, hamil atau sedang menyusui diberi keringanan untuk tidak berpuasa di bulan Ramadan.

Apa lagi jika kondisi tubuh tidak mendukung dan malah memperburuk kondisi penyakit.

Di sisi lain, puasa juga tidak dianjurkan jika dapat menurunkan efektivitas dari obat.

Namun, ada kondisi tertentu bagi yang sakit atau terinfeksi virus Covid-19 untuk dapat berpuasa.

Pasien Covid-19 membludak di Unit Perawatan Intensif Covid-19 Rumah Sakit Gilberto Novaes di Manaus, Brasil, saat awal pandemi di negara itu, Mei 2020. Kondisi serupa kini terjadi di negara bagian Manuas saat petugas medis yang kekurangan tabung oksigen, terpaksa mencabut oksigen dari pasien untuk menyelamatkan pasien cpvid yang lain.
Pasien Covid-19 membludak di Unit Perawatan Intensif Covid-19 Rumah Sakit Gilberto Novaes di Manaus, Brasil, saat awal pandemi di negara itu, Mei 2020. Kondisi serupa kini terjadi di negara bagian Manuas saat petugas medis yang kekurangan tabung oksigen, terpaksa mencabut oksigen dari pasien untuk menyelamatkan pasien cpvid yang lain. (MICHAEL DANTAS / AFP)

Tentu saja dengan melihat kondisi pada tubuh si pasien.

Menurut juru bicara Pemerintah untuk Covid-19, dr. Reisa Broto Asmoro, cobalah untuk konsultasi ke dokter terlebih dahulu.

Tujuannya untuk memastikan kondisi tubuh baik untuk berpuasa.

Jika tidak ada gejala yang ditimbulkan dari Covid-19 atau gejala ringan, maka diperbolehkan untuk melaksanakan puasa.

Selagi tidak ada gangguan pada lambung atau organ pernapasan, maka seseorang yang terinfeksi bisa melakukan puasa.

"Bahkan ada informasi dari Wisma Atlit jika ada juga pasien yang tetap berpuasa di wisma. Tentu saja dengan menyesuaikan jadwal dan gejala mereka masih ringan,"

Baca: Resep Membuat Ayam Kuah Pedas yang Cocok Disajikan sebagai Sajian Berbuka Puasa

Baca: Tak Merokok tapi Menghisap Vape saat Puasa, Apakah Puasanya Juga Batal?

"Selain itu disarankan juga melakukan aktivitas yang ringan," katanya lewat live streaming Radio Kesehatan, Senin (19/4/2021).

Yang terpenting adalah tetap menjaga tubuh tetap sehat dan bugar.

Selain itu jangan lupa protokol kesehatan tetap diterapkan.
Dr Reisa juga menyarankan untuk menyukseskan program vaksin dan memperbanyak amal ibadah selama di bulan Ramadan.

Tips menjaga tubuh menjadi sehat saat puasa

1. Tetap penuhi cairan tubuh







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • PDI-P Sesalkan Reuni Relawan Jokowi

    Hasto menyebutkan, ada elite relawan yang memanfaatkan kebaikan
  • Oreo BLACKPINK

    Oreo BLACKPINK adalah adalah produk eksklusif terbaru dari
  • Cara Membuat SIM Online 2022,

    Setiap pengendara kendaraan bermotor wajib mempunyai Surat Izin
  • Andries Noppert

    Andries Noppert adalah pemain sepak bola berkebangsaan Belanda
  • Beukenhof Restaurant

    Beukenhof Restaurant adalah restoran yang terletak di Yogyakarta
Tribun JualBeli
© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved